Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Thursday, April 26, 2018

√ Pengertian Media Cetak (Perkembangan Media Isu Di Indonesia)

Dengan jaman yang semakin canggih dengan perkembangan teknologinya, maka Anda akan melihat sebuah fenomena di masa kini ini, bantu-membantu arus informasi bergerak dengan sangat cepat dan deras.

Informasi bisa diperoleh via media. Adapun media sendiri secara umum terdiri dari tiga jenis, yaitu media cetak, media digital dan media elektronik.

 Dengan jaman yang semakin canggih dengan perkembangan teknologinya √ Pengertian Media Cetak (Perkembangan Media Informasi di Indonesia)
Sumber gambar: Kompas.com

Pengertian Media Cetak
Kata ‘media’ mempunyai asal dari kata ‘medius’ yang artinya ‘pengantar’ atau ‘perantara’. Sehingga bisa dikatakan bahwa media ialah wahana penyaluran pesan atau penyalur informasi.

Jika media diartikan sebagai sumber belajar, hal ini berarti maksud makna media bisa menjadi luas, termasuk artinya media ialah manusia, lantaran insan bisa menjadi obyek sumber belajar.

Makna lainnya bisa berupa benda, insiden dan lainnya. Dimana benda dan insiden bisa menjadi sumber belajar.

Menurut Gerlach dan Ely, arti media secara garis besar ialah manusia, materi atau suatu insiden yang dimana insan akan berguru darinya, untuk memperoleh ilmu pengetahuan, keterampilan, atau sikap.

Di dalam bahasa Arab, media ialah mediator atau pengantar pesan dari pengirim kepada akseptor pesan.

Untuk pengertian yang lebih khusus, media ialah guru, buku paket dan lingkungan sekolah. Adapun media pembelajaran ialah suatu mediator untuk mencapai pembelajaran yang sesuai harapan.

Media pendidikan ialah pernagkat-perangkat alat bantu yang dipakai oleh guru untuk berkomunikasi dengan siswa. Sehingga alat Bantu itu disebut dengan media.

Pengertian media cetak berdasarkan Eric Barnow ialah segala barang yang dicetak yang ditujukan untuk umum. Sehingga yang dimaksud media cetak yaitu majalah, surat kabar dan banyak sekali bentuk barang cetakan yang tujuannya dibentuk untuk mengembangkan informasi atau pesan komunikasi.


Menurut Ronald H Aderson, media cetak  adalah materi bacaan yang diproduksi secara profesional ibarat buku, majalah, dan buku petunjuk.

Media cetak mempunyai arti yaitu sebuah media yang dibentuk menggunakan materi dasar kertas (bisa juga dengan kain) yang bertujuan untuk memberikan pesan atau informasi. Unsur-unsur utama dari media cetak ialah teks dan gambar visualisasi.

Pengertian mengenai media cetak ini umumnya dipahami secara khusus, yang ditangkap ketika disebutkan ‘media cetak’ ialah koran, buku, majalah dan sebagainya. Makna media cetak lebih luas lagi dari sekedar itu.

Pada dasarnya media cetak ialah media untuk penyampai informasi untuk kepentingan umum atau orang banyak, dan bentuk penyampaiannya ialah tertulis.

Kita sanggup ambil satu potin dari pengertian media cetak secara umum, dimana media cetak berisi informasi untuk kepentingan masyarakat umum, sehingga tidak terbatas hanya untuk kelompok tertentu.

Seperti disinggung sedikit diatas, bahwa media cetak mempunyai ‘pesaing’ yaitu media digital dan media eletronik. Adapun media cetak kini sudah dinilai ‘usang’ lantaran kondisi perkembangan teknologi yang sangat cepat.

Dimana dahulu media cetak sangat berjaya yang menguasai semua konsumen, tetapi kini orang-orang banyak yang lebih suka mengambil informasi atau gosip di internet.

Alhasil ‘penggemar’ media cetak pun semakin berkurang. Sehingga kita saksikan sendiri betapa banyak dahulu perusahaan yang berkecimpung di dunia media cetak (seperti koran), tetapi kini banyak yang gulung tikar alias bangkrut.

Kekalahan media cetak ada beberapa faktor, yang pertama lantaran harga produk media cetak lebih mahal bagi konsumen, dimana di dunia digital ketika ini seseorang hanya membutuhkan koneksi internet yang harganya jauh lebih gampang untuk mendapat informasi.

Faktor yang kedua lantaran media digital jauh lebih cepat dalam penyampaian informasi daripada media cetak.

Disamping itu faktor tren teknologi canggih dimana kini semakin banyak orang yang mempunyai gadget, semakin menggerus keberadaan media cetak ibarat koran dan majalah.

Jenis Media Cetak
Dirjen Pembinaan Pers dan Grafika menciptakan pengelompokan jenis-jenis media cetak di indonesia, intinya media cetak berupa bentuk surat kabar, majalah dan buletin, yang kemudian kalau dibagi lagi ada delapan jenis media cetak, berikut di bawah ini:

1. Surat Kabar Harian, terbit dalam setiap hari, isinya berupa informasi terkini (berita). Surat kabar harian sering disebut koran. Cara penulisannya apa adanya, atau bisa dikatakan ala kadarnya.

2. Surat Kabar Mingguan, umumnya dikenal dengan nama tabloid. Bentuk isinya berupa gosip hiburan atau liputan mendalam. Gaya tulisannya lebih deskriptif dan lebih lengkap kalau dibandingkan koran.

3. Majalah Mingguan, yang terbit sekali dalam seminggu. Isinya berupa liputan yang mendalam atau wacana suatu peristiwa.

4. Majalah Tengah Bulanan, terbit dua kali dalam sebulan. Isinya berupa gosip yang dibentuk lebih informatif. Umumnya isinya berupa gaya hidup.

loading...

5. Majalah Bulanan, terbit satu kali dalam sebulan. Isinya berupa gosip atau informsai yang diperoleh dari hasil penelitian.

6. Majalah Dwibulanan, terbit sekali dalam dua bulan. Umumnya isinya berupa informasi wacana laporan dari hasil acara sesuatu. Contohnya, laporan pendapatan sebuah perusahaan dan lainnya.

7. Majalah Tribulanan, terbit setiap tiga bulan sekali. Isinya semodel dengan majalah dwibulanan

8. Bulletin, merupakan media cetak yang dibentuk untuk kelompok atau kalangan tertentu (luar lingkupnya terbatas). Secara fisik, biasanya hanya dibentuk beberapa halaman saja. Pembuatan buletin umumnya tidak untuk kepentingan komersial.

Perkembangan Media Informasi di Indonesia
Di masa kini ini, tidak ibarat dulu, dimana kini sanggup dikatakan orang-orang membutuhkan media informasi layaknya ibarat kebutuhan primer atau pokok.

Hal ini terjadi lantaran pesatnya kemajuan teknologi di masa sekarang, sehingga informasi yang dengan banyak sekali jenisnya merupakan sebuah kebutuhan sehari-hari.

Mencari banyak sekali informasi sangat manis lantaran hal ini akan menambah pengetahuan seseorang, yang menjadi luas wawasannya.

Negara kita tercinta, Indonesia, kita saksikan sendiri mengalami perkembangan media yang luar biasa.

Jika di masa lampau seseorang hanya bisa memperoleh informasi dari media cetak sehingga aksesnya sangat terbatas, tapi kini dengan modal gadget dan koneksi internet sudah sanggup memperoleh jalan masuk informasi dan gosip yang sangat luas.

Isi informasi atau gosip bisa berupa peristiwa, gosip politik, ekonomi, tutorial, tips dan banyak sekali jenis informasi lainnya.

Perkembangan awal media cetak, awalnya sangat jarang keberadannya sehingga sulit ditemui lantaran perusahaan media cetak masih sedikit, maka media cetak hanya beredar di kota-kota besar ketika itu.

Juga ketika itu, konsumen media cetak ialah hanya mereka yang merupakan kalangan ekonomi menengah ke atas.

Setelah itu, ada juga media elektronik yang umumnya berbentuk televisi dan radio. Acara yang awal-awal muncul ialah gosip nasional yang disiarkan oleh kantor gosip nasional.

Saat itu, TV dan radio sudah mulai sanggup diakses oleh masyarakat yang tinggal di pedesaan. Walaupun pada awalnya, televisi juga ketika itu masih sedikit yang orang yang memilikinya, sehingga sering muncul istilah nonton rame-rame di kampung.

Demikian juga radio, ketika itu tidak semua orang bisa membelinya. Inilah kondisi di masa lalu, yaitu di bawah tahun 1990. Dimana produk ibarat TV dan radio masih terbilang mahal, tidak semua orang bisa membelinya.


Setelah itu, mulai meningkatnya daya beli masyarakat, menciptakan konsumen media cetak tidak lagi hanya dari kalangan ekonomi atas, namun kalangan ekonomi yang dibawah sudah bisa ikut ‘menikmati’ keberadaan media cetak.

Jenis media cetak semakin bermacam-macam, bahkan hingga dikatagorikan berdasarkan usia, mulai dari belum dewasa hingga orang tua. Anak-anak dan pintar balig cukup akal umumnya menjadi konsumen media cetak tabloid.

Terdapat berbgai majalah untuk majemuk usia, ibarat majalah anak, majalah untuk remaja, majalah bisnis, majalah fashion, majalah olahraga, majalah games, dan banyak tema majalah lainnya.

Majalah mancanegara dan koran dari luar negeri juga ikut ‘berkelana’ ke Indonesia.

Pesatnya perkembangan teknologi di Indonesia dan dunia yaitu sesudah tahun 2000. Batapa banyak istilah yang kini kita kenal, tetapi dahulu tidak dikenal, misalnya Anddroid dan iOS.

Dengan berkembangnya teknologi, maka media informasi juga mengalami perkembangan. Apalagi kondisi ekonomi di Indonesia juga meningkat, dimana daya beli masyarakat menjadi meningkat.

Hanya saja, meningkatnya daya beli masyarakat tidak serta merta menciptakan konsumen media cetak meningkat.

Hal itu lantaran tidak lama sesudah meningkatnya daya beli masyarakat, hadir tentangan super berat media cetak yaitu media digital. Diamping media cetak juga bersaing dengan media elektronik.

Orang yang sudah terbiasa mendapat informasi dari media digital, yaitu dengan berkunjung ke situs-situs gosip maka umumnya sudah tidak terlalu berminat untuk membeli koran atau produk media cetak lainnya.

Situs-situs gosip yang umum diketahui yaitu ibarat Kompas.com, Detik.com, Liputan6.com, Tempo.co, Tribunnews.com, Okezone.com, dan masih banyak lainnya.

Media cetak menjadi terlupakan disebabkan pesatnya perkembangan media elektronik dan digital.

Informasi yang diperoleh via media digital dan elektronik sangat gampang dan cepat, disamping juga sangat cepat dan up to date. Apalagi sarana pendukung dari media elektronik dan digital semakin gampang diperoleh.

Munculnya sosial media semakin meramaikan dunia informasi dan teknologi, dimana setiap orang mempunyai ruang yang sangat luas untuk mengembangkan informasi, yang bisa dilihat ribuan orang bahkan jutaan orang.

Hanya saja, banyak yang memanfaatkan teknologi sosial media ini untuk hal yang kurang baik. Oleh lantaran itu, kita harus cerdas dalam memanfaatkan media ini dan menggunakannya secara positif.

Dengan teknologi informasi yang maju, akan memudahkan kita untuk mendapat informasi yang dibutuhkan dan juga berguru dari mana saja dan kapan saja.

Yang agak disayangkan, perkembangan teknologi informasi ini masih belum merata, dengan kata lain masih terdapat kesenjangan yang harusnya bisa diperbaiki.

Sehingga sangat dibutuhkan adanya acara yang sanggup menyukseskan meratanya jalan masuk terhadap teknologi informasi, terutama di dunia pendidikan lantaran keuntungannya yang sangat besar. 

Sumber http://www.freshbugar.com

Friday, April 20, 2018

√ Kumpulan Tips Berguru Mengemudi Kendaraan Beroda Empat Bagi Pemula

Hal yang sangat penting semoga Anda menjadi pengemudi yang baik dan disiplin aturan, untuk menghindari risiko kecelakaan yang membahayakan diri maupun pengendara lainnya.

Berkendaraan menggunakan kendaraan beroda empat memerlukan persiapan dan antisipasi tersendiri dibandingkan berkendara dengan motor.

 Hal yang sangat penting semoga Anda menjadi pengemudi yang baik dan disiplin hukum √ Kumpulan Tips Belajar Mengemudi Mobil Bagi Pemula
Photo credit: Pxhere.com

Meskipun kendaraan beroda empat sudah memperoleh perawatan yang baik dan teratur, hingga kondisi mesin, ban dan sistem pengereman yang baik, ada banyak hal lainnya yang perlu diperhatikan. Langsung saja, berikut di bawah ini:

Safety Belt

Hal pertama untuk orang yang berguru mengemudi ialah wajibnya mengenakan safety belt (sabuk pengaman), pastikan juga dalam kondisi yang kencang sehingga berfungsi dengan baik.

Safety Belt akan melindungi pengguna kendaraan dari cedera ketika pengereman mendadak, atau melindungi dari cedera lebih berat ketika mengalami kecelakaan. Penggunaan safety belt yaitu menyilangkan safety belt dari tulang pundak hingga ke pinggul.

Posisi Spion yang Benar

Ini sangat penting, Anda harus memastikan sempurna posisi spion samping maupun dalam, hal ini penting semoga pengemudi bisa melihat semua sudut dengan baik, terutama penggalan belakang.

Ketepatan posisi spion ini untuk mencegah terjadinya benturan dengan kendaraan lainnya, akhir kendaraan dari belakang yang muncul namun tidak disadari oleh pengemudi. Kejadian ini sering berawal sebab posisi beling spion yang tidak tepat.

Fokus atau Jaga Pikiran

Sangat penting untuk fokus dalam mengemudikan mobil, Anda harus menghilangkan banyak sekali fikiran yang bisa mengganggu fokus. Jika pikiran Anda kalut atau banyak pikiran, maka hendaknya menepi sementara untuk menenangkan pikiran.

Hal lainnya, walaupun kendaraan beroda empat Anda telah mempunyai teknologi yang ramah lingkungan, dalam pengoperan gigi trasmisi lakukan pada ketika rpm 2.000 hingga 2.500 rpm. Hal itu sebab umumnya mesin kendaraan beroda empat (yang menggunakan BBM) gres bekerja optimal pada kondisi putaran 2.000-2.500 rpm

Posisi Memegang Setir

 Hal yang sangat penting semoga Anda menjadi pengemudi yang baik dan disiplin hukum √ Kumpulan Tips Belajar Mengemudi Mobil Bagi Pemula

Untuk penguasaan setir, maka hendaknya Anda memegang setir dengan kedua tangan berada di posisi jam 3 dan 9, cara memegang setir menyerupai ini akan lebih aman.

Saat terjadi hal yang tidak diduga yang bisa menciptakan kaget (terutama kecelakaan), air bags atau kantong udara akan mengembang berada diantara kedua tangan.

Posisi kedua tangan di jam 3 dan 9, juga akan menciptakan Anda lebih gampang dalam menyalakan tuas lampu belok maupun wiper, dengan hanya menggunakan jari sehingga tidak perlu menggunakan tangan yang bisa menganggu proses menyetir di jalan raya.

Mesin Mati Saat Belajar Menyetir

Dua kemungkinan penyebab matinya mesin kendaraan beroda empat ketika berguru mengemudi, yaitu Start hanya melepas kopling dan melupakan gas, serta berhenti lupa tekan kopling (kaki diangkat dari tuas, diangkat pelan-pelan tetapi tetap nempel).


Persneling Mobil

Misalnya ketika berguru mengemudi kendaraan beroda empat manual. Umumnya kendaraan manual yang semenjak tahun 90-an mempunyai lima speed, yaitu 1, 2, 3, 4, 5, serta R untuk mundur. Adapun hijau ialah posisi netral.

Buang Kebiasaan Buruk di Kendaraan

Hindari segala kebiasaan jelek ketika mengemudi, menyerupai merokok, membuka ponsel, menelpon, dan hal jelek lainnya yang beresiko menimbulkan kecelakaan.

Usahakan semoga Anda semaksimal mungkin berkonsentrasi dalam mengemudi. Jika ingin melaksanakan sesuatu hal yang bisa merusak konsentrasi (seperti mengirim SMS) maka hendaknya pengemudi berhenti sejenak di tempat kondusif (pinggir jalan raya).

Hindari Meludah Sembarangan

Meludah sembarangan ketika kendaraan sedang melaju kencang di jalanan yang ramai, bisa menimbulkan konflik dengan pengguna jalan lainnya.

Ludah sangat rentan terbawa angin hingga mengenai pengemudi motor di belakang Anda, maka pengguna jalan lain bisa sangat murka sehingga terjadi konflik yang tidak diinginkan di jalanan.

Jangan Mengemudi Saat Mengantuk

Mengantuk ialah hal yang manusiawi. Namun bagi pengemudi, mengantuk ialah hal yang berbahaya, sebab bisa menimbulkan pengemudi tidak bisa konsentrasi, sehingga sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Awal Mengemudi Mobil

Dalam memegang setir, pada ujung tuas yang berbentuk benjolan tidak digenggam, tapi cukup dipegang dengan dua ruas bawah jari telunjuk serta tengah, dan diapit jari yang lain di kanan kiri tanpa tekanan. Ketika memindahkan tuas maka terdengar bunyi “klek”.

Saat mengemudi, Anda melakukanya dengan reflek, dimana Anda perlu menghafalkan letak posisi serta langkah perpindahannya. Hal itu sebab ketika menyetir, Anda tidak bisa melirik tuas maupun panel lain. Pengemudi harus selalu fokus pada jalanan.

Memulai Praktek Belajar Mengemudi
Pertama carilah posisi netral dari persneling hingga kendaraan beroda empat tidak meloncat. Lalu pelajari start, berhenti dan mengoper.

Cara start untuk menghidupkan mesin, injak kopling dan masukkan ke persneling 1 kemudian injak kopling, kaki kanan Anda menghimpit gas hingga bunyi mesin meningkat.

Lalu secara perlahan kopling dilepas tanpa menaikkan gas, sehabis itu akan dirasakan kendaraan beroda empat mulai berjalan. Apabila kendaraan beroda empat telah berjalan stabil, maka lepas kopling dan menambah gas.

Cara Mengoper Persneling
Pada dasarnya caranya sama menyerupai cara start tadi, namun perbedaannya ada pada pergeserannya, kopling ditekan, tuas persneling dipindahkan, kemudian kopling tak diangkat pelan-pelan tapi dilakukan secara cepat seiring injakan pedal gas.

Cara Berhenti
Untuk berguru menghentikan kendaraan beroda empat yaitu dengan menghimpit kopling, melepas gas dan juga kaki kanan digeser di atas pedal rem, kemudian injak pedal rem secara perlahan.

Jangan menginjak pedal rem dengan kencang atau mendadak, sebab kendaraan beroda empat akan berhenti mendadak, dan akan membahayakan.

Untuk menyetir dengan selamat maka beberapa hal yang penting diperhatikan yaitu:
  • Jangan mengerem mendadak
  • Selalu berada di jalur yang benar.
  • Kasih sinyal sebelum berbelok.
  • Jangan gampang tersulut emosi ketika di jalanan.

Hal Penting Sebelum Belajar Mengemudi
Saat berguru mengemudi mobil, Anda harus paham wacana cara manjaga jarak, berbelok, dll. Belajarlah cara mengatur laju kendaraan dengan baik, ini perlu latihan yang cukup lama. Juga pelajari cara memperlambat dan mempercepat.

Ketika Anda menyetir mobil, maka pandangan lurus ke depan, dengan presentase pandangan jalan samping kiri 60% dan samping kanan 40%.

Mengapa lebih doiman untuk melihat ke arah kiri ketimbang kanan? Itu sebab pada jalan sebelah kiri banyak terdapat pejalanan kaki, kendaraan parkir, becak, tukang ojek, dll.

Untuk bejalar mobil, maka dari awal pasanglah kemauan berpengaruh di dalam diri Anda. Selain itu Anda harus mempunyai seorang pengajar, dalam proses berguru Anda harus didampingi oleh orang yang sudah bisa mengemudi.

Sebelum memulai mengemudi, tentunya Anda harus mengerti kontrol basic dari tiap-tiap feature, Anda harus tahu cara menghidupkan dan mematikan mesin, menggerakkan wiper untuk menangani hujan, cara menggunakan lampu sen, lamu hazard, lampu utama dan lampu jarak jauh.

Pahami juga pemakaian jalur kiri dan kanan, budbahasa mendahului kendaraan lain, makna rambu-rambu jalan raya, dan beberapa ketentuan basic lainnya. Teori-teori tersebut sangat penting diketahui.

Waktunya Terjun ke Lapangan
Carilah suatu lapangan luas di sekitar kompleks rumah Anda untuk berlatih maju dan mundur. Latihlah diri dalam menggunakan kopling. Yakinkan diri Anda bisa menjalankan kendaraan beroda empat dengan halus tanpa getaran mesin (apalagi hingga mesin mati).

Setelah melatih mengemudi di lapangan, dan Anda merasa sudah mulai terbiasa untuk mengemudikan mobil, maka mulailah untuk menjelajahi jalanan atau kompleks rumah dengan mobil.

Latih juga mata Anda untuk melihat ke belakang dengan menggunakan beling spion. Untuk latihan di jalanan ini, pastikan lintasan yang akan Anda lalui jalanannya dalam kondisi baik, dan untuk awal-awalnya gunakan lintasan yang lurus.

Setelah latihan mengemudi di jalan yang lurus, kemudian Anda bisa memulai latihan mengemudi kendaraan beroda empat di jalan yang banyak belokan.

Janganlah menyepelekan teknik belok, walaupun sederhana tapi butuh praktek yang berulang-ulang semoga Anda mendapat feelingnya. Saat berbelok, jangan hingga mengambil jalan pengemudi lain.

Jalanan Menanjak & Memarkir Mobil
Setelah Anda berguru mengemudi kendaraan beroda empat di jalan yang lurus dan berbelok, maka sehabis itu Anda berguru mengemudi melewati jalan menanjak. Latihan juga penggunaan rem tangan dan seni permainan kopling.

Setelah menguasai jalanan menanjak, kemudian belajarlah untuk mengendarai kendaraan beroda empat secara mundur. Setelah itu, waktunya berguru untuk memarkir mobil.

Teknik memarkir kendaraan beroda empat cukup susah, sehingga perlu waktu yang banyak untuk mempelajari atau latihannya.

Tekuni teknik parkir horizontal, dimana teknik parkir ini umum digunakan jikalau Anda menghadapi tempat parkir yang paralel.

Latihan dan latihan, itu yang harus Anda giatkan. Setelah itu. waktunya untuk turun ke jalan besar kota.

Setelah Anda semakin terbiasa dan terlatih dalam mengendarai mobil, maka Anda sudah boleh untuk membawa kendaraan dengan kecepatan 60 Km/jam atau lebih.

Jalan tol menjadi tempat yang pas untuk mengendarai kendaraan beroda empat dengan kecepatan tinggi, tapi jangan lebih dari 100 km/jam.

loading...

Hal Penting Lainnya
Dalam mengemudi kendaraan beroda empat Anda harus mengetahui komponen-komponen di area kabin depan dan dashboard. Wajin untuk tahu wacana pedal rem, pedal gas, pedal kopling, perseneleng, stang untuk wiper beling depan belakang, stick untuk lampu dim, lampu dekat, lampu sen-sen kanan serta kiri, penggunaan beling spion yang benar, tombol klakson, sabuk pengaman, dll.

Pada penggunaan kendaraan beroda empat gigi gear manual, maka hapalkan denah perpindahan gigi persneling, dengan praktek memindah-mindahkan mulai gigi satu, gigi mundur, hingga gigi paling akhir.

Biasanya ada lambang, contohnya angka 0 atau N (normal) untuk gear dalam posisi normal, Angka 1-5, serta abjad R (untuk jalan Mundur).

Teruslah berlatih hingga jago dalam memindahkan persneling, serta bisa mencapai seluruh pedal tanpa menengok alat. Latih juga mata anda semoga terus tertuju ke depan serta spion kanan-kiri.

Awal ingin menjalankan mobil, input persneling di gigi Normal berupa abjad O (kosong) atau N (normal), injak pedal rem seperlunya, kemudian hidupkan mesin. Dengan damai mata mengusut seluruhnya sisi mobil, termasuk spion kanan-kiri arah depan dan belakang, kemudian pandangan mata lurus ke depan lihat jalan.

Biarkan sepuluh detik mesin kendaraan beroda empat hidup, kemudian gres dijalankan. Jika mesin kendaraan beroda empat belum dipanaskan, maka biarkan mesin hangat selama lima menit, kemudian gres dijalankan.

Injak pedal kopling dengan kaki kiri, kaki kanan tetap di pedal Rem mesin dalam posisi langsam, masukan persneling ke gigi satu. Jika ingin mengawali jalan, harus selalu diawali dengan gigi satu.

Kemudian injak gas perlahan-lahan (kaki kanan digeser dari pedal Rem ke pedal Gas), jangan memandang pedal sebab mata harus selalu ke depan jalan.

Sesudah gas diinjak perlahan-lahan, kemudian kendaraan beroda empat berjalan, maka barulah angkat pedal kopling.

Saat kendaraan beroda empat mulai bergerak maju, pedal kopling jangan diangkat eksklusif seluruhnya. Angkatlah pedal kopling perlahan-lahan menurut dengan injakan pedal yang semakin menekan.

Agar kendaraan beroda empat tidak enjot-enjotan, kuncinya yaitu kopling ditahan dahulu, diangkat perlahan-lahan, dan gas diinjak secara perlahan-lahan.

Melajulah dengan perlahan-lahan, janganlah panik jikalau ada sesuatu di depan sebab tinggal menginjak pedal REM serta injak Kopling.

Apabila kendaraan beroda empat telah maju normal dalam jarak 5-10 meter, kemudian pindahlah ke gigi dua.

Dalam mengendarai mobil, pandangan mata harus selalu terkonsentrasi ke depan pada jalan yang bakal dilalui.

Jangan Menambah Kecepatan Saat Lampu Lalu Lintas Menyala Kuning

Ini kebiasaan jelek pengemudi yang bisa sangat membahayakan. Seperti kita tahu, jikalau lampu kuning menyala menunjukan pengemudi harus mengurangi kecepatan sebab sebentar lagi akan menyala lampu merah.

Akan tetapi, pada banyak praktek di lapangan ketika lampu kuning menyala justru para pengendara menambah kecepatan.

Menambah kecepatan ketika lampu kemudian lintas menyala kuning sangat membahayakan, jikalau kendaraan dari arah kanan atau kiri melaju sebab lampu kemudian lintas mereka mulai menyala hijau, maka sanggup beresiko terjadi tabrakan.

Oleh sebab itu, sesuai hukum maka ketika pengemudi melihat lampu kemudian lintas menyala kuning, maka itu artinya bersiap untuk berhenti dengan mengurangi kecepatan. Menambah kecepatan ketika lampu kuning akan membahayakan keselamatan orang-orang, termasuk diri Anda sendiri.

Jika Bepergian Jauh, Perhatikan Barang Bawaan

Penting diketahui, bahwa berat beban (barang) di dalam kendaraan beroda empat bisa mensugesti penggunaan materi bakar. Oleh karenanya, hendaknya Anda mengeluarkan barang berat dari dalam kendaraan beroda empat yang memang tidak diperlukan.

Apabila di kendaraan beroda empat ada roof rack, namun tidak digunakan maka disarankan dilepas.

Adapun jikalau roof rack memang diharapkan untuk membawa barang yang banyak maka beban kendaraan beroda empat akan jadi berat.

Dengan kondisi begitu, hendaknya berkendara dengan kecepatan lebih rendah dibanding biasanya (tidak membawa barang berat).


Periksa Kondisi Mobil

Anda harus memastikan baiknya kondisi kendaraan sebelum bepergian, menyerupai tekanan angin ban, lampu indikator, kondisi body mobil, mengecek kebocoran oli, minyak rem dan penggalan bawah kendaraan beroda empat yang mempunyai fungsi vital.

Kondisi kendaraan yang prima sangat penting semoga memperlihatkan rasa aman, terutama ketika melaksanakan perjalanan jauh.

Oli Mesin
Periksa oli mesin, pastikan volume oli mesin cukup. Untuk mengusut volume oli mesin yaitu perhatikan level pada stik oli.

Perhatikan batas oli yang melekat pada stik, pastikan level oli berada di akrab garis “F”, jikalau posisinya sedikit dibawah garis level “F“ maka tidak mengapa. Jika sangat kurang maka tambahkan.

Air Radiator
Periksa air radiator semoga dalam kondisi penuh. Periksa air reservoir hingga batas level yang masih mencukupi (tidak wajib penuh).

Selang radiator dan selang penghubung ke reservoir, pastikan kondisinya baik, sehingga mencegah selang pecah ketika diperjalanan. Selain itu, sambungan selang ke mesin dan ke radiator harus kencang dan tidak bocor.

Pastikan kondisi filter dan selang bensin baik, dan selang materi bakar tidak mengalami kerusakan atau kebocoran. Pastikan filter bensin tidak tersumbat.

Pedinginan mesin kendaraan beroda empat oleh kipas mesin berjalan dengan baik.

Apabila timing belt sudah digunakan sejauh 50.000 Km, hendaknya diganti dengan yang baru.

Jika ingin melaksanakan perjalanan jarak jauh, maka air filter (saringan udara) harus dibersihkan.

Ban Mobil
Cek kondisi ban, pastikan tidak ada benda tajam yang merusak ban. Periksa juga tekanan angin ban, Tekanan ban yang normal yaitu antara 30-34 psi.

Rem
Periksa sistem rem, pastikan tidak ada kebocoran pada selang dan master rem. Selain itu cek apakah terdapat berair pada penggalan dalam velg, dimana itu sebagai tanda kebocoran silinder roda.

Sangat penting untuk memastikan sistem rem bekerja dengan baik. Pastikan semua lampu menyala dengan baik.

Wipper
Pastikan wipper beling kendaraan beroda empat berfungsi dengan baik, hal ini sangat mempunyai kegunaan ketika terjadi hujan.

Jika Berjalan Pelan maka Jangan di Lajur Kanan

 Hal yang sangat penting semoga Anda menjadi pengemudi yang baik dan disiplin hukum √ Kumpulan Tips Belajar Mengemudi Mobil Bagi Pemula
Sumber gambar: Ngehits.net

Berjalan dengan kecepatan rendah ketika di jalur kanan (terutama jalan tol) maka hal ini sudah terang merupakan kesalahan. Dimana penggunaan lajur kanan hanya untuk kendaraan berkecepatan tinggi atau untuk mendahului.

Adapun jikalau pengemudi hanya ingin berkendara santai sehingga tidak ingin menyalip maka posisikan kendaraan beroda empat di lajur tengah atau kiri. Jika kendaraan beroda empat berjalan lambat di lajur kanan akan sangat mengganggu kelancaran kemudian lintas.

Jaga Jarak Aman

Saat mengemudi penting untuk menjaga jarak aman, terutama ketika macet. Mobil jaraknya jangan terlalu akrab dengan kendaraan beroda empat di depan, sebab kita tidak bisa tahu apa yang akan terjadi kemudian.

Sehingga Anda perlu memberi ruang yang cukup, ketika kendaraan beroda empat di depan mengerem mendadak maka Anda bisa dengan gampang mengantisipasinya.

Agar kendaraan beroda empat bisa mengerem dengan optimal, maka sebelumnya Anda harus mengusut minyak rem.

Demikian juga periksa hal penting lainnya (tekanan angin ban, lampu indikator, kebocoran oli, dll).

Ikuti Arus Lalu Lintas dengan Baik

Penting untuk mengikuti arus kemudian lintas dan rambu-rambu kemudian lintas secara baik dan benar. Apabila Anda melanggar peraturan kemudian lintas sanggup terkena jeratan undang-undang, sehingga Anda bisa terkena denda yang jumlahnya besar.

Menaati peraturan kemudian lintas juga penting semoga pengendara terhindar dari banyak sekali hal yang tidak diinginkan.

Beberapa Barang yang Sebaiknya Ada di Laci Mobil

Laci ini digunakan pengemudi untuk menyimpan banyak sekali benda, biasanya diisi dengan struk parkir dan semacamnya.

Namun sebagai tips, laci kendaraan beroda empat hendaknya dimanfaatkan untuk menyimpan beberapa benda yang sangat penting ketika kendaraan beroda empat mengalami problem di jalan. Benda-benda tersebut seperti:
  • Kabel jumper portabel yang lengkap dengan baterai sebagai catu daya. Alat ini mempunyai kegunaan ketika tegangan aki kendaraan beroda empat lemah dan kondisinya Anda berada di jalan yang sepi. Alat bisa sedikit memberi suplemen daya pada aki, sehingga mesin kendaraan beroda empat tetap bisa dinyalakan.
  • Senter, benda ini niscaya mempunyai kegunaan ketika mesin mogok, atau ketika Anda perlu mengusut penggalan kolong mobil. Gunakan senter yang berteknologi LED supaya lebih hemat.
  • Peta jalan, ini hendaknya juga disimpan di laci mobil, walaupun ketika ini terdapat teknologi GPS yang terpasang pada gadget, akan tetapi ketika baterainya habis maka Anda masih menyimpan peta jalan konvesional di laci.
  • Letekan buku manual kendaraan di laci. Walaupun mungkin jarang dibaca, tetapi buku ini bisa penting ketika Anda memerlukan gosip mengenai spesifikasi mobil.

Hal Penting Jika Anda Berkendara Jarak Jauh

Pastikan bahwa benar-benar membawa SIM dan kelengkapan surat-surat kendaraan, hal ini sangat penting ketika Anda terkena investigasi di tengah perjalanan yang jauh.

Dalam menempuh perjalanan yang jauh maka jangan minum obat yang memunculkan rasa kantuk.

Pastikan rem dan gas bekerja dengan baik, dimana tidak ada satupun benda yang menghalangi. Siapkan juga ban serap dalam kondisi baik, pastikan baut roda kencang, bawa dongkrak dan pembuka ban.

Jika Anda menyewa kendaraan, maka pastikan di dalamnya tidak terdapat barang berbahaya berupa obat-obat terlarang bekas penyewa terdahulu.

Siapkan air minum dan makanan kecil secukupnya untuk diperjalanan. Jika ada anggota keluarga yang sering mabuk darat, maka pastikan untuk meminum obat anti mabuk sebelum berangkat.

Jangan biarkan belum dewasa duduk di samping stir, sebab bisa mengundang ancaman sebab belum dewasa belum mengerti.

Setiap perjalanan 3 jam maka berhentilah sesaat untuk istirahat, hindari memaksakan diri mengemudi jikalau kondisinya tidak mampu. Hindari makan terlalu kenyang sebab bisa memunculkan rasa kantuk.

Apabila melalui daerah berkabut, dimana lampu tidak bisa menembus kabut, maka disarankan berhenti sementara hingga kabutnya menipis, sehingga jarak pandang aman.

Peralatan Sederhana yang Wajib ada di Mobil Ketika Bepergian Jauh

Untuk mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan ketika di jalan, ada beberapa peralatan darurat yang bisa dibawa, yaitu:
  • Kabel Jumper, digunakan jikalau aki kendaraan beroda empat tiba-tiba rusak. Kabel jumper berfungsi untuk menghubungkan ke aki dari pengendara lain, sehingga kendaraan beroda empat bisa menyala untuk sementara waktu, gres sehabis itu sanggup mengganti aki di bengkel. 
  • Towing hook, mempunyai kegunaan ketika kendaraan beroda empat mogok, yang akan memudahkan meminta pinjaman dari pengendara lain ketika kendaraan beroda empat tiba-tiba mati di jalan. 
  • Kunci roda, mempunyai kegunaan ketika kendaraan beroda empat tiba-tiba mengalami kempes atau ban bocor. Kunci roda sangat penting untuk mengganti ban. 
  • Kunci dongkrak, mempunyai kegunaan untuk membantu menaikan kendaraan ketika ingin mengganti ban. 
  • Kotak P3K sangat diharapkan untuk mengatasi problem kesehatan ketika di jalan. 

Senior Instruktur Indonesian Road Safety Agent (IRSA), Poedyo Santosa, menjelaskan bahwa perlu menyiapkan peralatan yang penting dalam kondisi darurat. Bawalah Toolset seperlunya atau yang penting-penting, yaitu dongkrak, kunci roda, obeng set, kunci pas, P3K, kain majun (potongan kain), selotip, dan gunting.

Pengereman Saat Musim Hujan

Di isu terkini hujan, Anda harus hati-hati dalam berkendara. Jangan memacu kendaraan terlalu kencang, Anda perlu menurunkan kecepatan kendaraan beroda empat ketika hujan, serta jaga jarak kondusif dengan kendaraan lainnya.

Kondisi jalan yang berair menimbulkan Anda akan memerlukan waktu yang relatif lebih banyak untuk mengerem, dimana kondisi aspal yang lebih licin dibanding biasanya.

Saat mengerem di jalanan basah, kendaraan beroda empat masih bisa melaju beberapa meter lagi sebab traksi yang berkurang.

Bagi pengguna kendaraan beroda empat manual atau matik ketika hujan, maka jangan menembus RPM lebih dari 5.000. Pengemudi perlu mengurangi 30 persen dari biasanya. Kondisi RPM yang tinggi sekali ketika hujan menimbulkan kendaraan beroda empat sulit untuk dikendalikan.

Tukarkan Ban Mobil dengan Posisi Silang Saat Musim Hujan

 Hal yang sangat penting semoga Anda menjadi pengemudi yang baik dan disiplin hukum √ Kumpulan Tips Belajar Mengemudi Mobil Bagi Pemula
Sumber gambar: Freestockphotos.biz

Pereli nasional Rifat Sungkar memperlihatkan tips kondusif berkendara di isu terkini hujan, menyerupai yang dikutip dari Toyota Astra. Sebelum bepergian di isu terkini hujan , hal yang perlu dilakukan yaitu menukar posisi roda kendaraan beroda empat secara menyilang.

Artinya, ban kiri depan ditukar dengan ban belakang kanan. Dan, ban kanan depan ditukar dengan ban belakang kiri.

Untuk apa melaksanakan hal ini? Hal itu sebab selama ini ketika di jalanan panas, ban depan itu jauh kemakan dibanding ban belakang. Sementara jikalau hujan, handling itu utamanya berada di depan.

Rifat Sungkar memperlihatkan tips lainnya, yaitu isi angin ban sesuai dengan standar dari pabrikan, oleh sebab itu jangan asal isi angin ban sehingga menjadi tidak standar.

Lalu pada posisi semburan air wiper, hendaknya air yang keluar sejajar dengan posisi pandangan mata pengendara.

"Kalau airnya ke atas, air belum jatuh tapi sudah kebawa wiper. Kalau ke bawahan pas kencang, pas disemprot makin ke bawah lagi, sebab itu ada aerodinamik," kata Rifat Sungkar.

Jika Panel Bahan Bakar Menampilkan Tanda Ingin Habis, Jangan Keburu Panik!

Ketika berkendara, kemudian melihat panel bensin berada di akrab tanda 'E' yang artinya habis, hal ini menciptakan pengendara akan merasa panik. Apalagi jikalau sedang dalam kondisi macet, atau berada di daerah yang jauh dari SPBU.

Hendaknya pengendara jangan panik, dimana lampu indikator materi bakar yang menyala merah sebetulnya bukan berarti tangki bensin nyaris kosong. Umumnya tangki masih mempunyai cadangan bensin sekitar 5 hingga 8 liter, hal ini menyerupai yang dikutip dari Toyota Astra.

Anda masih mempunyai kesempatan untuk mengisi materi bakar, dimana Anda masih mempunyai sisa setidaknya 5 liter bensin. Jika mesin kendaraan besar maka akan semakin besar juga sisa bensinnya.

Hitungan sederhananya, apabila kendaraan beroda empat menyisakan materi bakar sebanyak 5 liter ketika indikator menyala, dimana konsumsi BBM pada umumnya yaitu 10 km akan membutuhkan satu liter bensin.

Dengan begitu, diperkirakan kendaraan beroda empat masih bisa melaju hingga 50 km lagi. Bahkan jikalau kendaraan beroda empat yang digunakan mempunyai teknologi yang menciptakan konsumsi BBM bisa irit, maka kendaraan beroda empat bisa berjalan lebih dari 50 km.

Selain itu, pada beberapa kendaraan beroda empat yang mempunyai faslitas untuk menginformasikan jarak yang bisa ditempuh dengan jumlah materi bakar yang tersisa, dimana gosip biasanya dilaporkan dalam bentuk “Range” atau “Distance To Empty”.

Nah, mungkin Anda belum mengetahui, bahwa jikalau indikator tersebut memperlihatkan angka 0 km, maka mesin tidaklah eksklusif mati, dimana kendaraan beroda empat masih bisa berjalan beberapa kilometer hingga alhasil mesin kendaraan beroda empat benar-benar mati.

Nah, dalam kondisi bensin ingin habis, maka usahakan untuk melaksanakan efisiensi materi bakar semaksimal mungkin, hingga alhasil Anda menemukan SPBU untuk mengisi BBM.

Jangan Hidupkan AC Saat Mobil Melewati Daerah Banjir

Anda hendaknya jangan menghidupkan AC ketika melewati jalan yang dalam kondisi banjir, hal ini supaya AC tidak mengganggu kinerja mesin mobil, serta untuk mencegah timbulnya problem korsleting pada penggalan kelistrikan mobil.

Nah, jikalau Anda telah “sukses” melewati jalan yang banjir, maka sehabis itu AC boleh dinyalakan lagi. Hanya saja ketika AC menyala kembali maka akan muncul bunyi decit dari V-belt yang terciprat air, tidak perlu khawatir sebab nantinya bunyi tersebut hilang sendiri.

Saat menghadapi jalan yang banjir maka pakailah setengah kopling dan gigi terendah, hal ini semoga mencegah mesin mati ketika banjir, hendaknya menggunakan transmisi gigi paling rendah (pada kendaraan beroda empat manual) serta tahan setengah kopling. Adapun besarnya gas kendaraan beroda empat yaitu hingga putaran 2.500rpm.

Adapun pada kendaraan beroda empat matic, kemudikan kendaraan pada gigi rendah yaitu pada 1 atau L supaya putaran mesin bisa berjalan stabil.

Hal ini dilakukan supaya meminimalisir air masuk ke dalam mesin melalui lubang filter udara atau knalpot.

Ketika menghadapi jalan yang banjir, maka usahakan untuk mengambil jalan tengah, hal itu sebab jalan penggalan tengah umumnya mempunyai permukaan yang lebih tinggi.

Adapun jikalau banjir sangat besar, dimana tinggi air sudah hampir setengah mobil, maka hendaknya jangan memaksakan diri untuk lewat.

Anda perlu melaksanakan pengereman sehabis berhasil melewati banjir, dimana kondisi kendaraan beroda empat sehabis melewati jalan yang banjir akan menimbulkan permukaan piringan dan kanvas rem basah.

Oleh sebab itu, lakukan “terapi” pengereman tiga kali secara halus sehabis melewati jalan yang banjir. Melakukan hal ini mempunyai kegunaan untuk mengeringkan rem, serta memastikan fungsi rem kendaraan beroda empat tetap dalam kondisi baik.

Jika Ingin Menyalip

Ingat! Jika ingin menyalip maka gunakanlah jalur kanan, baik itu pengendara kendaraan beroda empat maupun motor, hal ini merupakan peraturan kemudian lintas yang telah ditetapkan Undang-undang Transportasi.

Sehingga jangan menggunakan jalur kiri untuk menyalip sebab dampaknya bisa menimbulkan gangguan pada pengendara lain, hingga bisa kecelakaan.

Hal lainnya, siapkan uang recehan di akrab jangkauan Anda, yang mungkin ini diharapkan ketika Anda berhadapan dengan tukang mengatur jalan, yang meminta uang recehan sebagai jasanya.

Sumber http://www.freshbugar.com

Thursday, April 19, 2018

√ 16 Tips Kondusif Membawa Barang Memakai Sepeda Motor

Umumnya masyarakat menilai sepeda motor sebagai alat transportasi yang super irit dan juga lebih efisien.

Banyak yang menilai kelebihan sepeda motor yaitu lebih efisien secara waktu maupun biaya. Membawa barang dengan motor juga banyak dilakukan oleh orang-orang.

Hanya saja bagi pengendara motor yang membawa barang maka sangat penting untuk memperhatikan faktor-faktor keselamatan berkendara.

Dimana beberapa hal yang penting dipertimbangkannya yaitu penempatan, jumlah dan volume barang, dimana hal ini sangat besar lengan berkuasa terhadap keseimbangan ketika membawa motor.

 Umumnya masyarakat menilai sepeda motor sebagai alat transportasi yang super irit dan √ 16 Tips Aman Membawa Barang Menggunakan Sepeda Motor
Pengendara Motor di Jalan Raya Cilegon | Sumber gambar: Wikimedia.org

Tips Aman Membawa Barang Menggunakan Motor

#1. Barang muatan yang dibawa hendaknya tidak melebihi lebar setang kemudi sepeda motor, hal ini biar pengemudi tetap sanggup untuk melihat ke kepingan belakang dengan menggunakan spion.

Selain itu, pentingnya barang muatan dihentikan melebihi lebar setang yaitu untuk mencegah terjadinya senggolan dengan pengendara lain yang ada di kiri-kanan ketika di jalan.

Barang yang dibawa jikalau terlampau lebar maka akan rentan menyenggol kendaraan yang ada di samping.

 Umumnya masyarakat menilai sepeda motor sebagai alat transportasi yang super irit dan √ 16 Tips Aman Membawa Barang Menggunakan Sepeda Motor
Sumber gambar: Solopos.com

#2. Hindari tinggi barang yang melebihi punggung pengendara, jangan membawa barang yang terlalu tinggi. Hal ini supaya aerodinamis sepeda motor tidak terganggu, sehingga pergerakan sepeda motor sanggup tetap stabil.


#3. Tentunya berat muatan dihentikan melebihi beban maksimal yang diizikan. Untuk mengetahui beban maksimal yang diperbolehkan maka Anda biasanya sanggup melihat di buku aliran pemilik kendaraan.

Membawa barang yang terlampau berat sanggup menimbulkan keseimbangan sepeda motor menjadi terganggu.

Selain itu, jikalau barang bawaan terlalu berat, maka ketika melewati jalan yang menikung maupun menanjak maka sanggup menimbulkan problem dan menyulitkan pengendara, terutama dalam keseimbangan.

#4. Hindari membawa barang yang (terutama barangnya besar atau jumlahnya banyak) di depan pengemudi, hal ini sanggup sangat membahayakan lantaran akan menciptakan pandangan ke depan (jalan) menjadi terganggu.

Selain itu, menaruh barang yang terlalu banyak di depan juga akan menyulitkan kontrol kemudi dan penggunaan rem sepeda motor.

#5. Nah, ini sangat penting, Anda harus memastikan barang yang dibawa di motor, sebelumnya telah dipastikan terikat kuat pada sepeda motor.

Sehingga mencegah barang bawaan mengganggu keseimbangan pengendara, atau bahkan terjatuh ketika di jalan raya.

#6. Anda juga perlu memastikan lampu sein maupun lampu rem belakang tidak tertutup oleh barang bawaan.

Hal yang membahayakan jikalau lampu sein dan rem tertutup oleh barang bawaan, sehingga pengendara yang ada di belakang menjadi tidak sanggup memperoleh tanda isu terkait perubahan arah sepeda motor Anda.

 Umumnya masyarakat menilai sepeda motor sebagai alat transportasi yang super irit dan √ 16 Tips Aman Membawa Barang Menggunakan Sepeda Motor
Tas Punggung (Backpack) | Sumber gambar: Flickr.com

#7. Menggunakan backpack (tas punggung) merupakan cara yang cantik ketika Anda membawa barang-barang yang ukurannya tidak terlalu besar.

Tas punggung juga sanggup bermanfaat sebagai pelindung aksesori bagi tulang punggung jikalau yang dibawa yaitu barang-barang yang rata dan lembut (seperti buku).

#8. Tali-tali yang dipakai untuk mengikat pastikan biar tidak gampang terlepas, lantaran sanggup sangat mebahayakan apabila sanggup hingga terbelit di rantai dan roda motor. Anda harus memastikan tali terikat kencang sebelum memulai perjalanan di jalan raya.

#9. Nah, pada beberapa jenis motor belibis dan scooter matic telah memperlihatkan akomodasi bagasi yang sanggup Anda gunakan untuk meletakan barang.

Apabila Anda membutuhkan bagasi tambahan, maka disarankan biar Anda menggunakan bagasi tambahan, biar kapasitas barang yang dibawa sanggup lebih banyak dan aman.

loading...

#10. Kalau memungkinkan distribusikan beban barang bawaan secara merata. Apabila menggantung barang bawaan di kepingan stang motor maka hal ini sanggup mengganggu kendali motor pada pengendara.

Demikian juga, apabila terlalu banyak mengisi barang yang volumenya berat di bagasi aksesori (yang ada di belakang) maka sanggup menimbulkan ban depan cenderung terangkat.

#11. Jika Anda menggunakan bagasi aksesori di kepingan belakang (box) maka ada hal yang penting diperhatikan, yaitu pada kepingan suspensi roda belakang.

Ada kemungkinan diharapkan adanya modifikasi di suspensi belakang, hal itu lantaran ketika melewati tikungan maka beban tersebut akan memperlihatkan tekanan lebih pada kepingan ban belakang.

 Umumnya masyarakat menilai sepeda motor sebagai alat transportasi yang super irit dan √ 16 Tips Aman Membawa Barang Menggunakan Sepeda Motor
Motor dengan Bagasi Tambahan | Sumber gambar: Nc700x.wordpress.com

#12. Jika Anda menggunakan bagasi aksesori yang terdiri dari dua bagasi (dipasang di kanan dan kiri), maka pastikan beban yang dimasukkan pada keduanya sanggup merata, sehingga menjaga keseimbangan motor tetap baik.

#13. Jika Anda berboncengan, maka Anda sanggup meletakan barang bawaan di depan (sela antara setang dan jok depan), ini sanggup dilakukan ketika Anda menggunakan jenis motor bebek. Atau sanggup dibagian atas tangki jikalau Anda menggunakan jenis motor sport.

Ingat! Jika Anda meletakan barang di depan maka tinggi barang jangan hingga menghalangi pandangan. Selain itu, jangan hingga barang-barang bawaan yang ditaruh di depan sanggup mengganggu stang kemudi lantaran sangat berbahaya.

#14. Karena Anda berpegian dengan membawa barang (apalagi jikalau bebannya banyak) maka Anda harus lebih teliti lagi dalam memastikan kondisi kendaraan.

Sebelum pergi, sediakan waktu untuk mengecek sepeda motor Anda. Pastikan rantai, rem dan hal-hal penting lainnya bekerja dengan normal (baik).

#15. Untuk keamanan, maka jangan membawa motor dengan kecepatan tinggi ibarat ketika mengedarai motor tanpa barang.

Jika sedang membawa barang (apalagi banyak) maka Anda harus selalu ingat biar membatasi kecepatan. Sehingga meminimalisir ancaman akhir gangguan keseimbangan lantaran beban barang.

#16. Usahakan biar beban di motor jangan terlalu berat, termasuk ketika mengendarai motor dengan beban penumpang berlebih (seperti bonceng tiga) atau membawa barang yang terlalu berat.

Hal ini tidaklah baik lantaran akan memaksa motor untuk bekerja terlalu keras. Selain itu, beban yang “diderita” velg dan shock breaker menjadi terlalu besar, hal ini menyebabkannya cepat rusak.

Mengenai hukum pemerintah atau kepolisian mengenai membawa barang di motor. Dikutip dari laman Metrotvnews.com, Asep Wawan, Instruktur Safety Riding PT Daya Adicipta Mustika, menjelaskan bahwa bergotong-royong pengendara sepeda motor boleh untuk membawa barang, namun tetap harus mematuhi hukum keamanannya.

"Kepolisian masih memperlihatkan longgaran wacana membawa barang di motor. Hal ini masuknya ke dalam sopan santun berkendara," kata Asep Wawan.

Hanya saja, pihak kepolisian telah memperlihatkan hukum untuk membatasi barang bawaan di sepeda motor.

Dimana dari segi dimensinya, maka lebarnya dihentikan lebih lebar dari setang motor, dan tingginya barang dihentikan lebih dari bahu pengendara.

Diluar hal itu maka sudah menyalahi hukum dari pihak kepolisian. Asep Wawan juga menjelaskan bahwa membawa barang yang lebih dari itu menimbulkan handling ketika berkendara akan mengalami gangguan.

Sumber http://www.freshbugar.com

Tuesday, April 17, 2018

√ Pengertian & Manfaat Media Pembelajaran Berdasarkan Para Jago (Beserta Jenis & Contohnya)

Peran guru dalam dunia pendidikan ialah mengajarkan, membimbing, menyediakan, dan memotivasi siswa, dengan banyak sekali bentuk interaksi dari banyak sekali media berguru yang ada.

Bentuk interaksi pada siswa bisa bermacam macam. Cara berguru dengan hanya mendengarkan “ceramah” dari guru ialah salah satu dari bentuk interaksi tersebut.

Akan tetapi, proses berguru hanya dengan mendengarkan saja maka sepertinya agak diragukan efektifitasnya. Proses berguru bisa lebih efektif dengan multi metode, dan memanfaatkan multi media yang ada.

Dengan memanfaatkan banyak sekali media pembelajaran secara baik, maka para siswa akan bisa berinteraksi secara aktif, sehingga akan lebih bisa menggali potensi-potensi di dalam diri siswa.

Dengan media atau alat bantu dalam proses pembelajaran, bertujuan semoga bisa memperlihatkan pengalaman lebih konkrit, meningkatkan motivasi dan memperkuat daya serap siswa.

 Peran guru dalam dunia pendidikan ialah mengajarkan √ Pengertian & Manfaat Media Pembelajaran Menurut Para Ahli (Beserta Jenis & Contohnya)
Anak-anak Belajar di Kelas | Sumber gambar: Ictsenhanceseducation.weebly.com

Dengan sangat cepatnya perkembangan teknologi di zaman ini, maka memunculkan banyak sekali inovasi atau pembaharuan dalam proses berguru mengajar (dalam hal medianya).

Berkat kemajuan teknologi, tentunya proses pembelajaran di masa kini tidak bisa disamakan dengan proses pembelajaran di masa dahulu. Beriringan dengan berjalannya waktu maka proses pembelajaran juga terus mengalami perkembangan.

Apalagi di zaman ini yang teknologi berkembang secara signifikan (sangat cepat), maka proses berguru mengajar juga harusnya mengalami perkembangan yang signifikan.

Pihak-pihak yang berkecimpung di dunia pendidikan harus bisa memanfaatkan teknologi-teknologi canggih yang telah ditemukan oleh para ilmuwan, sehingga media dan proses pembelajaran tidak lagi bersifat konvesional dan kuno.

Oleh alasannya ialah itu, para guru hendaknya berusaha untuk menguasai pengoperasian alat-alat media pembelajaran dengan teknologi terbaru.

Selain guru ditekankan untuk bisa mengoperasikan media atau alat-alat canggih yang tersedia, guru juga dharapkan bisa untuk semakin membuatkan penggunaan media pembelajaran semoga efektifitas-nya tinggi.


Pengertian Media Pembelajaran

Istilah media berasal dari bahasa Latin yang merupakan bentuk jamak dari "medium", yang secara harafiah artinya “perantara” atau “pengantar”.

Adapun makna media ialah segala sesuatu yang bisa menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada akseptor informasi.

Istilah media ini umumnya dikenal dalam bidang komunikasi. Proses berguru mengajar pada dasamya ialah bentuk dari komunikasi. Dengan begitu, alat-alat yang dipakai untuk tujuan proses pembelajaran sering disebut dengan “media pembelajaran”.

Secara umum pengertian media pembelajaran ialah alat bantu dalam proses berguru mengajar, yang tujuan penggunaannya ialah untuk merangsang pikiran, perhatian, perasaan, kemampuan dan keterampilan pada pelajar, sehingga bisa membuat proses berguru yang berkualitas.

Pengertian Media Pembelajaran Menurut Para Ahli

Menurut National Education Associaton (1969) media pembelajaran ialah “Sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.”

Menurut Briggs (1977) media pembelajaran ialah “Sarana fisik untuk memberikan materi pembelajaran seperti: buku, video, film, dan sebagainya.“

Menurut Arif S. Sadirman (1984) media pembelajaran ialah “Segala alat fisik yang sanggup menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar, ibarat film, buku, dan kaset.”

Menurut Gagne (1990) media pembelajaran ialah “Kondisi yang berbasis media mencakup jenis penyajian yang disampaikan kepada para pembelajar dengan penjadwalan, pengurutan dan pengorganisasian.”

Menurut Ali (1992) media pembelajaran ialah “Berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang sanggup memperlihatkan rangsangan untuk belajar.”

Menurut Heinich, Molenida, dan Russel (1993) media pembelajaran ialah “Sebagai penerapan ilmiah perihal proses berguru pada manusia, dalam kiprah mudah belajar-mengajar.”

Menurut Miarso (2004) media pembelajaran ialah “Segala sesuatu yang dipakai untuk menyalurkan pesan serta sanggup merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si berguru sehingga sanggup mendorong terjadinya proses belajar.”

Banyak hebat memperlihatkan batasan perihal makna media pembelajaran. Seperti AECT yang menyampaikan bahwa media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dipakai orang untuk menyalurkan pesan.

Adapun Ali memaknai media pembelajaran sebagai alat untuk memperlihatkan perangsang bagi siswa dalam proses belajar.

Jenis dan Contoh Media Pembelajaran

Alat bantu guru (teach¬ing aids), alat bantu audio visual (AVA), atau banyak sekali alat bantu berguru lainnya merupakan bab dari konsep media.

Alat bantu guru ialah alat (benda) yang dipakai oleh guru untuk mempermudah dalam mengajar. Audio Visual Aids (AVA) juga bertujuan untuk mempermudah proses pembelajaran, hanya saja penekanannya pada peralatan audio dan visual.

Alat peraga ialah alat (benda) yang dipakai dengan tujuaan semoga dalam pemeragaan bisa tampak lebih konkret atau konkrit. Pemragaan tersebut ibarat konsep prinsip, fakta atau mekanisme tertentu.

Guru harus sebaik mungkin dalam pengaturan media pembelajaran semoga nantinya benar-benar bisa mendukung suasana belajar-mengajar yang aman dan berkualitas.

Jenis media pembelajaran berdasarkan para ahli, dimana berdasarkan Herry terdapat tiga jenis media pembelajaran yang bisa diterapkan untuk acara belajar-mengajar, yaitu:
  • Media audio ialah media yang mengandung pesan dalam bentuk auditif, yang bisa merangsang pikiran, perhatian, perasaan, dan kemauan para siswa untuk mendalami materi pelajarang.
  • Media visual ialah media yang hanya bisa dilihat dengan memakai indra penglihatan.
  • Media audio visual ialah kombinasi dari media audio dan visual (media pandang dengar).

loading...

Menurut Heinich and Molenda, terdapat enam jenis media pembelajaran, yaitu:
  • Teks, yaitu elemen dasar dalam memberikan informasi dalam bentuk tulisan.
  • Media audio, untuk memberikan infornasi dengan lebih berkesan dan menarik. Jenis audio termasuk bunyi latar, rekaman suara, dll.
  • Media visual, bisa memperlihatkan rangsangan-rangsangan visual dalam memberikan informasi, ibarat foto (gambar), kartun, sketsa, poster, gafik, diagram, bagan, dll.
  • Media proyeksi gerak, ibarat film gerak, acara TV, video (CD, VCD, atau DVD), dll.
  • Benda-benda tiruan (miniatur).
  • Manusia, ibarat guru, pakar, pemateri, dll.

Kemp dan Dayton memaparkan penjabaran jenis media yaitu:
  • Media cetak
  • Media yang diperlihatkan (displayed media)
  • Overhead transparency (OHP)
  • Rekaman suara
  • Video atau film
  • Slide bunyi dan film strip
  • Presentasi multi gambar
  • Pembelajaran berbasis komputer

Secara umum, para hebat telah membuat identifikasi jenis-jenis media pembelajaran dengan berdasarkan tiga unsur pokok (suara, visual, dan gerak), yang turunannya menjadi banyak jenis yaitu:

a. Media audio
Ini ialah jenis media yang hanya memakai suara, contohnya: kaset audio, CD, siaran radio.

 Peran guru dalam dunia pendidikan ialah mengajarkan √ Pengertian & Manfaat Media Pembelajaran Menurut Para Ahli (Beserta Jenis & Contohnya)
Radio | Sumber gambar: Wikimedia.org

b. Media cetak
Jenis media ini memakai kemampuan penglihatan, contohnya: buku pelajaran, modul, gambar, grafik, dll.

Media berupa gambar ini menjadi sebuah pola media pembelajaran yang sangat penting, guna membantu siswa untuk memahami informasi yang terkandung dalam suatu persoalan, sehingga kekerabatan antar komponen dalam suatu duduk kasus bisa dipahami dan dicerna dengan lebih jelas.

Demikian juga, penggunaan grafik, diagram, garis-garis hingga simbol-simbol sebagai media pembelajaran, bisa membantu penyampaian informasi dengan lebih terang dan gampang dipahami. Seperti grafik untuk mempermudah penyampaian data.

c. Media visual diam
Contohnya: film bingkai (slide), OHT. Dimana slide atau film bingkai menjadi bentuk penyampaian materi yang sudah cukup terkenal dengan kualitas visual yang dihasilkan sangat bagus. Hanya saja kelemahannya ialah biaya produksi dan peralatan lebih mahal dan juga kurang praktis. Untuk menyajikannya diharapkan alat proyektor slide.


d. Media audio-cetak
Yaitu: kaset audio yang dilengkapi materi tertulis.

e. Proyeksi Audio visual diam
Contohnya: film bingkai (slide) yang bersuara.

f. Media visual gerak
Contohnya yaitu: film bisu.

g. Media audio visual gerak
Jenis media ini yang paling menarik alasannya ialah memakai elemen bunyi dan gambar bergerak / animasi, contonya: video, VCD, DVD, televisi, film gerak bersuara.

Penggunaan video sangat efektif, hal itu alasannya ialah video sangat cepat ditangkap oleh siswa, alasannya ialah tampilannya berupa bunyi dan gambar bergerak.

h. Medio Obyek fisik
Yaitu: benda nyata, model.

i. Media Serbaneka
Media serbaneka ialah suatu media yang diubahsuaikan dengan kondisi dan potensi di suatu kawasan atau sekolah yang bisa dimanfaatkan sebagai media pengajaran. Contohnya:
  • Papan (board) yang meupakan media pembelajaran, seprti papan tulis, papan magnetik, papan buletin, papan flanel, papan paku, dsb.
  • Realita yaitu obyek nyata. Contohnya guru membawa burung, kelinci, atau ikan, guru mengajak siswanya pribadi ke kebun atau ke peternakan, dsb.
  • Media tiga dimensi, ibarat model, diorama, mock up, ddb.
  • Sumber berguru pada masyarakat, ibarat berkemah, karya wisata, dsb.

j. Manusia dan lingkungan
Yaitu: guru, dosen, pustakawan, labaran.

k. Komputer dan Laptop
Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain, ibarat bisa menampilkan teks, suara, gambar, gerak, video, bahkan komputer (termasuk laptop) bisa dipakai secara interaktif, dimana komputer bisa tersambung dengan internet sehingga menyajikan keleluasaan dalam belajar, yang bisa dikatakan menembus ruang dan waktu, dengan sumber berguru yang hampir tak terbatas.

 Peran guru dalam dunia pendidikan ialah mengajarkan √ Pengertian & Manfaat Media Pembelajaran Menurut Para Ahli (Beserta Jenis & Contohnya)
Seorang Pria Mengoperasikan Laptop | Sumber gambar: Pexels.com

Komputer dan laptop menjadi media pembelajaran yang memperlihatkan manfaat sangat besar, bahkan bisa dikatakan manfaat tak terbatas.

Jika bisa memanfaatkan dengan baik dan benar maka komputer, laptop maupun gadget bisa menjadi gudang ilmu, tetapi kalau penggunaannya salah bisa membawa malapetaka.

loading...

l. Media berbasis telekomunikasi
Seperti telekonferen, kuliah jarak jauh, dsb.

m. Media berbasis mikropocessor
Seperti Computer-assisted instruction, interaktif, stem tutor intelijen, dsb.

Sebennarnya, media pembelajaran bukanlah penentu hasil belajar, dimana ada banyak faktor yang menentukan hasil belajar.

Dalam menentukan dan memakai media pembelajaran, perlu diperhatikan tiga faktor ini yaitu faktor Isi pesan, cara menjelaskan pesan, dan karakteristik akseptor pesan. Sehingga penggunaan media pembelajaran bisa tepat.

n. Media permainan
Media Permainan ialah suatu kegiatan yang menyenangkan, yang bisa menjadi cara atau alat untuk pendidikan (pembelajaran).

Permainan bisa dikatakan sebagai media pembelajaran kalau memang bisa bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berbahasa pelajar, kemampuan berpikir, bergaul dengan lingkungan, mendekatkan kekerabatan antara pendidik dengan peserta didik, membuatkan kepribadian, memperkuat fisik, meningkatkan kerampilkan anggota badan, dan menyalurkan hobi pelajar.

Tujuan Menggunakan Media Pembelajaran

Dalam proses berguru mengajar tedapat dua buah unsur pokok (terpenting) yaitu metode mengajar dan media pembelajaran. Kedua aspek ini sangat berhubungan, dimana pemilihan metode mengajar bisa mempengaruhi jenis media pengajaran yang akan digunakan.

Walau memang ada beberapa aspek lainnya yang menjadi materi pertimbangan ibarat jenis tugas, tujuan pengajaran, respon yang diharapkan, karakteristik siswa, dll.

Para hebat telah menyebutkan banyak sekali tujuan atau fungsi media pembelajaran.  Menurut Hamalik, fungsi media pembelajaran yaitu:
  • Agar memunculkan situasi dan proses pembelajaran yang efektif.
  • Membangkitkan harapan dan minat yang baru.
  • Untuk mempercepat proses pembelajaran dan membantu siswa dalam upaya memahami materi yang disajikan oleh guru.
  • Untuk mempertinggi mutu pendidikan.
  • Membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa.
  • Sangat penting untuk bisa mencapai tujuan pembelajaran.

Secara umum tujuan memakai media pembelajaran, yaitu :
  • Memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga bisa memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.
  • Mempermudah guru maupun siswa dalam proses belajar-mengajar.
  • Pengajaran bisa menjadi lebih menarik perhatian, sehingga membuat siswa tetap terjaga dan memperhatikan.
  • Meningkatkan minat siswa untuk mendalami materi pelajaran.
  • Meningkatkan efisiensi proses belajar-mengajar.
  • Meningkatkan dan menjaga konsentrasi siswa dan mahasiswa.
  • Membangkitakan ide-ide atau gagasan-gagasan yang bersifat konseptual, hal ini meminimalisir terjadinya kesalahpahaman siswa dalam memahami materi.
  • Merangsang siswa untuk belajar, sehingga persiapan fisik dan mental siswa bisa lebih baik dalam belajar.
  • Menyediakan pengalaman-pengalaman lebih bagi siswa, menjadikan proses berguru lebih mendalam dan beragam.
  • Siswa akan lebih banyak dalam melaksanakan acara berguru alasannya ialah tidak hanya mendengarkan uraian guru, namun juga siswa menjalani acara lain ibarat mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, dll.
  • Merangsang proses berpikir siswa.
  • Efisiensi dalam hal waktu dan tenaga (baik guru maupun siswa).
  • Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif.
  • Proses pembelajaran menjadi lebih terang dan menarik.
  • Meningkatkan kualitas hasil berguru siswa.
  • Menumbuhkan perilaku positif siswa terhadap materi dan proses belajar.
  • Meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga bisa menyebabkan motivasi berguru siswa.
  • Lamanya waktu pengajaran yang dibutuhkan bisa dipersingkat.
  • Peran guru sanggup berubah kearah yang lebih positif dalam proses belajar-mengajar.

Sudah barang tentu, keberadaan media pembelajaran ini sangat diharapkan dalam melangsungkan proses belajar-mengajar. Namun tentunya di dalam menentukan media pembelajaran maka harus dengan pertimbangan yang baik, pertimbangkan faktor kebutuhan, situasi dan kondisi masing-masing.

Yang penting dan paling utama, guru bisa dengan baik untuk mengembangkannya media pembelajaran sehingga memperlihatkan manfaat yang besar.

Sumber http://www.freshbugar.com

√ Pengertian Komunikasi (Fungsi, Proses, Bentuk, Unsur & Tujuannya)

Namanya insan dalam kehidupan aktvitias setiap harinya niscaya akan melaksanakan komunikasi. Bentuk-bentuknya bermacam-macam ibarat berbicara langsung, mengirim pesan singkat, telepon, menulis surat, dan lainnya.

Komunikasi yaitu sebuah proses pengiriman dan penerimaan informasi antara dua orang atau lebih, yang tujuannya biar akseptor informasi bisa memahami dari informasi yang diberikan oleh pemberi informasi. Itu merupakan pengertian komunikasi secara umum

Adapun berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, Komunikasi yaitu “Pengiriman dan penerimaan pesan atau isu antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud sanggup dipahami.”

 Namanya insan dalam kehidupan aktvitias setiap harinya niscaya akan melaksanakan komunikasi √ Pengertian Komunikasi (Fungsi, Proses, Bentuk, Unsur & Tujuannya)
Photo credit: Pixabay.com

Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

Ada puluhan bahkan ratusan para andal yang menjelaskan ihwal pengertian komunikasi. Berikut di bawah ini beberapanya.

Hoben: “Komunikasi yaitu sebuah pertukaran pikiran atau gagasan yang disampaikan secara verbal.”

Prof. Dr. Alo Liliweri: “Komunikasi yaitu pengalihan suatu pesan dari satu sumber kepada akseptor biar sanggup dipahami.”

Shannon & Weaver: “Komunikasi yaitu bentuk interaksi insan yang saling efek dan memengaruhi satu sama lainnya, baik itu secara disengaja ataupun tidak disengaja. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi memakai bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni, dan teknologi.”

Bernard Berelson & Gary A. Steiner: “Komunikasi yaitu transmisi informasi, gagasan, emosi, ketrampilan, dan sebagainya, dengan memakai simbol-simbol, kata-kata, gambar, figur, grafik dan sebagainya. Tindakan atau proses transmisi itulah yang disebut dengan komunikasi.”

William I. Gordon: “Komunikasi secara ringkas sanggup didefinisikan sebagai suatu transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan perasaan.”

Prof. Drs. H.A.W: “Komunikasi yaitu relasi kontak antara insan baik individu ataupun kelompok.

Everett M. Rogers: “Komunikasi yaitu proses di mana suatu pandangan gres dialihkan dari sumber yang satu kepada satu akseptor atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laris mereka.”

Harorl D. Lasswell:  “Komunikasi intinya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, menyampaikan apa, dengan akses apa, kepada siapa? Dengan akhir apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel? To whom? With what effect?)”

Bentuk Komunikasi

William F. Glueck menjelaskan ihwal bentuk-bentuk komunikasi, bahwa komunikasi terbagi menjadi dua bentuk, yaitu:

1. Komunikasi Intrapersonal
Komunikasi intrapersonal sederhananya diartikan sebagai komunikasi dengan diri sendiri. Dimana komunikasi yang terjadi di dalam diri individu (seseorang) mempunyai fungsi berupa:

a. Mengembangkan pemahaman, kreatifitas, imajinasi, pengendalian diri dan meningkatkan kematangan berfikir sebelum mengambil suatu keputusan.

b. Bentuk komunikasi ini juga bertujuan biar seseorang bisa tetap sadar ihwal bencana di sekitarnya.

2. Komunikasi Interpersonal
Komunikasi Interpersonal (komunikasi antar pribadi) yaitu komunikasi antara dua orang dan terjadi kontak eksklusif di dalam percakapan. Komunikasi bisa terjadi dengan secara berhadapan muka, atau juga dengan derma alat atau media ibarat telepon, SMS, video call dan semacamnya.

Komunikasi dikatakan berjalan dengan efektif jikalau komunikasi bisa menawarkan manfaat berupa peningkatan atau perubahan pada sikap maupun pegetahuan pada orang yang terlibat dalam komunikasi.

3. Komunikasi Kelompok / Organization Communications
Michael Burgoon (1978) menjelaskan komunikasi kelompok yaitu interaksi tatap muka antara tiga orang atau lebih dengan tujuan membuatkan informasi maupun melaksanakan pemecahan maasalah yang anggotanya (orang-orang yang terlibat dalam komunikasi) bisa mengetahui karakteristik pribadi anggota lain dengan baik.

Termasuk jenis media komunikasi kelompok ini yaitu seminar. Di dalam seminar akan ada pemateri atau pembicara, yang tujuannya membicarakan suatu dilema (ilmu) kepada audiens, kemudian biasanya pemateri akan meminta pendapat dan juga akan dilakukan tanya jawab di final pertemuan.


4. Komunikasi Massa
Komunikasi Massa yaitu proses dimana suatu lembaga, organisasi dan semacamnya memproduksi dan menyebarkan secara luas pesan kepada publik. Sehingga komunikasi massa ciri-ciri utamanya yaitu akan memakai media massa sebagai alat penyebaran pesan atau informasinya.

Ada banyak kegunaan atau fungsi komunikasi massa, yaitu untuk menyebarkan informasi, data, fakta, opini, dan komentar sehingga orang-orang bisa mengetahui keadaan yang terjadi di luar dirinya.

Contohnya penyebaran informasi ihwal ancaman jajan sembarang yang terutama bagi anak-anak, ancaman tidur di dalam kendaraan beroda empat dengan AC menyala, dst.

Komunikasi massa juga dilakukan untuk banyak sekali tujaan lainnya ibarat untuk mensosialisaikan, menyebarkan ilmu pengetahuan, pendidikan, kemajuan budaya, menawarkan motivasi, hingga hanya sebagai hiburan.

Fungsi Komunikasi

Terdapar banyak fungsi dari komunikasi di dalam kegiatan dan kehidupan sehari-sehari, yaitu:
  • Sebagai kendali, yaitu komunikasi berfungsi untuk mengendalikan sikap orang-orang, dimana dalam pembuatan atuaran maka harus ada komunikasi.
  • Untuk memberikan atau menyebarkan Informasi. Dimana komunikasi penting untuk menyempaikan informasi yang dibutuhkan dalam mengambil suatu keputusan.
  • Sebagai motivasi, dimana komunikasi bisa dilakukan untuk memotivasi, hal-hal ibarat ini banyak dikerjakan oleh para motivator, ibarat diundang ke perusahaan besar untuk memotivasi para pekerja, atau seminar-seminar yang diadakan oleh para motivator.
  • Untuk memberikan pikiran atau perasaan.
  • Untuk mengajarkan sesuatu, ibarat kegiatan berguru mengajar (KBM) di sekolah tentunya perlu adanya komunikasi.
  • Untuk mengetahui atau mempelajari dari bencana yang ada di lingkungan.
  • Agar tidak terasing atau terisolasi dari lingkungan.
  • Meredakan atau menghilangkan perasaan tegang.
  • Untuk menambah pengetahuan.
  • Untuk memperbaiki sikap, sikap dan kebiasaan.
  • Untuk mengisi waktu luang. Hal ini sering dilakukan oleh orang-orang yang mengobrol di warung-warung kopi.
  • Untuk membujuk atau memaksa orang lain biar beropini atau bersikap sesuai dengan yang diinginkan.
  • Komunikasi juga sering dilakukan sekedar untuk memperoleh hiburan, ataupun menghibur orang lain.

Dari fungsi komunikasi, juga terbagi menjadi empat kerangka yaitu:

Komunikasi Sosial
Fungsi komunikasi biasanya untuk kelangsungan hidup, untuk membangun konsep diri, memupuk relasi dengan orang lain, aktualisasi-diri, untuk memperoleh kebahagiaan, dan untuk mengatasi tekanan dan ketegangan (dengan cara melaksanakan komunikasi yang menghibur, dll).

Komunikasi Ekspresif
Komunikasi ekspresif untuk memberikan perasaan-perasaan (emosi) kita, namun tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain.

Komunikasi Ritual
Komunikasi rutual bertujuan untuk berkomitmen kepada tradisi keluarga, agama, komunitas, suku, bangsa, negara maupun ideologi.

Komunikasi Instrumental
Komunikasi instrumental mempunyai tujuan ibarat menginformasikan, mengajak, mengubah sikap atau menggerakan tindakan, mengubah sikap dan keyakinan, hingga menghibur.

Proses Komunikasi

Agar bisa memahami proses komunikasi maka perlu mengetahui apa saja unsur-unsurnya, ibarat  siapa pengirimnya (komunikator), apa isi pesannya, akses komunikasi yang dipakai (media), kepada siapa pesan ditujukan (komunikan), dan apa akhir atau imbas yang akan ditimbulkannya.

Komunikator berkewajiban untuk mengusahakan biar informasi atau pesan-pesannya bisa diterima oleh komunikan dengan baik. Pengirim atau sumber pesan sanggup berupa individu maupun organisasi.

Sebelum pesan dikirim maka perlu dipersiapkan dengan matang, tujuan utama dari pengirim menyediakan pesan dengan suatu cara tertentu biar akseptor bisa memahami dengan baik maksud yang diinginkan pengirim.

Informasi atau pesan dari komunikator yang dikirimkan kepada akseptor melaui akses atau media tertentu. Pesan yang diterima tentunya dengan bahasa yang dimengerti yang sesuai dengan pikiran penerima, sehingga maksud pesan sanggup ditangkap dengan baik.

Hasil final dari proses komunikasi yaitu biar terjadi perubahan perubahan sikap akseptor sesuai dengan keinginan dari si pengirim. Tindakan atau perubahan sikap sangat tergantung dari isi pesan yang dirasakan.

Jika terjadi umpan balik maka hal ini berarti terjadi proses komunikasi terjadi dua arah, dimana individu atau kelompok berfungsi sebagai pengirim sekaligus penerima.

Dengan adanya interaksi atau komunikasi dua arah ini menciptakan pengirim bisa memantau seberapa baik pesan-pesan yang dikirimkan sanggup diterima. Pengirim sanggup mengetahui apakah pesan yang dikirimnya bisa ditafsirkan dengan benar oleh penerima.

Bisa saja ada potensi kendala dalam proses komunikasi yang terjadi pada pengirim, akses atau media, penerima, hingga umpan balik. Sehingga emua unsur-unsur atau elemen proses komunikasi berpotensi menjadikan kendala pada proses komunikasi.

loading...

Unsur-unsur Komunikasi

Komunikasi bisa terjadi jikalau ada unsur-unsurnya yaitu sumber pesan, isi pesan, media, penerima, dan efek. ini sering disebut juga dengan komponen atau elemen komunikasi.

Berikut di bawah ini unsur-unsur atau komponen komunikasi:

Sumber Pesan, atau disebut juga pengirim informasi. Dalam komunikasi, sumber pesan sanggup berupa satu orang atau sanggup berbentuk kelompok contohnya ibarat organisasi, lembaga, partai dan lainnya.

Pesan, yaitu sesuatu yang disampaikan pengirim kepada penerima. Peyampaian pesan sanggup dalam bentuk tatap muka maupun via media komunikasi.

Penerima, yaitu pihak yang menjadi tujuan pengiriman pesan. Penerima pesan bisa terdiri dari satu orang atau lebih, atau sanggup dalam bentuk kelompok.

Pengaruh atau Efek, yaitu perubahan apa saja yang terjadi (termasuk pemikiran, perasaan dan sikap) oleh akseptor sebelum dan sesudah mendapatkan pesan.

Media, yaitu sarana yang dipakai sebagai mediator untuk memberikan pesan. Sebagian pakar psikologi menyebutkan bahwa dalam komunikasi manusia, media yang terdominan dalam berkomunikasi yaitu panca indra insan berupa pendengaran dan mata. Setelah pesan diterima panca indra maka akan diproses di dalam pikiran manusia.

Media tergolong menjadi beberapa macam, yaitu:
  1. Media Antar Pribadi. Media untuk relasi perorangan (antar pribadi) ibarat surat, telepon, SMS, dan kurir / utusan.
  2. Media Kelompok. Kegiatan komunikasi melibatkan banyak orang maka media komunikasi dipakai yaitu media kelompok, misalnya, konferensi, seminar, dan rapat. Konferensi yaitu media komunikasi yang dipakai oleh anggota atau pengurus dari organisasi. Seminar yaitu media komunikasi kelompok yang bersifat edukasi dan biasanya dihadiri banyak orang (bahkan bisa ratusan orang). Adapun rapat dilakukan untuk membahas hal-hal yang sifatnya penting.
  3. Media Publik, yang melibatkan khalayak yang bisa dihadiri ratusan orang, ribuan orang atau bahkan lebih. Contahnya: rapat akbar, dan semacamnya.
  4. Media Massa, merupakan khalayak terbesar tanpa diketahui dimana mereka berada, contohnya: internet, televisi, radio, surat kabar, dan lainnya.

Tujuan Komunikasi

Berikut banyak sekali tujuan komunikasi, yaitu:
  1. Supaya apa-apa yang dibutuhkan atau diinginkan sanggup dimengerti dengan baik oleh komunikan (penerima pesan). Dimana komunikator (pemberi pesan) harus menjelaskan pesan dengan sejelas-jelasnya. 
  2. Agar bisa memahami orang lain. Dimana dengan adanya komunikasi, maka setiap individu sanggup memahami individu lainnya.
  3. Mengubah prilaku atau menggerakkan orang lain biar melaksanakan suatu hal yang sesuai dengan kemauan pemberi pesan.
  4. Agar pendapat kita bisa diterima orang lain. Komunikasi serta pendekatan persuasif menjadi cara biar pendapat, pandangan gres atau gagasan bisa diterima oleh pihak lain.

Macam-macam Komunikasi

Manusia itu merupakan makhluk sosial yang perlu untuk saling berkomunikasi, terdapat banyak sekali cara dalam penyampaian informasi. Dimana melaksanakan penyampaian informasi bukanlah hal yang sulit dan asing, dimana kita telah melakukannya berkali-kali setiap hari.

Komunikasi berdasarkan penyampaiannya, yaitu:

1. Komunikasi lisan
Komunikasi ekspresi yaitu komunikasi yang terjadi secara eksklusif dan biasanya tak ada batas jaraknya. Beberapa contohnya yaitu dialog orang-orang di warung kopi, rapat para pimpinan perusahaan, wawancara dengan ilmuwan terkenal, dll.

Pada sisi lainnya komunikasi ekspresi bisa terjadi secara tidak eksklusif sebab berbeda tempat, contohnya: dua orang yang berbicara melalui telepon.

2. Komunikasi Tertulis
Contoh lomunikasi tertulis ini, salah satunya yaitu mengirim surat, atau kini sebab teknologi telah berkembang dengan sangat pesat maka komunikasi bisa dilakukan dengan melalui SMS, BBM, Whatsaap, dan banyak lainnya.

Pembuatan naskah / buku, gambar yang diberi tulisan, ataupun spanduk merupakan cara memberikan informasi kepada banyak orang.

Komunikasi Menurut Aliran Informasi
Berbagai macam komunikasi yang pernah dilakukan, tidak telepas dari beberapa arah penyampaiannya, yang akan disebutkan di bawah ini:

1. Komunikasi satu arah => komunikasi yang berasal dari satu pihak saja, contohnya kegiatan berguru mengajar di sekolah antara guru dengan murid, yang umumnya hanya menjalankan komunikasi satu arah.

2. Komunikasi dua arah => Komunikasi ini bersifat timbal balik, dimana kedua pihak yang berkomunikasi menawarkan respon terhadap lawan bicaranya.

3. Komunikasi ke atas => Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasannya.

4. Komunikasi ke bawah => komunikasi dari atasan ke bawahannya.

5. Komunikasi ke samping => komunikasi yang terjadi diantara orang-orang yang sejajar dalam jabatan atau kedudukannya.

Komunikasi dari Sisi Maksudnya
Komunikasi tentunya harus ada maksud dari komunikator (pemberi pesan). Contohnya yaitu:
  • Untuk menawarkan ilmu atau informasi
  • Untuk menawarkan saran
  • Untuk ceramah.
  • Untuk memerintah sesuatu biar dilakukan.
  • Untuk wawancara
  • Untuk pidato, dll.

Jika dalam komunikasi tidak ada inisiatifnya dari komunikator, maka maksud terlaksanakannya komusinasi tidak akan bisa tercapai.

Dari beberapa pola diatas, maka diambil kesimpulan bahwa bahwa adanya inisiatif dari komunikator di dalam sebuah komunikasi, merupakan faktor yang sangat penting di dalam sebuah komunikasi.


Komunikasi Berdasarkan Ruang Lingkup
Komunikasi berdasarkan ruang lingkupnya ini terbagi menjadi dua, yaitu:

1. Komunikasi Internal
Komunikasi internal terjadi di dalam lingkungan organisasi atau perusahaan, dimana komunikasi terjadi antara individu di dalam lingkup tersebut.

Berbagai bentuk komunikasi internal yaitu:
  • Komunikasi vertikal, terjadi dari atasan ke bawahan, yang umumnya terjadi di perusahaan. Beberapa contohnya yaitu pemberian job atau kiprah oleh atasan, teguran atau peringatan yang dilakukan atasan kepada bawahannya, dll.
  • Komunikasi horizontal, biasanya terjadi dalam lingkup organisasi atau kantor sukarelawan yang umumnya semuanya anggotanya sejajar.
  • Komunikasi diagonal, juga biasanya sering terjadi di dalam ruang lingkup organisasi atau kantor.

2. Komunikasi Eksternal
Komunikasi eksternal terjalin antar organisasi, atau juga organisasi dengan masyarakat dalam banyak sekali bentuk, contohnya:
  • Pengabdian, bakti sosial.
  • Konferensi pers.
  • Pameran, publikasi.
  • Siaran televisi, radio.

Pada dasarnya, komunikasi yaitu proses penyampaian informasi (baik itu pesan, informasi, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lainnya. Biasanya komunikasi dilakukan secara ekspresi (verbal) yang bisa dimengerti oleh kedua belah pihak.

Selain itu, komunikasi juga bisa dilakukan dengan cara lain berupa mengambarkan sikap anggota tubuh tertentu ibarat melaksanakan gerak-gerik badan, tersenyum, mengangkat bahu, menggelengkan kepala, dan lainnya. Ini disebut komunikasi nonverbal.

Walaupun komunikasi telah dikaji dan dipelajari dari dulu, sehingga pembahasan ihwal komunikasi ini sudah semenjak lama, dan topik ini menjadi lebih penting lagi pada masa 20 sebab perkembangan komunikasi yang dikatakan sebagai “penemuan yang revolusioner”, sebab munculnya alat-alat canggih ibarat radio, televisi, telepon, satelit jaringan komuter dan lainnya.

Bentuk komunikasi terbagi lagi sebab masing-masing ada ilmunya, ibarat ilmu komunikasi masa, ilmu komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya. Subyeknya memang sama tapi ada perbedaan antara satu sama lainnya jikalau dilihat secara detail.

Dengan begitu, beberapa pekerjaan yang ada di dalam dunia komunikasi ini mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri.

Jika Ingin Kuliah di Jurusan Komunikasi, Anda Harus Mengetahui Hal-Hal Ini

 Namanya insan dalam kehidupan aktvitias setiap harinya niscaya akan melaksanakan komunikasi √ Pengertian Komunikasi (Fungsi, Proses, Bentuk, Unsur & Tujuannya)
Salah Satu Universitas di Indonesia | Photo credit: Wikimedia.org

Bagi Anda yang punya rasa atau minat pada jurusan Komunikasi dikala kuliah nanti, bahwasanya apa saja sih yang akan dipelajari oleh mahasiswa di jurusan ini?

Meskipun dengan berjalannya waktu jurusan komunikasi semakin populer, dimana banyak yang tertarik untuk mengambil jurusan ini, hanya saja hal-hal mengenai tujuan berguru komunikasi dan juga apa saja prospek yang dimiliki dari seorang lulusan jurusan Komunikasi, banyak yang belum mengetahuinya.

Sehingga penting kiranya mengetahui seluk-beluk mengenai hal-hal yang perlu diketahui sebelum tetapkan berkecimpung selama empat tahun di dunia ilmu komunikasi ini.

Hal yang dasar, bahwa pada jurusan Komunikasi bukan hanya ihwal cara mengobrol, dalam jurusan Ilmu Komunikasi nantinya seseorang akan mempelajari secara detail ihwal aspek-aspek dari komunikasi.

Ada yang menyampaikan bahwa Ilmu Komunikasi itu merupakan adonan antara ilmu dan seni di dalam mengolah pesan.

Dengan berguru Ilmu Komunikasi maka seseorang akan mempunyai kemampuan untuk mempertimbangkan banyak sekali aspek dalam komunikasi, hal ini mempunyai kegunaan biar sanggup menciptakan pesan-pesan yang lebih efektif, yaitu pengiriman pesan atau informasi sanggup dipahami dengan baik oleh para akseptor pesan.

Dengan menawarkan pesan yang baik dan efektif, maka hal ini menciptakan Anda akan memperoleh umpan balik (feedback) yang juga baik dan akurat.

Di dalam Ilmu Komunikasi, Anda akan mulai memahami secara detail ihwal apa saja yang terjadi selama bejalannya komunikasi. Bentuk-bentuk komunikasi yang bermacam-macam nantinya juga akan Anda pelajari, ibarat Komunikasi Interpersonal, Intrapersonal, Kelompok dan Massa.

Dengan berguru ilmu komunikasi maka Anda akan menyadari bahwa proses komunikasi ternyata kompleks, sehingga hal ini menciptakan perlu adanya jurusan ilmu komunikasi di universitas-universitas.

Pada pembelajaran di awal-awal kuliah (semester satu dan dua), Anda masih akan berguru ihwal pengetahuan dasar komunikasi dan sosial.

Mata kuliah yang diberikan bisa dikatakan masih bersifat umum, ibarat Psikologi Komunikasi, Pengantar Ilmu Komunikasi, Komunikasi Massa, dan Sosiologi Komunikasi.

Nah, barulah sesudah Anda menginjakan kaki di tingkat semester tiga maka akan mulai memilih jurusan yang lebih terkonsentrasi. Memilih jurusan tersebut sesuai dengan yang Anda ingini atau sesuai dengan talenta yang dimiliki.

Terdapat banyak sekali jurusan, ketesediaan jurusan tergantung dengan universitas kawasan Anda menimba ilmu. Biasanya, pada jenjang S1 mempunyai beberapa jurusan Ilmu berupa Jurnalistik, Public Relations, dan Manajemen Komunikasi. Ketiga jurusan teraebut yang paling populer.

Adapun pada jurusan Manajemen Komunikasi maka tidak semua universitas di Indonesia menyediakan jurusan ini. Adapun untuk jurusan Jurnalistik dan Public Relations maka ini yang lebih banyak tersedia.

Bagi Anda yang memang ingin sekali untuk mengambil jurusan Manajemen Komunikasi, maka jurusan ini tersedia Universitas Padjajaran (UNPAD) dan juga Universitas Indonesia (UI). Jurusan Manajemen Komunikasi ini sering disebut juga dengan jurusan Komunikasi Media.

Dalam memperlajari ilmu komunikasi ini, Anda akan mendalami banyak sekali teori-teori komunikasi yang telah ditemukan. Tapi jangan berpikir negatif dahulu ihwal hal-hal yang berbau teoretis, dimana teori-teori komunikasi itu bahwasanya sangat seru untuk dipelajari dan dialami hingga keakar-akarnya.

Belajar teori komunikasi bisa menjadikan Anda semakin paham mengenai perilaku-perilaku komunikasi yang ada disekitar.

Selain itu, Jurusan Komunikasi terkenal dengan banyak sekali bentuk tugas-tugasnya yang mengasyikan, menantang dan seru. Seperti kiprah untuk menciptakan film pendek, menengah, hingga produksi siaran, hal ini akan sangat menantang yang dimana Anda akan mencicipi serunya bekerja di depan dan belakang layar.

Dan Anda tentunya tidak melulu dicekoki dengan teori, teori dan teori... Anda juga akan menjalani banyak sekali bentuk pratikum yang bakal lebih seru lagi. Baik itu berpraktek dengan media televisi, radio, ataupun media cetak.

Anda juga akan mengetahui ihwal banyak sekali proses yang akan dialalui dan dipersiapkan dalam produksi siaran televisi. Nantinya Anda akan bisa mencoba untuk menjadi kameramen, reporter, tim kreatif, produser, floor director, hingga presenter.

Untuk jenis mata kuliah lainnya, ada juga mata kuliah Fotografi, pada jurusan ini Anda akan berguru mengenai trik dan teknik dalam menciptakan karya gambar yang hebat.

Anda akan meningatkan skill fotografi Anda, hal ini sanggup bermanfaat untuk banyak hal, ibarat bagi Anda yang bercita-cita untuk menjadi wartawan maka ilmu fotografi ini sangat penting.

Demikian juga, ilmu fotografi mempunyai kegunaan bagi Anda yang berkecimpung di bidang periklanan (promosi), dimana dalam bidang ini akan sangat mengandalkan kemampuan fotografi.

Seperti dalam memotret produk-produk periklanan harus dilakukan dengan baik, sehingga menciptakan orang-orang akan tertarik dengan gambar produk yang dibuat.

Bentuk dari tugas-tugas kuliahnya sangat seru, tidak hanya ihwal pembuatan paper atau makalah. Para mahasiswa yang berkecimpung di dunia komunikasi ini biasnya akan memeperoleh kiprah untuk menciptakan video atau film pendek, hingga juga ditugaskan untuk menciptakan iklan yang menarik.

Anda jangan tergoda isu bahwa mereka yang masuk ke jurusan komunikasi harus arif bicara, nge-MC dan semacamnya. 

Sebenarnya bagi mereka yang introvert bisa berjaya di bidang komunikasi ini, dimana Anda tidak harus jago ngomong. Yang penting yaitu minat yang besar untuk mendalami jurusan komunikasi.

Banyak yang menganggap bahwa untuk bisa masuk ke jurusan Komunikasi harus cerewet dan jago ngomong, ini yaitu salah besar. Bahkan jikalau Ada merasa tidak jago ngomong, maka dengan mengambil jurusan ini nantinya Anda akan terlatih untuk meningkatkan kemampuan berbicara.

Selain itu, komunikasi tidak melulu lewat lisan. Jika memang seseorang itu punya sifat pendiam, maka bisa mengembangkan diri dengan melalui goresan pena atau bekerja di balik layar.

Dengan pertumbuhan media di Indonesia yang sangat pesat, maka prospek untuk lulusan Komunikasi terbuka lebar untuk mendapatkan karir yang gemilang dan berkualitas. Lapangan kerja bagi mereka para lulusan ilmu komunikasi yaitu dunia media (baik itu media online, elektronik, cetak).

Demikian juga bagi Anda yang berminat kerja di dunia pertelevisian, maka ada banyak posisi pekerjaan yang ditawarkan. Anda bisa melamar di cuilan tim kreatif dan lainnya.

Selain itu, Anda juga bisa bekerja di instansi pemerintahan yang memerlukan pegawai yang telah memperoleh pendidikan ilmu Komunikasi.

Anda juga bisa menjadi seorang copywriter handal, fotografer hingga seorang Public Relations.

Jurusan komunikasi ini bahwasanya cukup bergengsi, jangan berpikir bahwa jurusan kuliah yang sulit itu hanya Kedokteran dan Teknik. Mereka yang berada di jurusan Komunikasi juga menemui banyak sekali tantangan, dengan seabrek kiprah yang berat.

Seperti jikalau mendapatkan kiprah untuk memproduksi penyiaran televisi, maka belum dewasa Komunikasi ini akan bekerja keras untuk menyiapkan konsep sematang mungkin. Lalu berusaha mengatur program-program unggulan dengan banyak sekali faktor yang dipertimbangkan.

Yang namanya menuntut ilmu maka akan ada suka-dukanya. Bagi Anda yang kuliah dengan jurusan apapun maka akan didatangi dengan segudang dilema yang perlu dipikirkan secara mendalam.

Tapi yang penting yaitu minat dan passion Anda sesuai dengan jurusan yang Anda ambil. Hal ini akan menciptakan ringan banyak sekali rintangan yang ada.

Sumber http://www.freshbugar.com