Home
Posts filed under BIO UN
Showing posts with label BIO UN. Show all posts
Showing posts with label BIO UN. Show all posts
Wednesday, October 3, 2018
Tuesday, October 2, 2018
Kemenag Sesuaikan Format Penyelenggaraan Ujian Madrasah ( Uambn Dan Usbn )
Ciri khas forum Madrasah di Indonesia terdapatnya mata pelajaran Agama yang terdiri dari Qur'an hadist, Fiqih, SKI ( sejarah Kebudayaan Islam ), Aqidah Akhlaq, Bahasa Arab.
Mata pelajaran tersebut juga diujikan pada Ujian Akir Madrasah Berstandart Nasional atau UAMBN, pada hal ini kedepan akan ada pembiasaan format penyelenggaraan Ujian Akhir yang mana Alquran Hadits, Fiqih, dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) akan diujikan dalam UAMBN.
Berikut gosip yang dilangsir oleh Jakarta (Kemenag) - Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama melaksanakan pembiasaan format penyelenggaraan ujian final di madrasah. Direktur Kurikulum, Sarana, Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar mengatakan, mulai tahun anutan 2018/2019, mata pelajaran ciri khas madrasah tidak semuanya diujikan dalam Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN). Ada dua mata pelajaran yang hanya diujikan dalam Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).
Menurut Umar, ada lima mata pelajaran cirikhas madrasah, yaitu: Qur'an Hadits, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Bahasa Arab, dan Akidah Akhlak. Selama ini, semuanya diujikan dalam UAMBN.
“Ke depan, kelima mata pelajaran itu akan diujikan dalam format baru, ialah Qur'an Hadits, Fiqih, dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) akan diujikan dalam UAMBN. Sedang Bahasa Arab dan Akidah Akhlak akan diujikan dalam materi uji yang diujikan USBN,” terperinci Umar di Jakarta, Jumat (28/12).
Menurut Ahmad Umar, kebijakan ini sudah mempertimbangkan karakteristik setiap mapel yang menjadi cirikhas madrasah. Termasuk juga pertimbangan yang terkait keperluan madrasah dalam melaksanakan pengukuran kompetensi siswa dalam memilih kelulusan siswa.
Mata pelajaran Qur'an Hadis, Fikih, dan SKI ditetapkan diujikan pada UAMBN alasannya penggalian seluruh ranah kompetensinya masih sanggup dijangkau dengan melalui soal pilihan ganda yang tersedia pada prosedur penyusunan soal UAMBN. Nilai yang diperoleh di tiga mata pelajaran ini nantinya akan digunakan juga sebagai materi mengisi data yang akan dipertimbangkan dalam penetapan kelulusan.
Berbeda dengan itu, lanjut Umar, pengukuran kompetensi siswa pada mapel Bahasa Arab dan Akidah Akhlak membutuhkan kelengkapan alat ukur lain, selain soal pilihan ganda. Sebab, diharapkan soal yang sanggup mengukur keterampilan berbahasa dan perilaku kepribadian siswa. Karena itu, dua mapel tersebut ditetapkan lebih sempurna diujikan pada USBN. Sebab, pengelolaan penyelenggaraan USBN walau kisi-kisi dan soal anchornya dari sentra namun keseluruhan pengelolaannya sanggup dilakukan oleh madrasah. Sehingga, soal ujian sanggup dikembangkan sesuai kebutuhan dan kondisi madrasah untuk mengukur kompetensi siswa yang akan ditetapkan kelulusannya.
“Dengan prinsip ini, siswa tidak dirugikan. Sebab, kompetensinya telah teramati utuh dalam memilih kelulusan dirinya,” tegas Umar.
“Kebijakan ini bahkan meringankan, alasannya kelima mapel tersebut hanya akan diujikan sekali dalam ujian final siswa madrasah, di UAMBN atau USBN,” lanjutnya.
Ujian pada madrasah terbagi dalam tiga jenis, yaitu: Ujian Nasional (UN), Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Mata pelajaran UN mengikuti Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. UAMBN diselenggarakan sebagai sarana ujian final sebagian mata pelajaran yang ada di madrasah. Sedang USBN untuk semua mata pelajaran yang dipelajari di madrasah.
Mantan Kepala Biro IAIN Surakarta ini menambahkan, UN dan UAMBN mempunyai fungsi utama untuk pemetaan kompetensi lulusan madrasah. Keikutsertaan siswa dalam UN dan UAMBN menjadi prasyarat mereka memperoleh ijazah kelulusan. UN dan UAMBN memakai moda ujian berbasis komputer dengan jenis soal pilihan ganda.
“Hasil UN dan UAMBN hakikatnya tidak memilih kelulusan siswa,” tuturnya.
Sementara USBN, lanjut Umar, mempunyai fungsi utama sebagai instrumen satuan pendidikan (madrasah) dalam memilih kelulusan siswa. “Jenis ujian ini penting dan sangat memilih nasib kelulusan siswa,” tegasnya.
Kisi-kisi soal USBN disiapkan dari pusat, dengan komposisi: 20-25% soal anchor dari pusat, dan 75-80% soal dibentuk oleh guru madrasah. Dengan demikian kualitas soal USBN tetap terstandar.
Umar menegaskan, Kementerian Agama berkomitmen mempertahankan kelangsungan mata pelajaran yang menjadi cirikhas madrasah. Namun, dalam pelaksanaan ujian perlu dikaitkan dengan pertimbangan atas karakteristik setiap mapel dan kemampuan bentuk soal ujian yang sanggup dikembangkan oleh suatu jenis ujian, contohnya UAMBN dan USBN, biar kompetensi yang akan diukur tergali maksimal. Pelaksanaan ujian final di madrasah juga perlu memperhitungkan beban banyaknya mata pelajaran yang diujikan dan panjangnya waktu yang harus diikuti siswa selama menuntaskan seluruh rangkaian ujian akhir.
“Pertimbangan ini untuk membuat rangkaian ujian di madrasah yang layak dan proporsional dan tdk terlalu memberatkan para siswa ,” tandasnya. Sumber : https://kemenag.go.id/berita/read/509685/kemenag-sesuaikan-format-penyelenggaraan-ujian-madrasah Sumber http://jamuneblog.blogspot.com
Saturday, September 29, 2018
Try Out Unbk 2019 Melalui Aplikasi
UNBK pada tahun pembelajaran 2018/2019 semakin meningkat, tidak hanya sekolah Sekolah Menengah Pertama atau Sekolah Menengan Atas yang memakai UNBK atau Ujian Nasional berbasis komputer melainkan UNBK juga di gunakan oleh forum yang berasal dari MTs dan juga MA.
Untuk para Siswa yang telah menjadi penerima ujian 2018/2019 tentu harus mempersiapkan diri untuk UNBK, dari mulai mempersiapkan pengetahuan, pembekalan, cara mengerjakan UNBk, cara login UNBK, cara Masuk UNBK, cara mengerjakan soal UNBK, cara melewati soal UNBK, cara mencari tolong UNBK dan lain sebagainya.
Maka dalam artikel ini try out UNBK untuk mempersiapkan diri menghadapi UNBK 2019 sanggup anda mencari situs situs yang menyediakan laman Try Out UNBK 2019,APLIKASI GRATIS TRYOUT UN ONLINE UNBK ONLINE PEMBAHASAN SOAL Online UN KISI-KISI 2019 2018 HASIL UN
Seperti di situs https://cbt.hasama.co.id/daftar/siswa ini juga sanggup dipakai untuk try out UNBK siswa. APLIKASI GRATIS TRYOUT UN ONLINE UNBK ONLINE PEMBAHASAN SOAL Online UN KISI-KISI 2019 2018 HASIL UN
Mungkin ada situs situs lainnya untuk sanggup dipakai sebagai ajang pembelajaran sebelum UNBK 2019 Sumber http://jamuneblog.blogspot.com
Thursday, September 27, 2018
Sekolah Gunakan E-Book, Ihwal Di Sekolah Wilayah Sumsel
Teknologi zaman now memang sudah familiar, dan sudah sangat erat untuk kalangan siswa, dari sini ada penemuan pendidikan yang bersifat tentang yakni sekolah yang memakai e-book.
sekolah memakai E-book ini rencana akan diterapkan pada sekolah yang berada di wilayah Sumatera Selatan.
Dalam keterangan yang kami kutip dari situs sumsel.tribunnews.com Kadisdik (Kepala Dinas Pendidikan) bapak Widodo terkait E-book.
Saat ini ada pihak yang akan menyediakan tablet untuk sekolah, yakni Asmawati yang merupakan calon DPD RI dapil Sumsel sebagai langkah awal penerapan E-Book.
"Ibu Asmawati ketika ini mencari anggaran untuk menyediakan tablet. Dalam satu tablet ada beberapa buku yang wajib siswa punya, sehingga nantinya siswa dapat mengakses tablet tersebut," ujarnya.
Dia juga sangat meyakini kalau teknologi sudah sangat familiar atau erat bagi siswa.
Untuk itulah, dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), penerapan sistem digital dalam proses berguru tidak akan mendapat kendala yang cukup berarti.
“Nantinya penerapan E-Book ini yang akan memotong rantai kemajuan proses KBM dari konvensional ke digital."
"Dari sisi proses KBM ini akan terjadi lompatan proses, dari sisi harga E-Book 80% lebih murah dari harga buku reguler,” tutupnya.
Sumber http://jamuneblog.blogspot.com
Monday, September 24, 2018
Sk_Tim Helpdesk Nasional Ubk 2019
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM
NOMOR 31 TAHUN 2019
TENTANG
TIM HELPDESK NASIONAL UJIAN BERBASIS KOMPUTER
PADA MADRASAH TAHUN 2019
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM,
Menimbang | a. bahwa dalam rangka menjamin efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer Tahun Pelajaran 2018/2019 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dipandang perlu membentuk Tim Helpdesk Nasional Ujian Berbasis Komputer; b. bahwa nama-nama sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini dipandang layak dan bisa untuk melakukan kiprah dimaksud; c. bahwa menurut pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam abjad a dan abjad b, perlu menetapkan Keputusan Direktorat Jenderal Pendikan Islam perihal Tim Helpdesk Nasional Ujian Berbasis Komputer pada Madrasah Tahun 2019; |
Mengingat | 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 perihal Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 perihal Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 perihal Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun Nomor 4496) sebagaimana telah beberapa kali diubah |
Tim Helpdesk Nasional Ujian Berbasis Komputer
Kementerian Agama RI
No | Nama | Provinsi |
01. 02. | Fatma Afrillya Chairul Amri | Aceh Aceh |
03. | Dewi Zakiah | Sumatera Utara |
04. | Jhoni Saputra | Sumatera Utara |
05. 06. | Ing Syamsudin Irmadoni | Sumatera Barat Sumatera Barat |
07. | Evi Yanti | Riau |
08. | Syamsudin | Riau |
09. | Ahmad Muhairi | Jambi |
10. | Awaludin | Jambi |
11. | Marwansyah | Sumatera Selatan |
12. | Cindi Eggi Ledyanti | Sumatera Selatan |
13. | Jumati | Bengkulu |
14. | Syahroni | Bengkulu |
15. | Mayunah | Lampung |
16. | Bambang Supraptono | Lampung |
17. | Okdafid | DKI Jakarta |
18. | Ahmad Ustuhri | DKI Jakarta |
19. | Sofwan Hadi | Jawa Barat |
20. | Deden Marga Pemana | Jawa Barat |
21. | Arief Subkhan | Jawa Tengah |
22. 23. | Ahmad Munawir Catur Susilo | Jawa Tengah Jawa Tengah |
24. | Mohammad Zaidan | Daerah spesial Yogyakarta |
25. | Suliyat | Jawa Timur |
26. | Ahmad Hariadi | Jawa Timur |
27. | Vivin Biantoro | Jawa Timur |
| 28. | Alan Rahmana Putra | Jawa Timur |
| 29. | Muhammad Fajri | Kalimantan Barat |
| 30. | Muhammad Nurdin | Kalimantan Tengah |
| 31. | Arini Hasanah | Kalimantan Timur |
| 32. | Arbain | Kalimantan Selatan |
| 33. | Zainal Mutaqien | Kalimantan Selatan |
| 34. | Ilham Hadi | Bali |
| 35. | Agus Idris | Bali |
| 36. | Peronisa Humaira | Nusa Tenggara Barat |
| 37. | Mahmut Mohammad | Nusa Tenggara Timur |
| 38. | Al Chadir Aco | Nusa Tenggara Timur |
| 39. | Muhammad Kamil | Sulawesi Selatan |
| 40. | Zainuddin | Sulawesi Selatan |
| 41. | Jusman | Sulawesi Tengah |
| 42. | Moh Iqbal | Sulawesi Tengah |
| 43. | Binar | Sulawesi Utara |
| 44 | Taufik Budi Raharja | Sulawesi Utara |
| 45. | Hafid Rahim | Sulawesi Tenggara |
| 46. | Ratna | Sulawesi Tenggara |
| 47. | Wahyu Mulyadi | Maluku |
| 48. | Riska Aprilia | Maluku |
| 49. | Syaiful Hamdani | Papua |
| 50. | Umar Latifui | Papua |
| 51. | Sumarni Husen | Maluku Utara |
| 52 | Sidik H. Limatahu | Maluku Utara |
| 53. | Ade Musthofa | Banten |
| 54 | Sohibudin | Banten |
| 55. | Sandra | Kepulauan Bangka Belitung |
| 56. | Sujianto | Gorontalo |
| 57. | Baddrudin | Sulawesi Barat |
| 58. | Ahmad Mardiani | Sulawesi Barat |
| 59. | Yudi Handoko | Kepulauan Riau |
| 60. | Waluyo | Papua Barat |
| 61. | Budiyanto | Papua Barat |
| 62. | Syahabuddin | Kalimantan Utara |
DOWNLOAD SK_Tim Helpdesk Nasional UBK 2019
Sumber http://jamuneblog.blogspot.com
Subscribe to:
Posts (Atom)




