Showing posts with label Biologi SMA. Show all posts
Showing posts with label Biologi SMA. Show all posts

Wednesday, March 22, 2017

Ciri-Ciri Dan Cara Reproduksi Virus

  • Virus berarti racun. lantaran hampir semua virus sanggup mengakibatkan penyakit pada organisme . 
  • Virus selalu parasit obligat, yaitu benalu yang tidak bisa berkembang biak pada media supaya atau media tak hidup lannya dan hanya bisa berkembang biak pada jaringan makhluk hidup.
  • Bakteriofage yaitu virus yang menjadi benalu pada basil dan menimbulkan basil tersebut mengalami lisis/kehancuran.
Sejarah ditemukannya virus 



1. Adolf Meyer
Ilmuwan Jerman, mengadakan penelitian virus pada tumbuhan tembakau yang terinfeksi penyakit mozaik. Penelitian tersebut menghasilkan kesimpulan :
  • Pada daun yang berpenyakit, ditemukan zat tertentu, sedangkan daun yang sehat tidak.
  • Zat penyebab penyakit tersebut tidak sanggup dibiakkan dalam medium agar-agar.
  • Zat tersebut tahan pada suhu 60o C. 

2. Dmitri Ivanovski
Ilmuwan Russia pada tahun 1892, mempelajarai penyakit mozaik pada tembakau. Penyebab penyakit tersebut diberi nama Virus, dan berikuran sangat kecil. 

3. M. Beijerinck
Ilmuwan Belanda, tahun 1899 juga meneliti penyakit mozaik pada tumbuhan tembakau. Virus penyebab mozaik pada tembakau disebut TMV (Tobacco Mozaic Virus). 

4. Wendell M. Stanley 
Ilmuwan Amerika Serikat tahun 1935 sanggup mengisolasi dan mengkristalkan virus. Penemuan Stanley tersebut merupakan awal berkembangnya penelitian perihal virus. Saat ini virus dipelejari khusus dalam ilmu Virologi. Satu unit virus yang lengkap disebut virion.

CIRI CIRI VIRUS 
  • Virus yaitu mahluk hidup yang sangat kecil dengan ukuran mili mikron ( 1/1000000 mm).
  • Hanya sanggup dilihat dengan mikroskop elektron dan lolos dari saringan bakteri (bakteri filter).
  • Virus dianggap sebagai kehidupan transisi antara benda mati dan hidup. Dianggap benda mati lantaran virus sanggup dikristalkan. Saat dikristalkan virus mengatakan ciri2 benda mati tanpa satupun acara kehidupan. Namun, ketika virus yang dikristalkan tersebut dipindahkan ke jaringan makhluk hidup ( misal embrio telur ) ternyata menjadi hidup dan bisa bereproduksi.
  • Reproduksinya secara Replikasi /Proliferasi dan tidak bisa membelah diri lantaran ada pecahan badan virus yaitu Kapsid disusun yang oleh protein yang tidak bisa dibuat oleh dirinya sendiri. Maka virus menjadi parasit obligat untuk mengambil materi protein dari sel inangnya.
  • Virus hanya tersusun oleh satu asam nuklead RNA atau DNA dan selubung protein. Bahan protein diambil dari makhluk hidup lain lantaran virus tidak bisa menghasilkan protein, untuk menciptakan protein makhluk hidup membutuhkan kolaborasi antara DNA dan RNA. DNA sebagai Arsitek/perancangmya dan RNA sebagai pelaksananya.

Struktur Tubuh Virus

Tubuh virus terdiri atas kepala, ekor dan serabut ekor. Selubung luar virus disebut kapsid atau kapsomer, tersusun atas protein. Dalam kepala terdapat materi genetik (DNA atau RNA saja).



Cara reproduksi virus
  • Virus bereproduksi dengan cara proliferasi atau replikasi.
  • Pada Bakteriofage reproduksinya dibedakan menjadi dua macam, yaitu daur litik dan daur lisogenik
  • Pada daur litik, virus akan menghancurkan sel induk sehabis berhasil melaksanakan reproduksi
  • Pada daur lisogenik, virus tidak menghancurkan sel basil tetapi virus berintegrasi/menempel dengan DNA sel basil dan jikalau basil membelah atau berkembangbiak virus pun ikut membelah.

Daur Lisis/Litik

a. fase Adsorbsi
fase ini ditandai dengan menempelnya virus (Bakteriofage) pada permukaan luar dinding basil ( misal : basil Escherichia c0l1).

b. fase Injeksi (penetrasi)
Virus mensekresikan enzim hidrolase yang meluluhkan dinding sel bakteri, sehingga terbentuk lubang, dan memasukkan DNA ke dalam sitoplasma bakteri.

c. fase Eklifase
DNA virus mengambil alih kendali sel bakteri, kemudian menghancurkan DNA basil menjadi komponen-komponen dasar pembentuk sel.

d. fase Sintesis / Replikasi
Pada fase ini, DNA basil yang dihancurkan dibuat komponen-komponen penyusun badan virus dalam sel bakteri.

e. fase Perakitan / Assembling
  Komponen-komponen virus tersebut dirakit menjadi calon-calon virus baru.

f. fase lisis/litik
Setelah terbentuk virus2 gres dinding sel basil pecah dan keluarlah ribuan virus yang siap menginfeksi basil yang lain.

Daur Lisogenik
Ada kalanya basil dalam keadaan imun/kebal, sehingga bakteriofage tidak sanggup pribadi mengambil alih kendali sel basil namun DNA virus melekat pada DNA basil dan ketika basil membelah diri DNA virus juga ikut membelah diri, sehingga yang terjadi yaitu Daur Lisogenik.

Fase-fase pada Daur Lisogenik yaitu sebagai berikut : 

a. fase Adsorbsi

b. fase Injeksi (penetrasi)

c. fase penggabungan
pada fase ini, DNA virus bergabung dangan DNA bakteri, dan ikut melaksanakan pembelahan bersama DNA bakteri. DNA tersebut disebut DNA abnormal / profage. Profage akan selalu mengikuti pembelahan sel bakteri. Sampai suatu ketika sel basil tidak dalam keadaan imun, dan profage segera mengambil alih kendali sel basil yaitu memasiki fase Eklifase dalam daur Litik/Lisis




Peranan dari Virus

Peranan Menguntungkan dari Virus : 
Semakin berkembangnya rekayasa genetika
Banyak dipakai untuk mengobati penyakit menular
Untuk menciptakan peta kromosom.

Peranan Merugikan dari Virus : 
Pada insan :
  1. Cacar (voricella) disebabkan oleh Virus cacar / Orthopox Virus
  2. Polio melitis disebabkan virus polio
  3. Influenza disebabkan oleh virus Orthomyxovirus
  4. Hepatitis disebabkan oleh Virus Hepatitis C, B, A dan D serta E
  5. Herpes disebabkan oleh Herpes Virus
  6. Morbili (campak) disebabkan oleh virus campak
  7. Rabies (gila anjing) disebabkan oleh rhabdo virus dan Lyzza virus
  8. Trakom (radang selaput mata) disebabkan oleh Trachoom Virus
  9. Demam kuning (yellow fever)
  10. Demam berdarah disebabkan oleh Virus Dengue atau Togovirus, ciri penyakit ini trombositnya berkurang drastis.
  11. Gondongan (parototis) disebabkan oleh Paramyxovirus A
  12. Menginitis (radang selaput otak)
  13. Rubella
  14. Herpes simpleks (penyebab sakit cacar air, nanah genital dan kanker)
  15. Kanker disebabkan oleh virus Onkogen
  16. AIDS disebabkan oleh HIV. Virus ini menyerang sel darah putih / Lympocyt ( Leucocyt Agranuler) sehingga defisiensi immun /penurunan kekebalan badan sehingga badan rawan terhadap banyak sekali jenis penyakit.
  17. Ebolla disebabkan oleh Fillovirus/ virus ebola
  18. Flu Burung disebabkan oleh Avian influensa virus (H5N1)
  19. SARS ( Severe Acute Respiratory Syndrom ) disebabkan oleh Corona virus
Pada binatang :
  1. Rabies pada anjing, monyet, kucing. disebabkan oleh RhabdoVirus
  2. Tetelo / NCD (New Caste Disease ) disebabkan oleh virus tetelo / NCDV. Virus ini terdapat pada ayam yang menyerang sistem syarafnya.
  3. Parrot fever (pada unggas).
  4. Foot and mouth disease /FMD (penyakit kuku dan mulut) disebabkan oleh FMDV pada sapi dan kerbau dan ternak .
  5. Kanker pada Ayam ( Rouse Sarcoma Virus) disebabkan oleh RSV.
Pada flora :
  1. Mozaik atau bercak kuning pada tembakau (Tobacco Mozaic Virus), mentimun (Cucumber Mozaic), buncis (Bean cane mozaic dan Bean mozaic), gandum (Wheat mozaic), tebu (Sugar cane mozaic).
  2. CVPD ( Citrus Vien Phloem Degeneration) menyerang pada pembuluh tapis jeruk.
  3. Tungro , kekerdilan pada padi.
  4. Potato yellow dwarf pada kentang.
  5. Tobacco necrosis pada tembakau.
Cara pencegahan penyakit lantaran virus dilakukan dengan tindakan vaksinasi. Vaksin pertama yang ditemukan oleh insan yaitu vaksin cacar, ditemukan oleh Edward Jenner (1789), sedangkan vaksinasi oral ditemukan oleh Jonas Salk (1952) dalam menanggulangi penyebab polio.


LATIHAN TENTANG VIRUS

A. Pilihan Ganda
1. Selubung atau kulit virus terdiri atas ....
a. protein
b. karbohidrat
c. asam inti
d. RNA
e. lemak

2. Virus digolongkan ke dalam makhluk hidup lantaran mempunyai ciri ....
a. bergerak
b. sanggup bereproduksi
c. menularkan penyakit
d. sanggup melaksanakan fertilisasi
e. dapat dikristalkan

3. Pernyataan perihal virus yang benar yaitu ....
a. virus sanggup melaksanakan reproduksi dengan membelah berkali-kali
b. virus sanggup melaksanakan metabolisme (anabolisme dan katabolisme) sendiri
c. tubuh virus bisa memproduksi protein sendiri
d. tubuh virus tidak sanggup melaksanakan metabolisme sendiri
e. virus sanggup melaksanakan konjugasi

4. Sintesis asam nukleat (DNA/RNA) dilakukan virus di ....
a. tubuhnya sendiri
b. alam bebas
c. tubuh inangya
d. dalam tumbuhan
e. tubuh sendiri dan badan inangnya

5. Tahap-tahap proliferasi virus yang benar yaitu ....
a. adsorpsi – nanah – sintesis – perakitan – lisis
b. adsorpsi – sintesis - nanah –perakitan – lisis
c. adsorpsi – lisis – perakitan – nanah – sintesis
d. adsorpsi – perakitan – nanah – sintesis– lisis
e. sintesis – adsorpsi – nanah –perakitan

6. Tujuan virus mengambil alih fungsi DNA basil yaitu ....
a. membuat basil itu mengalami lisis (hancur)
b. mengadakan sintesis protein dan menciptakan struktur badan virus yang baru
c. mengaktifkan inti sel basil supaya sanggup memproduksi enzim baru
d. agar DNA basil melaksanakan replikasi untuk persiapan dalam pembelahan sel
e. memperbanyak sel bakteri

7. Virus mempunyai sifat menyerupai benda mati pada fase ....
a. adsorpsi
b. kristal
c. sintesisi
d. bebas di alam
e. perakitan

8. Ketika virus berada pada litik, badan kita akan merasa sakit lantaran ....
a. saat virus keluar dari sel, sistem imun badan akan menganggap virus sebagai benda asing
b. sudah terlalu banyak sel yang rusak
c. virus makin berlipa ganda
d. virus telah mengendalikna tubuh
e. virus telah menyerap banyak sekali nutrien tubuh

9. Tujuan virus menginfeksi inangnya yaitu ....
a. memanfaatkan mesin-mesin metabolisme sel inang
b. mengambil nutrien yang ada pada sel
c. menghentikan masa dormansi virus dalam bentuk kristal
d. memproduksi organel yang dibutuhkannya
e. mendapat energi untuk hidup mandiri

10. Fase yang tidak terdapat pada daur litik yaitu ....
a. adsorpsi
b. sintesisi
c. Injeksi
d. perakitan
e. Pengabungan

B. Essay
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan balasan singkat dan benar!
  1. Jelaskan struktur badan virus melalui gambar!
  2. Virus bukanlah sel, mengapa?
  3. Virus digolongkan ke dalam benda tak hidup. Jelaskan pertanyataan tersebut!
  4. Bagaimana cara hidup bereproduksi?
  5. Daur hidup virus ada 2 macam, yaitu daur litik dan daur lisogenik. Jelaskan persamaan dan perbedaannya!
  6. Jelaskan mengapa virus dikatakan sebagai bentuk peralihan antara benda mati ke makhluk hidup!
  7. Gambarlah bakteriofag dan tunjukkan bagian-bagiannya!
  8. Jelaskan manfaat virus bagi kehidupan!
  9. Jelaskan mengapa embrio ayam sanggup dipakai sebagai medium untuk menyebarkan virus!
  10. Hampir semua orang pernah menderita influenza. Bahkan selama hidupnya, orang berkali-kali menderita influenza. Seringkali obat yang pernah berhasil meredakan influenza tidak lagi berhasil meredakan influenza yang selanjutnya. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Sumber http://mediabelajaronline.blogspot.com

Ciri-Ciri, Perkembangbiakan Dan Manfaat Bakteri

  • Bakteri yakni mikroorganisme uniseluler prokariotik ( inti selnya tidak mempunyai membran/selaput inti ) yang mempunyai diding sel menyerupai tumbuhan namun umumnya tidak berklorofil 
  • Bakteri bersifat kosmopolitan lantaran merupakan makhluk hidup yang  paling banyak jumlahnya dan tersebar luas hampir di semua tempat menyerupai di makanan , tanah, air, udara, dalam badan makhluk hidup dan bahkan di tempat yang sangat ekstrim menyerupai di dalam magma.



Ciri-ciri Bakteri Bakteri : 

1. Organisme uniselluler ( tubuhnya terdiri atas satu sel saja )
2. Prokariot (tidak mempunyai membran inti sel )
3. Umumnya tidak mempunyai klorofil
4. Memiliki ukuran badan rata-rata 1 s/d 5 mikron.
5. Memiliki bentuk badan yang beraneka ragam
6. Hidup bebas atau parasit
7. Yang hidup di lingkungan ekstrim menyerupai pada mata air panas,kawah/magma atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
8. Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan


Struktur Bakteri :

Struktur basil terbagi menjadi dua yaitu:
1. Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri)
Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
2. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis basil tertentu)
Meliputi kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.


Struktur  Dasar Bakteri :
1. Dinding sel
tersusun dari peptidoglikan yaitu campuran protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi basil menjadi basil gram positif bila peptidoglikannya tebal dan basil gram negatif bila peptidoglikannya tipis). 

2. Membran plasma 
yakni membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein. Di pecahan dalam membran plasma terdapat lekukan-lekukan yang disebut mesosom.

3. Mesosom
Daerah  pecahan dalam membran plasma yang mengalami lipatan. Fungsinya diduga sebagai organel respirasi sel. berarti mesosom menggantikan peranan organel mitikondria pada sel eukariotik. Namun keberadaan mesosom itu sendiri masih diperdebatkan hingga sekarang. 

4. Sitoplasma 
yakni cairan sel.  di dalam sitoplasma terdapat organel-organel dari sel menyerupai ribosom, mitokondria, retikulum endoplasma, dan lain sebagainya.

5. Ribosom 
yakni organel yang tersebar dalam sitoplasma berbentuk bulat-bulat kecil, tersusun atas protein dan RNA. Fungsinya untuk sintesa protein


6. Granula penyimpanan
untuk menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan.


Struktur tambahan basil :

1. Kapsul atau lapisan lendir 
yakni lapisan di luar dinding sel pada jenis basil tertentu, bila lapisannya tebal disebut kapsul dan bila lapisannya tipis disebut lapisan lendir. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air. 

2. Flagelum atau bulu cambuk 
yakni struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. Bentuknya menyerupai cambuk

3. Pilus dan fimbria 
yakni struktur berbentuk menyerupai rambut halus yang menonjol dari dinding sel, pilus menyerupai dengan flagelum tetapi lebih pendek, kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada basil gram negatif. Fimbria yakni struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus. 

4. Klorosom 
yakni struktur yang berada sempurna dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Klorosom hanya terdapat pada basil yang melaksanakan fotosintesis. 

5. Vakuola gas 
terdapat pada basil yang hidup di air dan berfotosintesis. 

6. Endospora 
yakni bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis basil gram positif yang terbentuk jikalau kondisi lingkungan tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik, dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan mengakibatkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan zat kimia. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel basil baru.


Bentuk Bakteri
Bentuk dasar basil terdiri atas bentuk bundar (kokus), batang (basil),dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil. Berbagai macam bentuk basil : 

1. Bakteri Kokus :

a.Monokokus yaitu berupa sel basil bundar tunggal

b.Diplokokus yaitu dua sel basil bundar yang berdempetan 

c.Tetrakokus yaitu empat sel basil bundar yang berdempetan berbentuk segi empat. 

d.Sarkina yaitu delapan sel basil bundar yang berdempetan membentuk kubus 

e. Streptokokus yaitu lebih dari empat sel basil bundar berdempetan membentuk rantai. 

f. Stapilokokus yaitu lebih dari empat sel basil kokus berdempetan menyerupai buah anggur

2. Bakteri Basil :

a. Monobasil yaitu berupa sel basil batang tunggal

b. Diplobasil yaitu berupa dua sel basil batang yang berdempetan 

c. Streptobasil yaitu beberapa sel basil basil berdempetan membentuk rantai

3. Bakteri Spirilia :

a. Spiral yaitu bentuk sel bergelombang

b. Spiroseta yaitu bentuk sel menyerupai sekrup

c. Vibrio yaitu bentuk sel menyerupai tanda baca koma



Alat Gerak Bakteri 

Alat gerak pada basil berupa flagellum atau bulu cambuk yakni struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. Flagellum memungkinkan basil bergerak menuju kondisi lingkungan yang menguntungkan dan menghindar dari lingkungan yang merugikan bagi kehidupannya. Flagellum mempunyai jumlah yang berbeda-beda pada basil dan letak yang berbeda-beda pula yaitu :
A. Monotrik B. Lofotrik C. Lofotrik D. Peritrik








a. Atrik, tidak mempunyai flagel.
b. Monotrik, mempunyai satu flagel pada salah satu ujungnya.
c. Lofotrik, mempunyai sejumlah flagel pada salah satu ujungnya.
d. Amfitrik, mempunyai flagel pada kedua ujungnya.
e. Peritrik, mempunyai flagel pada seluruh permukaan tubuhnya.






Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri

Pertumbuhan pada basil mempunyai arti perbanyakan sel dan peningkatan ukuran populasi. Faktor–faktor yang mempengaruhi pertumbuhan basil atau kondisi untuk pertumbuhan optimum yakni :

1. Suhu
2. Derajat keasaman atau pH
3. Konsentrasi garam
4. Sumber nutrisi
5. Zat-zat sisa metabolisme
6. Zat kimia

Hal tersebut diatas bervariasi berdasarkan spesies bakterinya.misalnya berdasarkan kisaran suhu tempat hidupnya basil dibagi menjadi 4 golongan : 

a. Bakteri psikrofil, yaitu basil yang hidup pada kawasan suhu antara 0°– 30 °C
b. Bakteri mesofil, yaitu basil yang hidup di kawasan suhu antara 15° – 55 °C
c. Bakteri termofil, yaitu basil yang sanggup hidup di kawasan suhu tinggi antara 40° – 75 °C
d. Bakteri hipertermofil, yaitu basil yang hidup pada kisaran suhu 65 - 114 °C

Penggolongan basil berdasarkan sumber oksigen yang diharapkan dalam proses respirasi. Bakteri itu dikelompokan sebagai berikut :

a. Bakteri aerob, yaitu basil yang memakai oksigen bebas dalam proses respirasinya. Misal: Nitrosococcus, Nitrosomonas dan Nitrobacter. 
b. Bakteri anaerob, yaitu basil yang tidak memakai oksigen bebas dalam proses respirasinya. Misal: Streptococcus lactis 
c. Bakteri aerob obligat, yaitu basil yang hanya sanggup hidup dalam suasana mengandung oksigen. Misal: Nitrobacter dan Hydrogenomonas. 
d. Bakteri anaerob obligat, yaitu basil yang hanya sanggup hidup dalam suasana tanpa oksigen. Misal: Clostridium tetani.  Bakteri ini penyebab penyakit tetanus, oleh lantaran itu orang yang terkena tetanus diberikan udara yang kaya oksigen untuk mempercepat proses penyembuhannya.
e. Bakteri anaerob fakulatif, yaitu basil yang sanggup hidup dengan atau tanpa oksigen. Misal: Escherichia c0l1, Salmonella thypose dan Shigella. 

Penggolongan basil berdasarkan cara mendapat makanan :

a. Bakteri heterotrof
yaitu basil yang tidak sanggup menciptakan makanan sendiri. Bakteri heterotrof dibagi lagi menjadi 2 yaitu basil saprofit dan parasit. Bakteri saprofit yakni basil yang mendapat makanan dari sisa-sisa makhluk hidup menyerupai kotoran, sampah dan bangkai makhluk hidup. Sedangkan basil benalu memperoleh makanan dari mengambil makanan makhluk hidup inangnya.

b. Bakteri autotrof 
yaitu bakteri yang sanggup menyusun zat makanan sendiri dari zat anorganik yang ada. Dari sumber energi yang digunakannya, basil autotrof  dibedakan menjadi dua golongan, yaitu: bakteri  fotoautotrof dan kemoautotrof. 
  • Bakteri fotoautrotof  yaitu basil yang memanfaatkan cahaya sebagai energi untuk mengubah zat anorganik menjadi zat organik melalui proses fotosintesis. Contoh basil ini adalah: basil hijau, basil ungu.
  • Bakteri kemoautrotof adalah basil yang memakai energi kimia yang diperolehnya pada dikala terjadi perombakan zat kimia dari molekul yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan melepaskan hidrogen. Contoh basil ini adalah: Nitrosomonas , Nitrosocoocus, Nitrobacter

Cara Perkembangbiakan bakteri

Bakteri umumnya melaksanakan reproduksi atau berkembang biak secara asecual (vegetatif = tak kawin) dengan membelah diri. Pembelahan sel pada basil adalah pembelahan biner yaitu setiap sel membelah menjadi dua. 

Reproduksi basil secara secual yaitu dengan pertukaran materi genetik antara basil satu dengan basil lainnya. Pertukaran materi genetik disebut rekombinasi genetik atau rekombinasi DNA

Rekombinasi genetik sanggup dilakukan dengan tiga cara yaitu:

1. Transformasi
yakni perpindahan materi genetik berupa DNA dari sel basil yang satu ke sel basil yang lain tanpa kontak langsung. Pada proses transformasi dikala sel basil donor mengalami lisis/hancur akan berbagi materi genetik ke lingkungan sebagian dari materi genetik akan bergabung dengan materi genetik basil penerima. Diguga transformasi ini merupakan cara basil menularkan sifatnya ke basil lain. Misalnya pada basil Pneumococci yang mengakibatkan Pneumonia dan pada basil patogen yang semula tidak kebal antibiotik sanggup bermetamorfosis kebal antibiotik lantaran transformasi.



2. Transduksi
yakni pemindahan materi genetik basil ke basil lain dengan perantaraan virus. Selama transduksi, sel basil donor terinfeksi oleh virus basil / bakteriofage sehinggga basil mengalami siklis litik yang diakhiri dengan pecahnya sel bakteri/lisis dan mengeluarkan virus-virus gres hasil reproduksi virus dalam sel basil dan virus-virus gres ini juga membawa materi genetik dari bakteri. Virus-virus baru/bakteriofage yang nonvirulen (menimbulkan siklus lisogen) memindahkan materi genetik/DNA yang dibawanya dan bersatu dengan DNA basil inangnya. Materi genetik/DNA dari virus ini disebut profag.


3. Konjugasi 
yakni pemindahan materi genetik berupa plasmid secara pribadi melalui kontak sel dengan membentuk struktur menyerupai jembatan diantara dua sel basil yang berdekatan yang disebut pilus. Umumnya terjadi pada basil gram negatif.


Peranan Bakteri Dalam kehidupan manusia

basil mempunyai peranan yang menguntungkan maupun yang merugikan.

Bakteri yang menguntungkan yakni sebagai berikut : 

1. Pembusukan/penguraian sisa-sisa mahluk hidup contohnya Escherichia c0l1e

2. Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi contohnya :
  • Acetobacter pada pembuatan asam cuka
  • Lactobacillus bulgaricus pada pembuatan yoghurt
  • Acetobacter xylinum pada pembuatan nata de coco 
  • Lactobacillus casei pada pembuatan keju yoghurt. 
3. Berperan dalam siklus nitrogen sebagai basil pengikat nitrogen yaitu Rhizobium leguminosarum yang hidup bersimbiosis dengan akar tumbuhan kacang-kacangan dan Azotobacter chlorococcum.

4. Penyubur tanah contohnya Nitrosococcus, Nitrosomonas dan Nitrobacter yang berperan dalam proses nitrifikasi mengikat Nitrogen bebas di udara dalam bentuk final ion nitrat yang dibutuhkan tanaman. Proses nitrifikasi bekerjsama terdiri dari dua tahap yaitu :
  • Nitritasi : oksidasi amonia (NH3) menjadi nitrit (NO2-) oleh basil nitrit. Proses ini dilakukan oleh kelompok basil Nitrosomonas dan Nitrosococcus.
  • Nitratasi : oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat (NO3-) oleh basil nitrat. Proses ini dilakukan oleh kelompok basil Nitrobacter
5. Penghasil antibiotik contohnya yakni :
  • Bacillus polymyxa penghasil antibiotik untuk pengobatan bisul basil gram negatif
  • Bacillus subtilis penghasil antibiotik untuk pengobatan bisul basil gram positif
  • Streptomyces griseus penghasil antibiotik streptomisin untuk pengobatan TBC 
6. Pembuatan zat kimia contohnya aseton dan butanol oleh Clostridium acetobutylicum

7. Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran binatang sehinggga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas. Contohnya methanobacterium

8. Penelitian rekayasa genetika dalam banyak sekali bidang.sebagai teladan dalam bidang kedokteran dihasilkan obat-obatan dan produk kimia bermanfaat yang disintesis oleh bakteri, contohnya enzim, vitamin dan hormon.


Bakteri yang merugikan sebagai berikut :

1. Pembusukan makanan contohnya Clostridium botulinum

2. Penyebab penyakit pada insan contohnya :
  • Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit TBC  
  • Vibrio cholerae penyebab kolera atau muntaber
  • Clostridium tetani penyebab penyakit tetanus
  • Mycobacterium leprae penyebab penyakit lepra
3. Penyebab penyakit pada binatang contohnya Bacilluc antrachis penyebab penyakit antraks pada sapi

4. Penyebab penyakit pada tumbuhan budidaya contohnya :
  • Pseudomonas solanacearum penyebab penyakit pada tumbuhan tomat, lombok, terungdll
  • Agrobacterium tumafaciens penyebab tumor pada tumbuhan

Soal-soal Bakteri

1. Bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan tumbuhan polong-polongan bermanfaat karena...
a. menghaluskan partikel-partikel tanah
b. memecah senyawa organik menjadi anorganik
c. memecah senyawa anorganik menjadi organik
d mengubah nitrogen bebas menjadi nitrat
e. mengubah nitrat menjadi nitrogen bebas

2. Makhluk hidup yang sanggup menguraikan sampah organik yang berasal dari tumbuhan mati dan bangkai ialah ....
a basil dan j amur
b. basil dan ganggang
c. jamur dan rayap
d. ganggang dan cacing tanah
e. cacing tanah dan ulat

3. Jenis basil di bawah ini yang menibulkan penyakit ialah ....
a Treponema pallidum
b. Acetobacter xylinum
c. Zymomonas mobilis
d. Bacillus licheniformis
e. Rhizobium sp.

4. Bentuk dasar basil ditentukan oleh ....
a. kapsul
b. kapsid
c. fnembran sel
d. flagela
e dinding sel

5. Bakteri yang tumbuh baik pada suhu rendah dibawah 20°C ialah....
a. halofil
b. asidofil
c. mesofil
d. psikrofil
e. termofil

6. Bakteri di bawah ini yang tidak terlibat dalam pembuatan yogurt ialah ....
a. Lactobacillus bulgaricus
b. Lactobacillus acidophilus
c. Streptococcus thermophillu
d. Lactobacillus lactis
e Bacillus licheniformis

7. Kandungan spesifik dinding sel basil ialah....
a.peptidoglikan
b.pektin
c.selulosa
d.lignin
e.kitin

8. Persamaan antara basil dan Chynophyta antara lain bahwa keduanya ....
a. tidak mempunyai materi inti sel
b tidak mempunyai membran inti sel
c. tidak mempunyai dinding sel
d. tidak mempunyai membran sel
e. tidak mempunyai kromosom

9. Bakteri pengikat nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan polong-polongan ialah....
a. Azotobacter
b. Nitrobacter
c. Clostridium
d Rhizobium
e. Nitrosomonas

10. ilmu yang mempelajari segala aspek kehidupan mikroorganisme disebut ...
a mikrobiologi
b. bakteriologi
c. mikologi
d. virology
e. bioteknologi

11. Semua organisme yang termasuk dalam kingdom monera mempunyai ciri ...
a. Berkoloni
b. Autotrof
c. heterotrof
d. prokariot
e. eukariot

12. Suatu makluk hidup bersel tunggal, tidak berklorofil, sanggup menciptakan makanan sendiri dan bila lingkungan tidak sesuai sanggup menciptakan endospora. Didasarkan atas sifat tersebut kita sanggup menarik kesimpulan bahwa makhluk hidup tadi yakni ...
a. Virus
b. Bakteri
c. protista
d. alga biru
e. protozoa

13. Perhatikan bentuk basil di bawah ini!
Nama bentuk koloni basil yakni ...
a. Monobacil

b. Diplococcus

c. sarcina

d. diplobasil

e. streptocoocus





14. Manakah dari pasangan yang benar antara nama basil dengan kiprahnya
a Diplococus pneumonia - Radang Paru paru
b Vibrio comma - pes / sampar
c. Shigela disentri - muntaber
d. Clostridium pasteurianum - tetanus
e. Myxobacterium dipteriae - TBC

15. Diplococus pneumonia yakni penyebab penyakit pneumonia (paru-paru) pada manusia. Dari namanya sanggup dipastikan basil tersebut berbentuk...
a. Bacillus
b. Vibrion
c. Diplococus
d. Spirilllium
e. Monobacilus
16. Dinding sel basil mempunyai struktur yang disebut ...
a. selubung lendir
b. kapsid
c. peptidoglikan
d. lipoprotein
e. fosfolipid

17. Bakteri yang mempunyai lapisan peptidoglikan yang tebal pada dinding selnya disebut ...
a. Gram positip
b. Gram negatif
c. heterotrof
d. autotrof
e. patogen

18. Selubung lendir yang melapisi pecahan luar dari dinding sel, dimanfaatkan basil untuk ...
a. berkembang biak
b. melekatkan diri pada inangnya
c. mengakibatkan penyakit
d. Membusukkan makanan
e. Menguraikan makanan

19. Manakah dari pernyataan ini yang tidak termasuk struktur dasar bakteri?
a. DNA
b. Ribosom
c. Dinding sel
d. flagel
e. sitoplasma

20. Fungsi pilli pada basil adakah ....
a. sebagai alat reproduksi secual
b. sebagai pertahanan diri dalam lingkungan yang jelek
c. sebagai alat gerak
d. sebagai alat untuk menempel pada inangnya
e. sebagai alat untuk bernapas

21. Bakteri yang hidup dengan cara memanfaatkan sisa-sisa produk buangan organisme disebut ...
a. Heterotrof
b. Autotrof
c. benalu
d. saprofit
e. aerob

22. Kelompok basil yang tidak mempunyai lapisan peptidoglikan, sanggup hidup pada tempat yang terlalu ekstrim, dan mempunyai lipopolisakarida pada dinding selnya termasuk dalam kelompok ...
a. Eukariota
b. Prokariota
c. Archaebacteria
d. Eubacteria
e. Monera

23. Bakteri halofil merupakan basil yang sanggup hidup pada lingkungan ekstrin yang sangat ...

a. panas
b. Dingin
c. Asin
d. asam
e. elok

24. Untuk memperbanyak diri basil melaksanakan reproduksi dengan cara ...
a. pembelahan biner
b. transformasi
c. transduksi
d. konjugasi
e. replikasi

25. Perkembangbiakan basil secara konjugasi dilakukan dengan tujuan ...
a. memperbanyak diri
b. melestarikan jenisnya
c. membentuk variasi genetik
d. Memecah diri
e. Menyebabkan penyakit

26. Bakteri yang mengakibatkan penyakit raja singa (Gonosshoe) yakni ...
a. Neischeria gonorrhoe
b. Treponema palidum
c. Bacilus antrachis
d. Vibrio cholerae
e. Escherisia c0l1

27. Bakteri yang banyak dimanfaatkan untuk pembuatan yogurth yakni ...
a. Lactobacillus bulgaris
b. Rhyzobium leguminosorum
c. Pseudomonas solancearum
d. Nitrosomonas sp
e. Bacilus polymixa

28. Untuk mengatasi serangan basil yang merugikan pada materi makanan ikandapat dilakukan dengan cara ...
a. Pasterurilisasi
b. Pengasinan
c. pemanisan
d. sterilisasi
e. pengapuran

29. Untuk menghindari penyakit TBC / Tuberculosis dilakukan dengan sumbangan vaksin ..
a. BCG
b. Vaksin tifus
c. DPT
d. Vaksin kolera
e. Vaksin tifus

30. Kelompok penyakit dibawah ini disebabkan yang disebabkan oleh basil yakni ....
a. Influenza, cacar, rabies
b. Gonorhoe, TBC, sifilis
c. Trachoma, cacar, rabies
d. Kolera, sifilis, TBC
e. Kolera, rabies, kanker
Sumber http://mediabelajaronline.blogspot.com

Tuesday, March 21, 2017

Klasifikasi Dan Tata Nama Ilmiah

Klasifikasi adalah suatu cara pengelompokan mahkluk hidup yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu.

Taksonomi : ilmu yang mempelajari wacana pengelompokan / penjabaran makhluk hidup

Tujuan Klasifikasi makhluk hidup yaitu :
  • Mengelompokkan makhluk hidup menurut persamaan ciri-ciri yang dimiliki 
  • Mengetahui ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis lain
  • Mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya atau belum mempunyai nama 
Manfaat Klasifikasi bagi manusia, antara lain : 
  • Klasifikasi memudahkan kita dalam mmpelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam 
  • Klasifikasi menciptakan kita mengetahui hubungan kekerabatan antarjenis makhluk hidup 
  • Klasifikasi memudahkan komunikasi

SEJARAH KLASIFIKASI 
  • Aristoteles (384 – 322 SM), mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok, yaitu flora dan hewan. Tumbuhan dikelompokkan menjadi herba, semak dan pohon. Sedangkan binatang digolongkan menjadi vertebrata dan avertebrata. 
  • John Ray (1627 – 1708), merintis pengelompokkan makhluk hidup kearah grup-grup kecil. Ia telah melahirkan konsep wacana jenis dan spesies. 
  • Carolus Linnaeus (1707 – 1778), mengelompokkan makhluk hidup menurut pada kesamaan struktur. Ia juga mengenalkan pada system tata nama makhluk hidup yang dikenal dengan binomial nomenklatur. Karena itu Carolus linneaus dikenal sebagai bapak Taksonomi dunia
  • R.H Whittaker pada tahun 1969 mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 (lima) kingdom / kerajaan, yaitu : Monera, Protista, Fungi, Plantae dan Animalia
1. Monera (bakteri dan ganggang biru) 
Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Monera mempunyai sel prokariotik. Kelompok ini terdiri dari basil dan ganggang hijau biru (Cyanobacteria) 

2. Protista (ganggang dan protozoa) 
Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista rnemiliki sel eukariotik. Protista mempunyai badan yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya mempunyai sifat antara binatang dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista mirip binatang (Protozoa) dan Protista mirip flora (ganggang), dan Protista mirip jamur. 

3. Fungi (jamur) 
Fungi mempunyai sel eukariotik. Fungi tak sanggup menciptakan makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat benalu dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycpta)

4. Plantae (tumbuhan) 
Tumbuhan mempunyai sel eukariotik. Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Tumbuhan mempunyai kloroplas sehingga sanggup menciptakan makanannya sendiri (bersifat autotrof). Kelompok ini terdiri dari flora lumut, flora paku, flora berbiji terbuka, dan flora berbiji tertutup 

5. Animalia (hewan) 
Hewan mempunyai sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel .yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak sanggup menciptakan makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu binatang tidak bertulang belakang (invertebrata) dan binatang bertulang belakang (vertebrata). 



TINGKATAN TAKSON 

Dalam sistem klasifikasi, makhluk hidup dikelompokkan menjadi suatu kelompok besar kemudian kelompok besar ini dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil sehingga pada jadinya terbentuk kelompok-kelompok terkecil yang beranggotakan satu jenis makhluk hidup. 

Tingkatan-tingkatan pengelompokan itu disebut takson, ilmunya Taksonomi.

Semakin tinggi tingkat taksonnya :
  • Anggotanya semakin banyak 
  • Tingkat persamaannya semakin kecil 
  • Detil pengelompokkannya semakin sederhana 
  • Perbedaannya semakin banyak alasannya yaitu tuntutan kesamaannya sedikit 
  • Tingkat kekerabatannya semakin jauh 
Sebaliknya tingkat takson semakin rendah sifat-sifatnya kebalikan dari yang disebutkan di atas.

Tingkatan Takson :
  • Dunia/Kerajaan 
  • Divisio (untuk hewan) atau Filum  (untuk tumbuhan)
  • Kelas 
  • Ordo 
  • Suku 
  • Genus/Marga 
  • Spesies/Jenis 
1. KINGDOM
Kingdom merupakan tingkatan takson tertinggi makhluk hidup. Kebanyakan andal Biologi sependapat bahwa makhluk hidup di dunia ni dikelompokkan menjadi 5 kingdom (diusulkan oleh Robert Whittaker tahun 1969). Kelima kingdom tersebut antara lain : Monera, Proista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

2. FILUM/DIVISIO (KELUARGA BESAR)
 Nama filum dipakai pada dunia hewan, dan nama division dipakai pada tumbuhan. Filum atau division terdiri atas organism-organisme yang mempunyai satu atau dua persamaan ciri. Nama filum tidak mempunyai akhiran yang khas sedangkan nama division umumnya mempunyai akhiran khas, antara lain phyta dan mycota. 

3. KELAS (CLASSIS)
 Kelompok takson yang satu tingkat lebih rendah dari filum atau divisio 

4. ORDO (BANGSA)
Setiap kelas terdiri dari beberapa ordo. Pada dunia tumbuhan, nama ordo umumnya diberi akhiran ales. 

5. FAMILI 
Famili merupakan tingkatan takson di bawah ordo. Nama famili flora biasanya diberi akhiran aceae, sedangkan untuk binatang biasanya diberi nama idea. Dalam penyebutan indonesia nama suku selalu diulang penyebutannya : kacang-kacangan , angrek-anggrekan , jahe-jahean.

6. GENUS (MARGA)
Genus yaitu takson yang lebih rendah dariada famili. Nama genus terdiri atas satu kata, aksara pertama ditulis dengan aksara kapital, dan seluruh aksara dalam kata itu ditulis dengan aksara miring atau dibedakan dari aksara lainnya. 

7. SPECIES (JENIS) 
Species yaitu takson yang terendah. Spesies yaitu suatu kelompok organisme yang sanggup melaksanakan perkawinan antar sesamanya untuk menghasilkan keturunan yang fertil (subur) hukum penulisannya disebut binomial nomenklatur.

TATA NAMA BINOMIAL NOMENKLATUR

Untuk memudahkan komunikasi, makhluk hidup harus diberikan nama yang unik dan dikenal di seluruh dunia. Berdasarkan janji internasional, digunakanlah metode binomial nomenklatur. Metode binominal nomenklatur artinya tata nama ganda. Disebut tata nama ganda alasannya yaitu pertolongan nama jenis makhluk hidup selalu memakai dua kata (nama genus dan species) 

Aturan pertolongan nama yaitu sebagai berikut :
  1. Nama species terdiri atas dua kata, kata pertama merupakan nama genus, sedangkan kata kedua merupakan penunjuk spesies (epitheton specificum) 
  2. Huruf pertama nama genus ditulis aksara kapital, sedangkan aksara pertama penunjuk spesies/jenis dipakai aksara kecil
  3. Nama species memakai bahasa latin atau yang dilatinkan 
  4. Nama species harus ditulis berbeda dengan huruf-huruf lainnya (bisa miring, garis bawah, atau lainnya) 
  5. Jika nama species flora terdiri atas lebih dari dua kata, kata kedua dan berikutnya harus digabung atau diberi tanda penghubung. 
  6. Jika nama species binatang terdiri atas tiga kata, kata ke tiga tersebut bukan nama species, melainkan nama subspecies (anak jenis), yaitu nama takson di bawah species 
  7. Nama species juga mencantumkan inisial pemberi nama tersebut, contohnya jagung (Zea Mays L.). aksara L tersebut merupakan inisial Linnaeus.

CONTOH KLASIFIKASI

    • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
    • Subkingdom : Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh)
    • Divisio : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
    • Sub Divisio : Antophyta (Tumbuhan berbunga)
    • Classis : Dicotyledoneae (berkeping biji dua / dikotil)
    • Sub Classis : Asteridae
    • Ordo : Gentianales
    • Family : Apocynaceae
    • Genus : Adenium
    • Species : Adenium obesum (Forssk.) Roem. & Schult )
    • Daerah : kembang kamboja ( Sembojo jawa)


Pilihlah satu balasan yang Anda anggap paling sempurna :

1. Ilmu pengelompokkan makhluk hidup adalah...

A. taksonomi
B. sistematika
C. klasifikasi
D. morfologi
E. fisiologi

2. Berdasarkan system tata nama ganda (Binomial nomenclature) , cara penulisan yang benar untuk nama jenis kelapa yaitu …………………………

A. Cocos nucifera
B. Cocos Nucufera
C. cocos Nucifera
D. cocos nucifera
E. COCOS NUCIFERA

3. Untuk tingkatan takson yang tertinggi hingga terendah yaitu ………………

A. kingdom - phylum/division - classis - ordo - genus - familia – spesies
B. kingdom - phylum/division - classis - ordo - familia - genus - spesies
C. kingdom - phylum/division - classis - ordo - spesies - genus – familia
D. kingdom - kelas - filum/division - ordo - famili - genus - spesies
E. kingdom - ordo - kelas - filum/division - genus - famili - spesies


4. Seorang siswa memilih flora dengan ciri sebagai berikut : batang pendek di dalam tanah berupa rizoma, berakar serabut, tidak mempunyai bunga, dan berkembang biak dengan spora. Tumbuhan tersebut termasuk ke dalam divisio......

A. Alga
B. Bryophyta
C. Pteridophyta
D. Gymnospermae
E. Fungi

5. Tujuan penjabaran makhluk hidup yaitu untuk ……

A. menyederhanakan obyek studi
B. melestarikan jenis makhluk hidup
C. memberi nama ilmiah untuk setiap makhluk hidup
D. menemukan ciri setiap makhluk hidup
E. memilih persamaan sifat antara makhluk hidup

6. Zea mays yaitu nama ilmiah tumbuhan jagung. Kata Zea pada nama ilmiah tersebut mengatakan ……
A. familia
B. kelas
C. bangsa
D. genus
E. spesies


7. Berdasarkan sistem penjabaran lima kingdom, basil dan ganggang biru termasuk kedalam dunia ……
A. Animalia
B. Plantae
C. Fungi
D. Protista
E. Monera

8. Pernyataan berikut yang benar mengenai Allium cepa (bawang merah) dan Allium sativum (bawang putih) yaitu ……

A. jenis sama, marga sama
B. marga sama, suku berbeda
C. marga sama, jenis berbeda
D. jenis sama, marga berbeda
E. suku berbeda, jenis sama

9. Di bawah ini yang mengatakan nama suku yaitu ………………

A. Rubiaceae
B. Rubiales
C. Myrtales
D. Hibiscus
E. Hibiscus rosasinensis

10. Tanaman berikut berkerabat akrab dengan kacang tanah yaitu …………….

A. jagung
B. padi
C. kedelai
D. kentang
E. ketela pohon

11. Sistem penjabaran lima kingdom dikembangkan oleh …………………….

A. Aristoteles
B. Carolus Linnaeus
C. Charles Darwin
D. Robeert Hooke
E. Robeert H. Wittaker

12. Keuntungan nama ilmiah yaitu …………………………

A. dikenal oleh ilmuwan lain
B. dipakai untuk beberapa jenis organisme
C. terdiri dari banyak nama ilmiah untuk satu jenis organisme
D. dikenal oleh ilmuwan biologi seluruh dunia
E. memakai bahasa Inggris

13. Orang pertama yang memperkenalkan sistem nama ganda yaitu …………..

A. Carolus Linnaeus
B. Aristoteles
C. Charles Darwin
D. Gregor Mendel
E. Antoni Van Leuwenhoek

14. Ikan dan katak dikelompokkan pada kelas berbeda, tetapi mempunyai persamaan yaitu ………….

A. poikiloterm
B. vivipar
C. ovovivipar
D. homototerm
E. eksoskeleton

15. Berikut yaitu nama ilmiah beberapa makhluk hidup yang tterdapat disekitar kita :
1. Curcuma domestica
2. Musa texstilis
3. Musa paradisiaca
4. Felix domestica
Berdasarkan nama ilmiahnya, manakah yang paling akrab kekerabatannya ?

A. 1dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4
E. 1 dan 4

16. Pernyataan wacana pengelompokkan makhluk hidup.
1. memudahkan pengenalan
2. memudahkan penyimpanan
3. menciptakan lebih teratur dan rapi
4. Memudahkan pencarian
5. Membuat bermacam-macam bentuk baru
Manfaat yang diperoleh dengan melaksanakan penjabaran yaitu ….

a. 1 - 3 - 5
b. 2 - 4 - 5
c. 1 - 3 - 4
d. 2 - 3 - 5
e. 1 - 2 - 3

17.Manakah yang bukan merupakan tujuan dari pengelompokkan makhluk hidup, kecuali ….

a. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup biar gampang di amati
b. Mengetahui hubungan perkerabatan antar makhluk hidup
c. Mengelompokkan makhluk hidup menurut persamaan ciri yang dimiliki
d. Mengurutkan proses perkembangan individu menurut hubungan perkerabatan
e. Merubah susunan badan binatang menurut urutannya

18. Sistem penjabaran yang mengelompokkan makhluk hidup dengan lihat persamaan sejarah evolusi makhluk hidup yaitu …

a. sistem penjabaran fillogeni
b. sistem penjabaran buatan
c. sistem penjabaran alami
d. sistem penjabaran natural
e. sistem penjabaran artifisial

19.Pernyataan yang sempurna untuk sistem penjabaran buatan yaitu …....

a. Sistem pengelompokkan makhluk hidup yang dikembangkan oleh Charles Darwin
b. Sistem pengelompokkan makhluk hidup menurut sejarah asal usulnya
c. Sistem yang mengelompokkan makhluk hidup dengan melihat hubungan perkerabatannya
d. Sitem pengelompokkan makhluk hidup dengan mengutamakan ciri yang gampang diamati baik dari dalam maupun dari luar
e. Sistem pengelompokkan makhluk hidup yang mengutamakan tujuan praktis, dan cara yang sederhana

20. Seorang peneliti flora melaksanakan survey lapangan untuk mengenali aneka macam flora yang hidup di suatu tempat. Ia mengumpulkan specimen flora yang ada dan memasukkannya ke dalam empat kantung yang diberi nama pohon, semak, perdu, dan herba.
Kegiatan ini sanggup dianggap penjabaran …....

a. Buatan oleh Charles Darwin
b. Alami oleh carolus linnaeus
c. Filogeni oleh charles darwin
d. Buatan oleh Aristoteles
e. Alami dan filogeni

21. Nangka, sukun, cempedak yaitu kelompok tumbuhan yang buahnya berduri, daun berukuran besar, dan mempunyai bunga jantan dan betina. Cara pengelompokkan tersebut didasarkan pada sistem penjabaran .....

a. penjabaran sistem sistem natural
b. Sistem penjabaran sistem buatan
c. Sistem penjabaran sistem alami
d. Sistem penjabaran sistem filigeni
e. Sistem penjabaran sistem taksonomi

22. Kelompok-kelompok makhluk hidup dari yang banyak persamaannya dalam satu kelompok, hingga yang sedikit persamaannya. Tingkatan kelompok makhluk hidup disebut …..

a. taksonomi
b. takson
c. klasifikasi
d. identifikasi
e. determinasi

23. Alasan penggunaan bahasa latin dalam penamaan makhluk hidup (Nomenklatur binomial) yaitu .....

a. Bahasa latin bersifat universal
b. Hanya ada satu nama untuk beberapa makhluk hidup
c. Bahasa latin yaitu bahasa yang berkembang
d. Negara latin merupakan kawasan lahirnya para ilmuwan
e. Bahasa latin merupakan bahasa international

24. Nama ilmiah dari kucing hutan yaitu …

a. Felix catus
b. Felix domestica
c. Felix tigris
d. felix leo
e. felix felixa

25. Penulisan nama ilmiah sesuai hukum Nomenklatur binomial dari tumbuhan kembang sepatu yaitu …

a. Hibiscus-rosa sinensis
b. Hibiscus Rosa Sinensis
c. Hibiscus rosa-sinensis
d. hibiscus Rosa-sinensis
e. Hibiscus rosa-Sinensis

26. Nama ilmiah seperti: Zalaca edulis (salak), Tapirus indicus (tapir) dan Anoa depresicornis (anoa), merupakan salah satu syarat nomenklatur binomial jenis …

a. Nama ilmiah harus terdiri atas 2 suku kata
b. Nama ilmiah harus memakai bahasa latin atau yang dilatinkan
c. Kata pertama mengatakan keterangan dari kata kedua
d. Kata pertama mengatakan genus dari species tersebut
e. Singkatan dibelakang nama ilmiah mengatakan takson genus

27. Nama ilmiah dari tumbuhan mirip gambar dibawah ini yaitu …

a. Cana edulis
b. Canabis sativus
c. Manihot utilisima
d. Oryza sativa
e. Zea mays

28. Kelompok makhluk hidup dibawah ini yang mempunyai hubungan perkerabatan yang akrab yaitu …
1. Oryza sativa (padi)
2. Phaseolus vulgaris (buncis)
3. Beta vulgaris (gula Biet)
4. Phaseolus radiatus (Kacang hijau)
5. Kanabis sativa (ganja)

a. 1 dan 2
b. 2 dan 3
c. 3 dan 4
d. 4 dan 5
e. 2 dan 4

29. Pada sistem penjabaran filogeni, dua makhluk hidup yang berbeda dan dikelompokkan pada tingkat takson yang semakin tinggi akan mempunyai …

a. Persamaan antar makhluk hidup semakin banyak
b. Persamaan antar makhluk hidup semakin sedikit
c. Hubungan perkerabatan antar makhluk hidup makin jauh
d. Hubungan perkerabatan antar makhluk hidup semakin dekat
e. Antar makhluk hidup tidak saling mempunyai hubungan perkerabatan

30. Dasar dari terbentuknya sistem penjabaran tiga kingdom yaitu .....

a. diketemukannya organisme jamur
b. ditemukannya mikroskop sederhana oleh anthoni van leuwenhoek
c. ditemukannya organisme uniseluler yang disebut protista
d. ditemukannya organisme prokariotik
e. ditemukannya jenis flora baru

Sumber http://mediabelajaronline.blogspot.com