Showing posts with label Dunia Islam. Show all posts
Showing posts with label Dunia Islam. Show all posts

Wednesday, June 20, 2018

√ Membunuh Semut Dalam Islam, Boleh Gak Ya?????

Bagaimana cara mengusir semut dari Rumah kita???
Berikut cara mudah yang dianjurkan dalam Islam, dan diridhoi Allah...
Semut yakni hewan yang paling cerdas. Kepandaiannya termasuk hal yang menakjubkan. Semut keluar dari rumahnya untuk mencari masakan walaupun menempuh jarak yang jauh.
Meskipun berat beban yang ia bawa dan harus menempuh perjalanan yang sangat susah (naik dan turun), tetapi dengan kecerdasannya, ia bisa hingga di rumah dan menyimpan makanannya.
Kemudian sesudah menyimpan makanannya, ia pribadi mencari biji-bijian yang akan tumbuh kemudian membelah biji tersebut supaya tidak tumbuh.
Jikalau ada dua biji-bijian yang tumbuh, maka ia akan membelahnya menjadi empat. Jika masakan tersebut lembap sehingga dikhawatirkan rusak, ia akan menjemur masakan tersebut di pintu rumahnya pada suatu hari yang panas untuk kemudian ia kembalikan lagi ke tempatnya semula.
Semut ini pun tidak pernah makan dari apa yang dikumpulkan semut lain. Kisah kecerdasan semut ini sesuai dengan apa yang diceritakan Al-Qur’an perihal semut dan Nabi Sulaiman ‘alahis salam yang bisa mendengar perkataannya. Allah ta’ala berfirman:
حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
“Hingga apabila mereka hingga di lembah semut berkatalah seekor semut, ‘Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarangsarangmu, semoga kau tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari’.” (QS. An-Naml: 18).
Termasuk kecerdasan semut juga yakni ia mengetahui bahwa Allah, Tuhan mereka, berada di atas langit dan di atas ‘Arsy. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Suatu ketika, Sulaiman keluar untuk mencari minum.
Ia kemudian melihat seekor semut terbaring terbalik dengan mengangkat kaki-kakinya ke langit dan mengucapkan, ‘Ya Allah, sebenarnya kami yakni makhluk dari makhluk-Mu, kami tidak sanggup hidup tanpa pertolongan minum-Mu.’ Nabi Sulaiman pun berkata, ‘Kembalilah kalian, sebenarnya kalian telah diberi minum berkat doa selain kalian’.” (HR. Ahmad)
Semut yakni mahluk allah yang tidak pernah tidur, senantiasa bekerja dan senantiasa berdzikir.
Dalam al-quran juga dijelaskan mengenai kisah semut di surat an-naml diatas.
Semut yakni rakyat nabi sulaiman A.S.
Lalu Bagaimana Cara Mengusirnya Agar Tidak Menyakiti Rakyat Nabi Sulaiman A.S ?
Seperti inilah caranya, kalau kita melihat banyak semut didalam rumah, jangan dibunuh dengan racun serangga atau bahkan dibakar, tegurlah semut itu untuk berpindah.
"Assalamualaikum rakyat nabi sulaiman, ini rumahku alasannya saya ingin membersihkan daerah yang menjadi rumahmu. Kamu yakni mahluk allah, buatlah sarangmu diluar rumahku semoga kau selamat"


Memang terdengar lucu bila kita mempraktikan, namun dengan seizin allah dan niat kita untuk menghormati sesama mahluk ciptaan allah Insya allah tidak usang semut akan berpindah dan hilang.

Sumber http://es-saga.blogspot.com

Tuesday, June 19, 2018

√ Sebuah Negeri, Di Mana Adzan Pernah Hilang Dan Itu Kasatmata !!!

Adzan Rosullulah Tak Seperti Itu Cucu Ku.
3 Maret 1924 Masa kelam runtuhnya dunia islam tanpa pemimpin. Khilafah Ustmaniyah dihapuskan oleh kalangan sekuler Turki.

Siang itu, 8 tahun sesudah imperium besar Islam runtuh. Cerita sebuah keluarga menyambut kedatangan cucu yang gres saja selesai berkhitan.

Waktu Adzan, dan itulah hari pertama Adzan tak lagi memakai lantunan Adzan yang pernah dilantunkan Billal Bin Rabah. Adzan itu dilafalkan dengan bahasa Turki.

Sang cucu berkata pada kakeknya, Kakek kenapa engkau tak menyambut panggilan itu dan berangkat ke Masjid.
Sang Kakek pun menjawab, Adzan Rosullulah tak begitu cucu ku. Sambil membanting sebuah arloji, sang Kakek bergegas menuju masjid.

Sang Kakek menarik Muadzin yang menyerukan panggilan solat dalam bahasa Turki itu. Dan Sang Kakek kumandangkan Adzan.

Mendengar lantunan Adzan dalam bahasa Arab, segera para polisi menuju Masjid. Kegaduhan pun terjadi. Lelaki renta itu diseret keluar Masjid. Polisi murka pada sang Kakek. Dan Lelaki renta itu pun melawan. Sampai seorang perwira mengarahkan pistol dan melepaskan tembakan.

Sebelum timah panas menembus badan lelaki tua, seorang pria muda menghalangi. Dia terjatuh. Anak kecil yang menjadi saksi semua insiden itupun berteriak Ayaaah.... Anak Kakek itu terbunuh.... Dan cucunya pun memeluk jasad Ayahnya.

Selang waktu berganti, anak kecil itupun tumbuh menjadi seorang p0juang. Jalannya panjang memasuki dunia politik yang penuh dengan tipu budi amis kaum sekuler. Tapi impian luhur untuk mengembalikan Turki pada cahaya Islam tak pernah padam. Adnan Menderes, anak kecil itu tumbuh dan alhasil berhasil menang 52% menjadi Perdana Menteri

Ternyata dalam perjuangan sekulerisme menjauhkan mereka dari Islam. Sebagian dari mereka tetap merindukan Islam, rindu Al Quran, rindu adzan ibarat adzan Billal Bin Rabbah, para perempuan rindu memakai hijab diruang publik.

Adzan berbahasa Turki dikumandangkan selama 18 tahun lamanya hingga kemudian dikembalikan ke bahasa Arab oleh pemerintah yang baru, Perdana Menteri Adnan Menderes pada tahun 1950.

Kalangan sekuler tak suka dengan kebijakan-kebijakan Adnan Menderes yang pro pada umat Islam. Dia difitnah sebagai Diktaktor. Perbaikan Ekonomi yang pesat tak pernah diindahkan oleh kaum sekuler. Adnan tetap sebagai orang yang harus disingkirkan. Hingga ia pun dikudeta pihak militer dan ia pun syahid di tiang gantungan.

Mengembalikan Islam di atas tanah Turki yang sudah usang terjerembab ke dalam lubang hitam sekularisme bukanlah hal yang mudah. Butuh waktu 18 tahun bagi Adnan Menderes mengembalikan adzan kembali berbahasa Arab, itu pun harus ia bayar dengan nyawanya. Dan partai politik berhaluan Islam, Partai Refah [Partai Kesejahteraan] juga dikudeta dan partainya dibubarkan.

Pelarangan hijab di Turki dimulai pada tahun 1984. Hijab tidak boleh penggunakan di ruang publik, termasuk sekolah, universitas, pengadilan, kantor pemerintahan dan institusi resmi lainnya.

Pada tahun 2007, di depan pendukungnya Erdogan berjanji akan menghapuskan pelarangan hijab jikalau terpilih sebagai Perdana Menteri dan partainya AKP [Partai Keadilan dan Pembangunan] menang.

Dengan izin Allah, secara umum dikuasai rakyat Turki menentukan Erdogan dan AKP. Parlemen berhasil dikuasai oleh partai AKP. Pada 2010 pelarangan hijab di universitas dicabut. Hijab juga mulai diperbolehkan dipakai di institusi negara pada tahun 2013 dan sekolah pada tahun 2014.

Sampai detik ini pun, kaum sekulerisme Turki berusaha untuk tetap menjatuhkan Erdogan, menjauhkan Umat Islam dari Syariat Islam. Turki sudah mencar ilmu banyak, sudah mengalami banyak cerita.

Bagaimana ekonomi mereka hancur alasannya yaitu jauh dari Islam, dan diseret pada sekulerisme. Bagaimana dengan jumlah 83% umat Islamnya tapi tak berdaya, semenjak ustmani runtuh, prostitusi legal dinegeri itu. Mereka sangat tau kenapa harus bersatu, punya alasan untuk berdiri dari keterpurukan semenjak dijauhkan dari Masjid.

Sekarang mereka meramaikan Masjid, Adzan Subuh mereka sambut beramai-ramai. Mereka sangat tau rasanya penderitaan dijauhkan dari Islam.

Mereka mencar ilmu banyak, bagaimana keruntuhan negerinya diawali kaum muda yang tergoda propaganda kebebasan liberalism dan sekulerisme, diawal 1924.

Ingat gagalnya perebutan kekuasaan Erdogan?
Yah mereka sudah mencar ilmu banyak, lebih daripada kita, wacana propaganda islam phobia. Dan itulah jadi alasan berpengaruh kenapa mereka tidak mau gagal lagi.
Mereka tidak mau kehilangan pemimpin yang mereka cintai. Yang mereka rindukan. Yang menjaga cahaya Islam terperinci kembali.

Allahu Akbar.
Allah menjaga cahaya Islam. Dan akan menentukan jalanNya. Memilih siapa yang Allah takdirkan menjadi pemimpin yang beriman bertaqwa dan membendarkan CahayaNya. Jika itu bukan kamu.... Yang menggakkan Dien. Pasti Allah menggantikan mu.... Pemimpin Dholim.

Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan verbal (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. (QS. At-Taubah [9] : 32)

Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kau hingga mereka (dapat) mengembalikan kau dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kau dari agamanya, kemudian beliau mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." (QS. Al-Baqarah [2] : 217)

Batavia, 08 Maret 2019
Syahruddin Ramlan Al-Faqir
Photo: Pegunungan di Turkey

Sumber http://es-saga.blogspot.com

Monday, June 18, 2018

√ Arti Sebuah Tanggung Jawab

"ARTI SEBUAH TANGGUNG JAWAB".
This little glass frog father has a very important job. He is looking after the eggs of several female frogs, protecting them from hungry wasps with a series of sharp ninja kicks.
"Ayah katak ini mempunyai pekerjaan yang sangat penting. Dia menjaga telur-telur yang dihasilkan katak betina, melindungi mereka dari lebah yang lapar dengan jarum sengat yang tajam."
Paragraf tersebut yaitu narasi yang menyertai foto seorang wartawan BBC dari hutan Costa Rica. Cobalah perhatikan sejenak, sang ayah katak benar-benar mengawasi telur-telur yang berada di sampingnya tersebut.
Bahkan fisiologi sang ayah katak ini oleh Allah Azza Wa Jalla diciptakan sedemikian rupa hingga sangat menyerupai sekali dengan telur-telur anaknya, sehingga lebah mengira sang ayah katak lah targetnya.
Allah Azza Wa Jalla yang telah menggerakkan katak itu sehingga rela menjaga dan mengayomi anak-anaknya, tentu juga memberi sifat yang sama kepada manusia.
Maka kita saksikan semua orang bau tanah niscaya mencurahkan perhatian dan kasih sayang kepada belum dewasa mereka. Mulai dari bermain bersama, hingga mendengarkan celoteh mereka ihwal teman-temannya.
Hingga suatu hari kita memasukkan smartphone ke dalam rumah-rumah kita. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan smartphone, tetapi kitalah yang tidak dapat bersikap adil.
Waktu yang kita habiskan untuk memandangi gadget lebih usang dari memandangi wajah belum dewasa dan tingkah lucu mereka. Senyum-senyum kita lebih sering ketika di depan gadget daripada di depan mereka.
Saat belum dewasa menyodorkan buku kisah mereka, kita membacakan kisah tersebut sambil tidak lepas sedikit-sedikit melirik handphone. Akibatnya anak merasa cuek dengan ceritanya. Tidak seru lagi menyerupai dulu.
Puncaknya, biar kita semakin leluasa dan bebas gangguan, maka belum dewasa pun dibelikan gadget pula. Tanggung jawab orang bau tanah untuk mengasuh, membersamai, dan mencurahkan kasih sayang kini sudah diambil alih oleh gadget tersebut.
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ فِي أَهْلِهِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالْمَرْأَةُ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا رَاعِيَةٌ وَهِيَ مَسْئُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا
"Setiap kalian yaitu pemimpin dan akan diminta pertanggung tanggapan atas yang dipimpinnya. Seorang presiden yaitu pemimpin dan akan diminta pertanggung jawabannya. Seorang suami dalam keluarganya yaitu pemimpin dan akan diminta pertanggung jawabannya. Seorang isteri dalam rumah tangganya yaitu pemimpin dan akan diminta pertanggung jawabannya."
(Hadist Riwayat Bukhari)
Sampai sejauh mana smartphone kita menguasai diri kita dan keluarga kita hari ini?
Bagaimana keluarga yang kita dambakan di masa mendatang ?
Mari mulai bersikap adil kepada smartphone, serta mengembalikan kasih sayang belum dewasa sebagaimana kita dulu juga menerimanya ketika kecil dari orang bau tanah kita.
Mulai dari diri kita,
Mulai dari hal yang kecil,
Mulai dari sekarang.
Sumbes FB : Saudagar Doemba

Sumber http://es-saga.blogspot.com

Saturday, June 16, 2018

√ Kejam , Penembakan Umat Islam Di Masjid Selandia Baru

Innalii wainnalillahi rojiun!!
Tragedi penembakan Terorisme di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru hari ini jum’at 15 maret 2019.
.
Beberapa ratus orang Muslim  diyakini berada di dalam Masjid Al Noor di Deans Avenue saat seorang laki-laki bersenjata melepaskan tembakan.
.
Puluhan  Muslim di konfirmasi menjadi korban dan meninggal dunia.
.
Pembantaian ini pun di rekam secara live oleh pelaku... Selandia Baru | Apa yang kita ketahui sejauh ini di #Christchurch #NewZealand
- Seorang TEROROR melepaskan tembakan ke Masjid Al Noor
- Setidaknya 27 tewas
- Setidaknya lebih dari 50 terluka
- Shooter yakni warga Australia dan menyiarkan eksklusif serangan itu
- Tim kriket Bangladesh berada di masjid dan melarikan diri
- 1 tersangka dikonfirmasi ditangkap .
Hasbunallah wanikmal wakel
.
Innalii wainnalillahi rojiun !!
Terrorism shooting tragedy in two mosques in Christchurch, New Zealand today Friday March 15 2019.
.
Several hundred Muslims are believed to be inside the Al Noor Mosque on Deans Avenue when a gunman opened fire.
.
Dozens of Muslims were confirmed to be victims and died.
.
This massacre was recorded live by the perpetrators ...
.
Hasbunallah wanikmal wakel








Sumber http://es-saga.blogspot.com

√ Cuma Penembak Brutal, Bukan Teroris. Omong Kosong Terorisme

Oleh : Nasrudin Joha

Pembantaian biadab dilakukan terhadap umat Islam, yang sedang khusuk beribadah di masjid. Bukan hanya di satu tempat, terjadi di dua masjid Kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019) pukul 01.40 siang waktu setempat.

Bahkan, Terdapat dua WNI, ayah dan anak, yang terkena tembak di masjid. Kondisi ayah dirawat di ICU dan anak dirawat di ruang biasa di rumah sakit Christchurch Public Hospital. KBRI Wellington terus berkordinasi dengan otoritas setempat, kelompok WNI dan rumah sakit di Christchurch.

Tercatat ada 40 korban tewas, 30 di antara mereka meninggal dunia di masjid Al Noor di bersahabat Hagley Park, sentra Kota Christchurch. Adapun 10 lainnya tewas di Masjid Linwood, pinggiran kota. Selain korban tewas, ada 20 orang mengalami cedera.

Namun anehnya, semua media massa baik luar negeri maupun didalam negeri koor mengabarkan insiden ini dengan Framin berjudul 'penembak brutal'. Padahal, suasana teror dan mencekam, jumlah korban yang banyak, serta cara mengeksekusi yang divideokan secara sadis sangat terang sebagai sebuah agresi t3r0risme. Beda kelas, sangat beda jauh dengan gaya culun t3r0ris Sibolga yang hanya bermodal bom lontong.

Teroris Selandia gres ini, mengeksekusi dengan senapan mesin serbu. Terdapat juga bom rakitan yang dibawa pelaku. Lantas, kenapa pelaku tidak disebut t3r0ris ? Kenapa cuma disebut penembak brutal ?

Bukankah kalau t3r0ris New zeland ini disebut penembak brutal, maka t3r0ris Sibolga cukup disebut penjahat lontong ? Apa yang menciptakan media dan dunia menciptakan standar berbeda ?

Jawabnya ialah t3r0ris itu hanya sematan bagi umat Islam. Tudingan jahat kepada umat Islam. Jika korbannya umat Islam, meski jumlahnya sampai puluhan, meski menebarkan teror dan kengerian, meski memakai kekerasan, sadisme dan senjata perang, tetap saja tak akan dilabeli t3r0ris.

Satu sisi kami umat Islam, merasa duka atas bencana yang menimpa saudara kami di Selandia baru. Sisi yang lain, kami sangat murka kepada dunia yang berbuat zalim kepada kami. Kami umat Islam, menjadi korban sekaligus tertuduh t3r0ris.

Kami, selalu dituding radikal, t3r0ris, pada dikala yang sama kami selalu menjadi korban agresi t3r0risme. Omong kosong t3r0risme ! Omong kosong hak asasi insan ! Omong kosong dengan semua standar ganda barat dan anteknya, yang terus memerangi Islam dan kaum muslimin.

Melalui insiden ini, kami semakin sadar t3r0risme hanyalah informasi politik. Politik kotor meminjam tangan tangan pegawanegeri penegak aturan untuk menindas kebangkitan Islam dan kaum muslimin.

Terorisme ialah alat propaganda barat untuk menghambat kebangkitan Islam politik, yang juga memakai kekuasaan para penguasa antek. Jangan pernah percaya informasi t3r0risme, t3r0risme hanyalah informasi politik untuk mendeskreditkan umat Islam. Omong kosong t3r0risme, t3r0risme standar ganda tak akan pernah menyasar pada barat dan para anteknya. [].

Sumber http://es-saga.blogspot.com

√ Sajadah Berlumur Darah, @ Newzealand


JUM'AT, 15 MARET 2019. @newzealand.

Wahai Sajadah yang terhampar.. engkau menyaksikan tumpahnya Banyak darah para mukminin yang masih suci oleh wudhu... Di dalam Masjid,, Jum'at ini...

Berondongan peluru Kaum Harbi Laknat,, telah merenggut hidup mu..
Dengan pongahnya kaum Laknat itu melangkah, kemudian mencabik-cabik daging suci mu dengan peluru panas senapan...

Engkau Syahid wahai syuhada Jum'at !!!
Langit diatas bumi di selimuti doa yang mengantarkan kepergian kalian ..
Dan Tanah telah di penuhi bunga yg tertabur kepedihan, KALIAN secara dhohir telah berguguran.. namun bersamaan dengan itu.. KALIAN membangunkan kami sehingga kami sekarang semakin SADAR,, dengan kekuatan iblis macam apa kami berhadapan....
OH, Sajadah berlumur darah.. di negeri kami ada dongeng : sajadah di injak untuk menari senam sukaria..demi meraup bunyi NAUDZUBILLAH...

Kami malu.. kami malu... alasannya Di daerah kalian, ternyata sajadah sangat bernilai.. menjadi saksi tumpahnya darah-darah suci KALIAN...

Saat ujung senapan si laknat ber asap.. dan anyir mesiu menyengat... Di dikala itulah kami sekarang melihat "kekuatan iblis" mulai berani secara kasat mata ,menghabisi ummat Nabi Muhammad  SAW !!

Dan dikala barisan para Laknat itu berusaha merekayasa muslihat.. jangan khawatir.. kami masih ingat sebuah kebenaran :  Bahwa AGAMA LEBIH UTAMA DARI SEKEDAR BASA-BASI KEDUNIAWIAN.. !!!

AGAMA ADALAH HARGA HIDUP DAN MATI.. !!!
ISLAM ADALAH HARGA AKHIRAT YANG TIDAK BISA DI TAWAR-TAWAR !!
ISLAM TIDAK BOLEH DI TINDAS !!

DENGAN TAUHID KAMI HIDUP..
DENGAN TAUHID KAMI SIAP MENJEMPUT TAKDIR..😭😭😭

ALLAHU AKBAR !!! ✊

Sumber : fb.Oi Anwar

Sumber http://es-saga.blogspot.com

Friday, June 15, 2018

√ Doa Rasulullah Semoga Hujan Reda

Berikut ini adalah do'a yang diajarkan Rasulullah agar hujan cepat reda.
1. Singkat
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا
Allaahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa
Artinya :
“Ya Allah jadikan hujan ini disekitar kami, bukan sempurna diatas kami”
2. Panjang
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allaahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa, Allahumma ‘alal aakaami wadh dhiroobi, wa buthuunil Audiyati, wa Manaabitisy syajarari
Artinya :
“Ya Allah jadikan hujan ini disekitar kami, bukan sempurna diatas kami. Ya Allah jadikan hujan ini diatas perbukitan, belum dewasa gunung, lembah-lembah, dan perhutanan”
HR. Al-Bukhari no 1014 dan Muslim no 897 
Semoga Bermanfaat.
Tolong shared semoga do'a ini lebih banyak memberi manfaat kepada banyak orang.
Terima kasih
Gambar : Google

Sumber http://es-saga.blogspot.com