Showing posts with label EMIS E-Manja. Show all posts
Showing posts with label EMIS E-Manja. Show all posts

Wednesday, October 10, 2018

Ada Persoalan Cheksum, Dikala Upload File Ez Ke Bio Un


ADA MASALAH CHEKSUM,  SAAT UPLOAD FILE EZ KE BIO UN

operator makin serius menghadapi data Bio un,  sebab semenjak tanggal 1 s/d 10 Desember merupakan kesempatan para operator untuk menuntaskan pengerjaan data akseptor ujian,  dimulai dari pengecekan data siswa emanja atau emis administrasi ujian nasional,  mengunduh template emanja,  kemudian me upload dan mengunduh file ez gres kemudian file ez bisa di upload di aplikasi BIO UN.

Akan tetapi dari setiap pengerjaan data siswa yang diolah dan berhasil di unduh file ez nya mendapat problem dikala di upload di BIO UN,  problem ini salah satunya Kasus CHEKSUM.

CHEKSUM gres baru ini muncul dikala upload BIO UN,  entah ada permasalahan apa pada data,  bahkan sebelum tanggal 10 Desember 2018 file ez sudah pernah upload di BIO UN dan berhasil,  sebab belum bisa di sinkronisasi hasilnya sehabis tanggal 10 Desember 2018 sebagian wilayah ada yang upload ulang file Ez ke BIO UN,  tetapi justru muncul problem gres yakni adanya problem CHEKSUM.

Tetapi alhamdulillah untuk admin yang juga mengerjakan data tersebut dikala UPLoad file ez jenjang MA berhasil dan tidak memiliki masalah.

Dengan adanya artike ini dengan pengalaman admin mengerjakan emis administrasi ujian nasional akan sedikit menyebarkan dengan cita-cita bisa memperlihatkan solusi terkait problem CHEKSUM.

Yang pertama dikala bio UN ada problem CHEKSUM coba anda lihat tanggal lahir,  apakah sudah sesuai dengan petunjuk.  Yaitu misal 2018-12-12.
Yang kedua rubah data di CSV dengan open with Notepad,  pengeditan di notepad ini berfungsi meng edit Data CSV semoga tidak merubah formatnya.

Setelah CSV anda buka dengan Notepad perhatikan format tanda kutip nya.  Pengalaman admin sehabis lihat CSV melalui Notepad terlihat pemisah antra kolom 1 dengan yang lainnya ibarat ini ", "
Selanjutnya admin me replace instruksi tersebut dengan "'"
Kutip dua kutip satu kutip dua lagi.  Alhasil dikala upload file ez nya berhasil tanpa masalah.
Dengan cara Ctrl + H maka akan tampil ibarat gambar berikut


Setelah tampil ibarat pada gambar diatas selanjutnya pilih Replace all, maka instruksi "," akan menjadi "'" .
Catatan :

SEBELUM ANDA MENCOBA CARA INI ADMIN MOHON GANDAKAN DULU DATA ASLI SEBELUM MEREPLACE, KARENA INI PENGALAMAN ADMIN BERHASIL UPLOAD FILE EZ TANPA ADA MASALAH CHEKSUM SEPERTI KAWAN-KAWAN OPERATOR LAIN ALAMAMI.
Sumber http://jamuneblog.blogspot.com

Monday, October 8, 2018

Download Juknis E-Manja Mi.Pptx, Emis Administrasi Ujian Nasional Mi

Pendataan Emis Capesun jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui E-Manajemen Ujian Nasional (E-Manja) sudah dimulai dan dibuka aksesnya melalui link:
http://emispendis.kemenag.go.id/e-manajemen-un-mi/login.php
Pendataan dimulai tanggal 12 s/d 22 Desember 2018.
Berdasarkan surat edaran

PETUNJUK TEKNIS APLIKASI MANAJEMEN UJIAN NASIONAL
  • Username dan password merupakan user dan password yang sama dengan aplikasi emis_madrasah atau yang sudah teregister dalam e-monitor
 
  • Setelah proses autentifikasi berhasil, akan terlihat beranda ibarat gambar diatas.bagian kiri terdapat sajian Bagian kanan merupakan informasi terait dengan siswa dan pengunduhan file .ez dan  gosip Acara
Mengisi data manajemen persuratan
Dapat diakses melalui sajian bab kiri. Klik Informasi - Dokumen
Terdiri dari 3 kelompok Data :
  • Informasi Kepala Madrasah
Melengkapi Nama (ditulis dengan karakter awal kata BESAR selanjutnya karakter kecil), NIP (jika ada) dan Alamat (ditulis dengan karakter awal kata BESAR selanjutnya karakter kecil. Sebaiknya di ketik manual, kalaupun dicopy paste pastikan alamat dalam satu baris. Contoh Jl. Gunung Sahari No. 123 RT.001 RW.002 Kec. Pasar Baru. Kota Jakarta Pusat. DKI Jakarta)
  • Informasi Panitia UN
Diisi sesuai data penyelenggara UN (penerima file .ez).
Melengkapi Nama (ditulis dengan karakter awal kata BESAR selanjutnya karakter kecil), NIP (jika ada) dan Alamat (ditulis dengan karakter awal kata BESAR selanjutnya karakter kecil. Sebaiknya di ketik manual, kalaupun dicopy paste pastikan alamat dalam satu baris. Contoh Jl. Gunung Sahari No. 123 RT.001 RW.002 Kec. Pasar Baru. Kota Jakarta Pusat. DKI Jakarta)
  • Informasi Kasi Madrasah/Pendidikan Islam
diisi brdasarkan Kasi Madrasah/Pendidikan Islam Kab/kota. Melengkapi Nama (ditulis dengan karakter awal kata BESAR selanjutnya karakter kecil), NIP (jika ada)




Untuk mendapatkan  templat, pada bab kiri klik ‘template’.

Template terdiri dari 2 bab :
  • Template Siswa
Klik template - Siswa Kelas Akhir, secara otomatis aplikasi akan memfilter siswa kelas selesai yang akan mengikuti UN.
Dilarang mengcopy paste data Siswa. Dikarenakan setiap siswa akan ID Siswa yang berbeda

  • Template Ruang Kelas
Fungsinya template ini, mengambil isyarat dan nama rombel  sebagai rujukan pada pengisian data Template Siswa.

Klik template - Ruang Kelas, secara otomatis aplikasi akan menampilkan data ruang kelas / rombel beserta isyarat rombel. Jika ruang kelas belum lengkap, pengguna sanggup menambahkan. Dilarang/hindari menghapus Ruang Kelas/Rombel. Karena akan mempengaruhi data EMIS_MADRASAH 
Dilarang mengcopy paste data Ruang Kelas. Dikarenakan setiap siswa akan ID Rombel yang berbeda

Cari Siswa
Fungsi sajian ini ialah untuk mencari siswa yang belum masuk dalam daftar siswa kelas selesai (dikarenakan proses mutase) yang akan mengikuti UN.

Setelah dilakukan pencarian akan terlihat informasi Siswa beserta ID EMIS.

ID EMIS ini yang nanti akan dimasukan dalam baris baru/registrasi pada file template. Untuk ID Madrasah/Sekolah sanggup mengcopy paste dari baris sebelumnya.


Download Juknis E-manja MI.pptx
Sumber http://jamuneblog.blogspot.com

Monday, October 1, 2018

Kepala Sekolah Bapak Sapriansyah Bangkit Pondok Baca , Tukangi Sendiri

Salut dengan bapak sapriansyah yang berhasil menciptakan pondok baca untuk masa depan bangsa dan menumbuhkan rasa cinta membaca, bapak sapriansyah rela meluangkan waktunya untuk menciptakan Pondok baca.

Pada laman yang dilangsir beritalima.com menandakan bahwa Bapak Sapriansyah menukangi sendiri pembuatan pondok baca tersebut.

“Saya menukangi sendiri pendirian bangunan ini semoga madrasah semakin berkembang dalam segi pembelajaran dan budaya baca,” ungkapnya bersemangat.

Bangunan pondok baca yang berhasil di tegakkan oleh bapak Sapriansyah berada di  Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. MIN 1 Kutai Kartanegara.

Pondok baca yang dibentuk dari bambu sederhana, tripleks dan kayu-kayuan. Tertera di salah satu bangunan itu goresan pena “Pondok Baca”.

Tujuan Pondok Baca ini didirikan semoga bawah umur tertarik membaca. Menyediakan kawasan membaca yang gampang dijangkau dan menarik ialah salah satu seni administrasi madrasah tersebut untuk meningkatkan minat baca siswa.

Seusai pembinaan Manajemen Berbasis Sekolah jadwal PINTAR Tanoto Foundation yang ada diadakan sekitar bulan September, pak Sapriansyah ingin pribadi menerapkan salah satu rencana tindak lanjut di pembinaan tersebut, yaitu mendirikan taman baca. Walaupun sudah berkiprah di madrasah ini selama hampir sepuluh tahun, semangatnya untuk membangun madrasah tetap menyala-nyala. “Saya menukangi sendiri pendirian bangunan ini semoga madrasah semakin berkembang dalam segi pembelajaran dan budaya baca,” ungkapnya bersemangat.

Selama pelatihan, ia ingat bahwa banyak benda-benda bekas di sekolah yang sebetulnya sanggup dimanfaatkan untuk menciptakan taman baca tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Misalnya bambu yang sudah tidak dimanfaatkan lagi sesudah jadwal perkemahan sekolah, tripleks sisa pembangunan mushola dan bahan-bahan lainnya dari bekas pembangunan madrasah.

“Kalau mau membangun budaya baca, harus ada sarana yang mendukung, yang menarik dan menjadi ikon supaya bawah umur tergerak untuk membaca,”ujarnya.

Dengan semangat yang menyala-nyala, sepulang pelatihan, ia pribadi menciptakan desain bangunan taman baca tersebut. Setiap selesai jam sekolah, ia pulang kembali ke rumahnya, sholat, makan dan berganti baju menyerupai buruh kasar, pakai kaos atau baju lain yang tidak lagi menawarkan ia sebagai kepala madrasah. Dibantu oleh sekurit dan cleaning service, ia memotong-motong bambu, menggergaji tripleks dan lain-lain, mewujudkan desain bangunan yang telah ia buat dari jam 2 hingga jam 5.30 sore.

Selama membangun, ia tidak kekurangan bahan-bahan dan juga masakan dan minuman. Para guru ikut menyumbang secara sukarela embel-embel biaya yang dipakai untuk membeli cat, paku, masakan dan minuman selama bekerja. Kepala sekolah sendiri juga sukarela mengeluarkan sebagian uangnya untuk pembelian bahan-bahan.

“Agar bangunan ini menarik anak-anak, maka catnya harus berwarna-warni dan tempatnya musti dingin,” ungkapnya menandakan desainnya. Untuk menghasilkan cat yang berwarna-warni, kepala madrasah membeli tiga warna cat yaitu merah, kuning dan hijau dan kemudian sebagian dioplos untuk menghasilkan warna baru.

Setelah dikerjakan kurang lebih empat hari, dua bangunan pondok baca pun balasannya berdiri. Satunya berbentuk menyerupai balai-balai lesehan dan satunya berbentuk payung dengan beberapa kawasan duduk. Yang menyerupai balai-balai cukup untuk menampung 20 anak.

Ternyata respon siswa memanfaatkan kawasan tersebut baik untuk mencar ilmu maupun membaca sangat luar biasa. “Sangat menggembirakan bagi saya. Ternyata bawah umur tiap ketika berebutan memanfaatkan kawasan tersebut untuk membaca. Para guru juga sering duduk disitu menemani bawah umur membaca,” ujar laki-laki beranak tiga ini sangat besar hati menikmati hasil kerjanya.

Melihat respon itu, ke depan, kepala madrasah akan menukangi tiga lagi model bangunan sejenis, supaya bawah umur tidak berebutan. “Saya akan membangun tiga taman baca lagi,” tekadnya.

Selain diluar kelas, kepala madrasah juga telah memerintahkan para guru menciptakan pojok baca di masing-masing kelas yang diampu. Setiap kelas, oleh karenanya, kini ini sudah mempunyai pojok baca masing-masing. Orang renta siswa juga telah diminta untuk membantu dalam pengadaan buku-buku bacaan.

“Untuk pengadaan buku lebih lanjut, nanti saya juga minta siswa yang akan lulus menyumbangkan buku pada sekolah. Kalau ada 52 anak didik, setidaknya kita sanggup dapatkan buku embel-embel sejumlah itu,” ujarnya.

Pak Sapri merupakan teladan kepala sekolah yang sadar akan pentingnya membangun literasi bagi anak didiknya. Ia mencontohkan pada guru-guru di sekolahnya dengan pribadi berbuat, sehingga guru-guru tergerak untuk melakukan jadwal membaca di kelasnya sendiri-sendiri.

Indonesia ketika ini merupakan negara yang tangkat literasinya sangat rendah. Berdasarkan penelitian dari Central Connecticut University tahun 2016 yang lalu, Indonesia berada di urutan ke 60 dari 61 negara yang diteliti. “Semangat yang pak Sapri lakukan, mesti menular ke banyak orang. Rendahnya minat baca di Indonesia ialah duduk kasus yang serius alasannya menghilangkan potensi pendapatan ekonomi triliunan rupiah. Jika masyarakat Indonesia literate, pendapatan ekonomi pun akan cenderung meningkat dengan pesat,” ujar Mustajib, Communication Specialist Tanoto Foundation Kaltim. sumber : https://beritalima.com/kepala-madrasah-ini-tukangi-sendiri-pembangunan-pondok-baca/
Sumber http://jamuneblog.blogspot.com

Pemberitahuan Guru Non Pns Peserta Insentif Tahun 2019


Guru non PNS akseptor dana Insentif harus tetap bersabar, sehabis adanya dana Insentif sudah masuk rekening masing-masing  guru hal tersebut menciptakan senang guu non PNS akseptor dana insentif pasalnya sudah usang akseptor dana fungsional tak dicairkan alasannya ialah adanya pemberhentian penyaluran dana fungsional., sampai menimbulkan dana fungsional ditutup.

Setelah sekian usang dana fungsional ditutup, lalu hari muncul pergantian nama menjadi dana Insentif, diberbagai wilayah pada bulan Desember dana tersebut sudah cair dan telah masuk ke rekening masing masing guru nonton PNS  penerim dana insentif, tak jarang dari mereka akseptor dana insentif mencairkan dana tersebut meski harus mengganti buku rekening atau biasa di sebut Converse.

Dan kini beredar surat Himbauan untuk tidak mencairkan dana insentif dikarenakan akan diadakan revisi nomenklatur di tahun 2019 pada bulan Januari nanti. Berikut isi surat yang beredar.
"Menindaklanjuti hasil penelaahan DIPA online Tahun Anggaran 2019, bahwa terdapat catatan untuk output 2133.004 : Guru NON-PNS Penerima Tunjangan Fungsional biar direvisi menjadi Guru Non PNS Penerima Insentif,  maka Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama untyk melaksanakan proses revisi nomenklatur pada awal Januari 2019. Selanjutnya, kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Se Indonesia yang mempunyai output 2133.004 : Guru NON-PNS Penerima Tunjangan Fungsional pada DIPA Petikan masing-masing biar tidak melaksanakan pencairan anggaran sebelum revisi nomenklatur tamat dilaksana"
Sumber http://jamuneblog.blogspot.com

Thursday, September 27, 2018

Sekolah Gunakan E-Book, Ihwal Di Sekolah Wilayah Sumsel



Teknologi zaman now memang sudah familiar,  dan sudah sangat erat untuk kalangan siswa,  dari sini ada penemuan pendidikan yang bersifat tentang yakni sekolah yang memakai e-book. 

sekolah memakai E-book ini rencana akan diterapkan pada sekolah yang berada di wilayah Sumatera Selatan. 
Dalam keterangan yang kami kutip dari situs sumsel.tribunnews.com Kadisdik (Kepala Dinas Pendidikan)  bapak Widodo terkait E-book. 

Saat ini ada pihak yang akan menyediakan tablet untuk sekolah, yakni Asmawati yang merupakan calon DPD RI dapil Sumsel sebagai langkah awal penerapan E-Book.

"Ibu Asmawati ketika ini mencari anggaran untuk menyediakan tablet. Dalam satu tablet ada beberapa buku yang wajib siswa punya, sehingga nantinya siswa dapat mengakses tablet tersebut," ujarnya.

Dia juga sangat meyakini kalau teknologi sudah sangat familiar atau erat bagi siswa. 

Untuk itulah, dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), penerapan sistem digital dalam proses berguru tidak akan mendapat kendala yang cukup berarti.

“Nantinya penerapan E-Book ini yang akan memotong rantai kemajuan proses KBM dari konvensional ke digital."

"Dari sisi proses KBM ini akan terjadi lompatan proses, dari sisi harga E-Book 80% lebih murah dari harga buku reguler,” tutupnya.



Sumber http://jamuneblog.blogspot.com

Wednesday, September 26, 2018

Jadwal Penting Snmptn 2019


JADWAL PENGISIAN PDSS SNMPTN
SNMPTN telah ditetapkannya pengisian data pada Pngkalan Data Siswa Sekolah (PDSS) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mulai, Jumat (4/1/2019) hingga dengan tanggal 25 Januari 2019.

Keterangan yang kami kutip pada situs surya.co.id telah memaparkan bersamaan louchingnya LTMPT ( Lembaga tes masuk Perguruan tinggi  )  Ismaini Zain mengungkapkan. 

"Mulai tanggal 4 itu siswa sudah sanggup mengisi PDSS, tiap Perguruan Tinggi Negeri juga punya kewajiban sosialisasi ke sekolah. Kalau ada sekolah yang belum mendaftar nanti sanggup di follow up," ujar wanita yang juga Dosen Institut Teknologi 10 Nopember ini, Kamis (3/1/2019).
Secara mekanisme pengisian PDSS di SNMPTN tidak jauh beda dengan pengisian PDSS di tahun kemudian cuman ada sedikit perbedaan pada presentase penerimaan SNMPTN ditinjau dari Akreditasi Sekolah. 

"Ketentuan penerimaan SNMPTN terdapat perbedaan presentase tiap sekolah dalam kategori akreditasi. Pada sekolah dengan legalisasi A mengambil 40 persen terbaik di sekolahnya tahun kemudian 50 persen,"ujarnya.

Sementara untuk sekolah dengan Akreditasi B mengambil 25 persen terbaik di sekolahnya dan legalisasi C lima persen terbaik di sekolahnya.

"Setelah dirangking data dikembalikan ke sekolah dan siswa yang menerima rangking sanggup mendaftar. Data siswa yang mendaftar ini nanti yang masuk Perguruan Tinggi Negeri yang dipilih," paparnya.

Sementara itu, proporsi tahun ini yang sudah ditetapkan Kemenristekdikti untuk SNMPTN ialah minimal 20 persen dan yang melalui SBMPTN minimal 40 persen dan untuk Mandiri maksimum ialah 30 persen.

"Kalau dibandingkan tahun kemudian poinnya ialah untuk SNMPTN ada pergeseran yaitu dari 30 persen turun menjadi 20 persen," jelasnya.

Berikut agenda penting SNMPTN :

4 Januari 2019 : Launching
4 - 25 Januari 2019 : Pengisian dan Verifikasi PDSS
4 - 14 Februari 2019 Pendaftaran
23 Maret 2019 Pengumuman Hasil SNMPTN



Sumber http://jamuneblog.blogspot.com

Monday, September 24, 2018

Emis Madrasah 2018/2019, Aktivitas Dan Panduan Langkah-Langkah Pengerjaan Emis 2018/2019


Pendataan Emis 2018/ 2019 semester genap sudah mulai di buka untuk wilayah tertentu.
Operator sudah harus menyiapkan data siswa terutama pendataan siswa gres yang masuk pada  PPDB.
Emis 2018-2019 ada beberpa langkah dalam pengerjaan Emis 2018 2019, pada artikel ini terdapat link d0wnl0ad panduan pengerjaan Emis 2018-2019.

Emis 2018-2019 terdapat jadwal untuk wilayah wilayah tertentu,  untuk lebih kelasnya anda sanggup lihat jadwal di bawah ini

#InfoEmis2019
Jadwal Updating Emis Madrasah

11-16 Januari 2019 untuk wilayah :

 Jawa Tengah 2    Kab. Magelang
 Jawa Tengah 2    Kab. Pati
 Jawa Tengah 2    Kab. Pekalongan
 Jawa Tengah 2    Kab. Pemalang
 Jawa Tengah 2    Kab. Purbalingga
 Jawa Tengah 2    Kab. Purworejo
 Jawa Tengah 2    Kab. Rembang
 Jawa Tengah 2    Kab. Semarang
 Jawa Tengah 2    Kab. Sragen
 Jawa Tengah 2    Kab. Sukoharjo
 Jawa Tengah 2    Kab. Tegal
 Jawa Tengah 2    Kab. Temanggung
 Jawa Tengah 2    Kab. Wonogiri
 Jawa Tengah 2    Kab. Wonosobo

Sulawesi Tenggara            Seluruh Kabupaten/Kota

Gorontalo    Seluruh Kabupaten/Kota

Sulawesi Barat    Seluruh Kabupaten/Kota

Yg lain nyusul...

*Fokus Pendataan yaitu Kesiswaan, upload template Siswa PPDB 2018/2019 yang berasal dari Siswa UMUM (SD/SMP/SMA/SMK), apabila ada yang memasukan siswa dari Madrasah melalui fitur ini, akan dihapus secara otomatis oleh sistem secara random, sehingga akan menghapus riwayat siswa tersebut.

Pada Tanggal 01-Maret s/d 14-Maret 2019 akan dilakukan cleansing terhadap siswa ganda.

Download Panduan Langkah Pengerjaan Emishi 2018-2019
 
Sumber http://jamuneblog.blogspot.com