Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Saturday, January 28, 2017

3 Teori Masuknya Islam Ke Indonesia Dan Bukti Pendukungnya

Teori Masuknya Islam Ke Indonesia - Perkembangan Islam di Indonesia berlangsung dengan sangat cepat. Hal ini tentu tidak terlepas dari tugas para pedagang muslim yang berasal dari Gujarat (India), Persia, dan Arab. Hubungan dekat antar pedagang muslim dan pedagang Nusantara di masa silam menjadikan efek terhadap masuknya agama Islam di Indonesia.

Teori Masuknya Islam ke Indonesia

Secara geografis, Indonesia terletak di daerah yang sangat strategis dalam terusan perdagangan masa silam. Hal ini mengakibatkan Islam dengan gampang masuk ke wilayah Indonesia. Lantas, kapan Islam pertama kali tiba ke Indonesia. Ada beberapa teori wacana masuknya Islam ke Indonesia. Teori tersebut antara lain teori Gujarat, teori Persia, dan teori Arab. Berikut ini pemaparan dari masing-masing teori masuknya Islam ke Indonesia tersebut.

 Perkembangan Islam di Indonesia berlangsung dengan sangat cepat 3 Teori Masuknya Islam Ke Indonesia dan Bukti Pendukungnya

1. Teori Gujarat

Teori gujarat yakni teori masuknya Islam ke Indonesia yang pertama kali dikemukakan oleh Snouck Hurgronje dan J. Pijnapel. Dalam teori ini disebutkan bahwa Islam di Indonesia bekerjsama berasal dari Gujarat, India dan mulai masuk semenjak kala ke 8 Masehi. Islam masuk ke Indonesia melalui wilayah-wilayah di anak benua India, menyerupai Gujarat, Bengali, dan Malabar. Seperti diketahui bahwa Bangsa Indonesia pada masa itu memang telah menjalin relasi dagang dengan India melalui terusan Indonesia-Cambay.[BACA : Sejarah Masuknya Islam di Indonesia]

Berdasarkan teori ini, masuknya Islam ke Indonesia ini diyakini berasal dari Gujarat sebab didasarkan pada adanya bukti berupa watu nisan Sultan Samudera Pasai Malik as-Saleh berangka tahun 1297 yang bercorak Gujarat. Selain itu, teori gujarat juga didasarkan pada corak fatwa Islam yang cenderung mempunyai warna tasawuf. Ajaran ini dipraktikan oleh orang muslim di India Selatan, menyerupai dengan fatwa Islam di Indonesia pada awal berkembangnya Islam.

2. Teori Persia

Teori persia adalat teori masuknya Islam ke Indonesia yang dikemukakan oleh Hoessein Djajadiningrat. Dalam teori ini dikemukakan bahwa Islam yang masuk ke Indonesia yakni Islam yang berasal dari Persia (Iran). Islam diyakini dibawa oleh para perdagang Persia mulai pada kala ke 12.

Teori persia berlandaskan pada bukti maraknya paham Syiah pada awal masuknya Islam ke Indonesia. Selain itu, ada kesamaan tradisi budaya Persia dengan budaya masyarakat Islam Indonesia. Peringatan 10 Muharam atau hari Asyura di Iran dengan upacara Tabuik atau Tabut di Sumatera Barat dan Jambi sebagai lamang mengarak jasad Husein bin Ali bin Abi Thalib yang terbunuh dalam kejadian Karbala menjadi salah satu contohnya. Bahkan kuatnya tradisi Syiah masih terasa hingga dikala ini. [BACA : Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia]

Adanya suku Leran dan Jawi di Persia pertanda bukti bahwa orang-orang Persia yang membawa Islam ke Indonesia. Suku ini disinyalir merujuk pada orang-orang Leran dari Gresik dan suku Jawa. Selain itu, dalam suku Jawa dikenal dengan tradisi penulisan Arab Jawa atau Arab Pegon sebagaimana diadopsi oleh masyarakat Persia atas Tulisan Arab. Hal ini diperkuat dengan istilah Jer yang lazim dipakai masyarakat Persia.

 Perkembangan Islam di Indonesia berlangsung dengan sangat cepat 3 Teori Masuknya Islam Ke Indonesia dan Bukti Pendukungnya

3. Teori Arab atau Teori Mekah

Berdasarkan teori Arab, masuknya Islam ke Indonesia diyakini berasal dari Arab, yaitu Mekkah dan Madinah pada kala perama Hijriah atau kala ke 7 Masehi. Pendapat ini didasarkan pada adanya bukti perkampungan Islam di Pantai Barus, Sumatera Barat, yang dikenal sebagai Bandar Khalifah. Wilayah ini disebut dengan wilayah Ta-Shih. Ta-Shih yakni sebutan orang-orang China untuk orang Arab. Bukti ini terdapat dalam dokumen dari Cina yang ditulis oleh Chu Fan Chi yang mengutip catatan spesialis geografi, Chou Ku-Fei. Dia menyampaikan adanya pelayaran dari wilayah Ta-Shih yang berjarak 5 hari perjalanan ke Jawa.

Dalam dokumen China keberadaan komunitas muslim Arab di Pantai Barus tercatat sekitar tahun 625 Masehi. Menilik tahun tersebut, berarti hanya sembilan tahun dari rentang waktu ketika Rasululloh menetapkan dakwah Islam secara terbuka kepada penduduk Mekkah. Beberapa sobat telah berlayar dan membentuk perkampungan Islam di Sumatera. Pelayaran ini sangat mungkin terjadi mengingay adanya perintah Rasululloh semoga kaum muslimin menuntut ilmu ke negeri Cina. Hal ini berarti Islam masuk ke Indonesia dikala Rosululloh masih hidup.

Bukti arkeologis juga ditemukan di Barus, berupa sebuah makam kuno di kompleks pemakaman Mahligai, Barus. Pada salah satu watu nisannya tertulis nama Syekh Rukunuddin yang wafat pada tahun 672 M. Para arkeolog dari Ecole Francaise D’extreme-Orient Prancis dan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional menyatakan bahwa sekitar kala 9 hingga 12 Masehi, Barus menjadi sebuah perkampungan dari aneka macam suku bangsa menyerupai Arab, Aceh, India, Cina, Tamil, Jawa, Bugis, dan Bengkulu. [BACA : Peninggalan Sejarah Islam di Indonesia]

Bukti lain yang mendukung teori masuknya Islam ke Indonesia yakni munculnya kerajaan Islam pertama di Indonesia, yaitu Kerajaan Perlak yang diteruskan oleh Kerajaan Samudra Pasai. Kerajaan Samudra Pasai yakni kerajaan bercorak paham Syafi’i yang kala itu dianut banyak penduduk Mesir dan Mekah.

Demikianlah beberapa teori masuknya Islam ke Indonesia menyerupai yang diutarakan oleh beberapa ahli. Ketahui pula bagaimana proses masuknya Islam ke Indonesia melalui beberapa terusan pada artikel selanjutnya. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

3 Jalan Masuk Penyebaran Islam Di Indonesia

Penyebaran agama Islam di Indonesia berlangsung sangat cepat. Selain lantaran didukung oleh ajarannya yang dinilai sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia, pesatnya penyebaran Islam di Indonesia juga disebabkan oleh penggunaan beberapa kanal penyebaran yang bekerja dengan sangat efektif. Saluran penyebaran Islam di Indonesia tersebut mencakup kanal perdagangan, pendidikan, dan hubungan sosial budaya. Ketiga kanal inilah yang banyak dipakai kaum muslimin berbagi Islam di wilayah Indonesia.

Saluran Penyebaran Islam Di Indonesia

 Selain lantaran didukung oleh ajarannya yang dinilai sesuai dengan kepribadian bangsa Indon 3 Saluran Penyebaran Islam Di Indonesia

1. Saluran Perdagangan

Saluran perdagangan merupakan salah satu kanal penyebaran Islam di Indonesia yang paling awal digunakan. Para pedagang dari banyak sekali daerah berkumpul dan menetap, baik sementara maupun selamanya di sebuah daerah sehingga terbentuklah suatu perkampungan pedagang Muslim. Para pedagang muslim ketika berinteraksi dagang sering menyisipkan fatwa Islam untuk menarik simpati dari para pedagang Indonesia. Dengan cara itulah banyak pedagang Indonesia yang tertarik beralih memeluk agama Islam.

 Selain lantaran didukung oleh ajarannya yang dinilai sesuai dengan kepribadian bangsa Indon 3 Saluran Penyebaran Islam Di Indonesia
Melalui kanal ini, pelabuhan menjadi tempat utama bagi masuknya Islam di Indonesia. Salah satu pelabuhan itu contohnya pelabuhan Bandar Khalifah di Pantai Barus, Sumatera Barat. Wilayah Sumatera Barat dan Aceh menjadi pintu masuknya Islam ke Indonesia. Para pedagang dari banyak sekali negeri berdatangan membawa komoditas masing-masing. Tidak jarang mereka menetap dalam waktu lama. Pada proses berdagang inilah dakwah Islam disampaikan. Ajakan dakwah Islam pun diterima dengan baik oleh para pedagang Indonesia. [BACA : Teori Masuknya Islam ke Indonesia]

2. Saluran Pendidikan

Saluran penyebaran Islam di Indonesia lain yang mendukung perkembangan Islam di Indonesia adalah kanal pendidikan. Saluran ini dipakai para mubaligh dari beberapa negeri untuk berbagi Islam. Kedatangan para mubaligh menyebabkan dakwah Islam semakin marak dan gerakan dakwah semakin luas. Gerakan dakwah tidak hanya terbatas di pantai-pantai barat Sumatear, melainkan hingga ke pulau-pulau potongan timur Indonesia. Selain itu, para pelaut Bugis ikut berbagi Islam hingga kepulauan Maluku dan Papua yang bekerja sama dengan para Mubaligh dari Gresik, Jawa Timur. Pulau Jawa dikala itu menjadi barometer penyebaran Islam di Indonesia.

Penyebaran Islam melalui kanal pendidikan sangat kuat pada penyebaran Islam di Indonesia. Selain melalui para mubaligh dan wali songo, penyebaran Islam dilakukan dengan mendirikan forum pendidikan, yaitu pondok pesantren. Pondok pesantren menampung cowok dari banyak sekali daerah untuk menimba ilmu agama Islam. Para santri yang sudah tanggapan dari pesantren mulai berdakwah berbagi Islam di wilayahnya masing-masing. Dengan kanal penyebaran Islam di Indonesia yang satu ini, agama Islam berkembang dan menyebar cepat ke seluruh Indonesia.

3. Saluran Sosial Budaya

Saluran sosial budaya tidak kalah pentingnya dalam menunjang upaya penyebaran Islam di Indonesia. Proses interaksi sosial budaya dilakukan dengan cara ijab kabul atau dengan media seni, menyerupai seni bangunan, seni pahat, seni tari, dan musik. Masuknya Islam dengan jalan ijab kabul memberi warna tersendiri dalam sejarah Islam di Indonesia. Melalui perkawinan ini lahirlah generasi gres muslim dan merupakan awal dari terbentuknya sebuah komunitas muslim di kalangan warga pribumi. Beberapa pola perkawinan ulama Islam dengan perempuan pribumi ialah perkawinan Raden Rahmat atau Sunan Ampel dengan Nyai Ageng Manila dan Raja Brawijaya yang beragama Hindu dengan Putri Campa yang beragama Islam. Hasil dari perkawinan mereka ialah lahirnya Raden Patah, pendiri kerajaan Demak.

 Selain lantaran didukung oleh ajarannya yang dinilai sesuai dengan kepribadian bangsa Indon 3 Saluran Penyebaran Islam Di Indonesia
Selain melalui perkawinan, penyebaran fatwa Islam melalu kanal budaya juga dilakukan dengan akulturasi budaya pribumi dan budaya Islam. Cara ini ditempuh untuk mempermudah dan mempercepat perkembangan Islam. Budaya pribumi dikala itu diwarnai oleh budaya agama Hindu dan budha sanggup berakulturasi dengan budaya Islam tanpa menggeser nilai-nilai tauhid. Contoh akulturasi budaya ini contohnya munculnya doa-doa Islam dalam upacara etika menyerupai perkawinan, kelahiran, selapan, wayang kulit, seni bangunan, dan kesusastraan. Budaya Islam yang sederhana menyebabkan rakyat gampang mencerna dan mendapatkan muatan isi yang disampaikan. Model pendekatan tersebut menyebabkan Islam gampang diterima.

Saluran Lain

Selain ketiga kanal penyebaran Islam di Indonesia yang telah disebutkan di atas, ada beberapa faktor pendukung yang menyebabkan pesatnya perkembangan Islam di Indonesia. Beberapa faktor pendukung tersebut antara lain:
  1. Syarat untuk memeluk Islam sangat mudah.
  2. Kewajiban berdakwah merupakan kiprah setiap muslim.
  3. Para ulama mempunyai kelebihan rohaniah melalui fatwa tasawuf.
  4. Ajaran Islam dipandang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
  5. Ajaran Islam tidak mengenal perbedaan derajat insan menurut kasta maupun gelar.
  6. Para saudagar, dai, dan ulama memberikan Islam dengan pendekatan dakwah yang simpatik.

Demikianlah beberapa kanal penyebaran Islam di Indonesia yang sanggup kami jelaskan. Semoga sanggup menjadi materi rujukan untuk kiprah sekolah maupun untuk sekedar menambah wawasan Anda terkait sejarah Islam di Nusantara. Salam.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

Sunday, January 22, 2017

Gunung Tertinggi Di Jawa ? Inilah Keterangan Dan Gambarnya Lengkap!

pulau Jawa dengan Gunung Semeru menjadi yang tertinggi. Cukup menakjubkan bukan? Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ini kami akan paparkan daftar gunung tertinggi di Jawa dilengkapi ketinggian dan gambarnya lengkap.

Gunung Tertinggi di Jawa

Berikut ini daftar 10 gunung tertinggi di Jawa beserta gambar dan ketinggiannya lengkap mulai dari yang tertinggi hingga yang terendah.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

1. Gunung Semeru

Dengan puncak Mahamerunya yang mencapai tinggi 3.676 meter di atas permukaan laut, Gunung Semeru menjadi gunung tertinggi di Pulau Jawa. Secara administartif, gunung ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang di Jawa Timur. Gunung semeru juga menjadi gunung berapi ke-3 tertinggi di Nusantara, sehabis Kerinci di Sumatera Barat dan Gunung Rinjani di NTB.

2. Gunung Slamet

Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa yang menempati posisi ke-2. Dengan tingginya yang mencapai 3.428 meter di atas permukaan laut, gunung ini juga menjadi gunung tertinggi di Jawa Tengah. Secara administratif, wilayah gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Banyumas, Brebes, Tegal, Purbalingga, dan Pemalang.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

3. Gunung Sumbing

Gunung Sumbing yaitu gunung api yang tingginya mencapai 3.371 meter di atas permukaan laut. Terletak di tiga kabupaten, yaitu Temanggung, Magelang, dan Wonosobo, gunung yang dijuluki sebagai Kledung Pass ini juga menjadi salah satu gunung tertinggi di Jawa. Tak diketahui secara pasti, kapan terakhir Gunung Sumbing ini meletus, namun sekarang di puncaknya masih terdapat sebuah kawah yang aktif.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

4. Gunung Arjuno

Gunung Arjuno yaitu gunung api bertipe Strato yang tingginya mencapai 3.339 meter di atas permukaan laut. Gunung ini berada di cakupan pengelolaan Taman Nasional Hutan Raya Raden Soerjo. Ia menempati urutan keempat dalam daftar gunung tertinggi di Jawa dan urutan kedua dalam daftar gunung tertinggi di Jawa Timur.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

5. Gunung Raung

Gunung Raung yaitu gunung berapi yang terletak di wilayah administratif Kabupaten Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember. Dengan tingginya yang mencapai 3.332 meter di atas permukaan laut, gunung ini menjadi salah satu gunung tertinggi di Jawa dan menjadi puncak tertinggi di hamparan tempat pegunungan Ijen.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

6. Gunung Lawu

Gunung Lawu terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tingginya yang mencapai 3.265 meter di atas permukaan laut, menciptakan gunung ini juga menjadi salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa. Terakhir meletus pada November 1885, gunung ini telah usang menjadi gunung api yang tidak aktif.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

7. Gunung Welirang

Gunung Welirang yaitu gunung api aktif yang punya ketinggian 3.156 meter di atas permukaan laut. Terletak di antara perbatasan Malang dan Mojokerto, gunung ini juga terletak dalam satu barisan yang sama dengan Gunung Kembar 1, Gunung Arjuno, dan Gunung Kembar 2.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

8. Gunung Sindoro

Gunung tertinggi di Jawa yang selanjutnya yaitu Gunung Sindoro. Gunung yang terletak di bersahabat Kota Temanggung, Jawa Tengah ini menjadi gunung api aktif yang cukup dikenal oleh para pendaki dari seluruh dunia. Tingginya yang mencapai 3.150 meter di atas permukaan maritim dengan jalur pendakian yang tidak terlalu sulit menciptakan gunung ini menjadi favorit untuk para pendaki pemula.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

9. Gunung Merbabu

Gunung Merbabu yaitu gunung api bertipe Strato yang secara administratif berada di wilayah Magelang dan Boyolali. Gunung yang dalam naskah-naskah kuno masa sebelum masuknya Islam ke Indonesia dikenal dengan nama Gunung Damalung ini memiliki tinggi 3.145 meter di atas permukaan laut.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

10. Gunung Argopuro

Gunung Argapura yaitu gunung berapi aktif yang memiliki tinggi 3.088 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di wilayah administratif kabupaten Lumajang, Probolinggo, Bodowoso, Jember, dan Situbondo. Sama ibarat gunung Merapi, gunung ini juga dikenal dengan punya banyak mitos dan misteri. Konon, puncuk gunung ini menjadi yaitu kediaman dari Dewi Rengganis, adik dari Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!
Demikianlah daftar gunung tertinggi di Jawa beserta ketinggian dan gambar lengkapnya. Semoga artikel ini sanggup membantu kiprah sekolah Anda dan sanggup memperkaya wawasan Anda ihwal hamparan bentang alam di Indonesia.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

7 Kerajaan Islam Di Jawa Dan Sejarah Perkembangannya

Masuknya Islam ke Indonesia ternyata bukan hanya merubah doktrin dan pandangan masyarakat Jawa terhadap konsep ketuhanan yang mereka anut sebelumnya, melainkan juga merubah bermacam-macam hal lain termasuk dalam bidang politik. Perubahan di bidang politik yang dianut masyarakat Jawa sesudah masuknya Islam dibuktikan dengan terbentuknya beberapa kerajaan Islam semenjak kala ke 15, dengan Kesultanan Demak yang menjadi pelopornya. Berikut ini kami akan bahas beberapa kerajaan Islam di Jawa lainnya sebagai embel-embel wawasan untuk kita semua.

Kerajaan Islam di Jawa

 ternyata bukan hanya merubah doktrin dan pandangan masyarakat Jawa terhadap konsep ke 7 Kerajaan Islam di Jawa dan Sejarah Perkembangannya

1. Kesultanan Demak (1500 - 1550)

Kesultanan Demak yakni kerajaan Islam pertama dan terbesar di pesisir pantai utara Jawa. Kerajaan ini sebelumnya merupakan sebuah kadipaten dari kerajaan Majapahit. Setelah tiba dan masuknya imbas Islam serta dimulainya masa keruntuhan Majapahit, kadipaten ini kemudian berubah menjadi sebagai basis penyebaran Islam di Nusantara. Salah satu bukti peninggalan sejarah Islam di Indonesia dari kerajaan ini yakni Masjid Agung Demak. Masjid ini merupakan warisan peninggalan wali songo, para ulama penyebaran Islam di Jawa.

2. Kesultanan Banten (1524 - 1813)

Kerajaan Islam di Jawa yang selanjutnya berdiri di atas Tatar Pasundan. Kerajaan ini berjulukan Kesultanan Banten. Kerajaan ini berdiri sesudah kerajaan Demak mempeluas kekuasaannya ke pesisir barat Jawa. Maulana Hasanuddin (putra Sunan Gunung Jati) merupakan orang yang sangat berperan dalam penaklukan tersebut. Karena imbas kedatangan Belanda, kerajaan ini kemudian hanya bertahan sampai tahun 1813.

3. Kesultanan Cirebon (1552 - 1677)

Pada kala ke-15 dan 16 Masehi, kesultanan Cirebon yakni kerajaan Islam yang sangat ternama di seluruh Asia. Dalam jalur perdagangan dan pelayaran antar pulau pada masa silam, kesultanan ini menempati posisi yang sangat strategis. Selain menjadi jembatan dan tempat persinggahan para pedagang dan pelayar yang hendak berlayar ke Timur dan ke Barat, kerajaan Islam di Jawa yang satu ini juga menjadi sentra pertemuan kebudayaan dari bermacam-macam daerah.

4. Kesultanan Pajang (1568 - 1618)

Kerajaan Pajang yakni kerajaan Islam di Jawa Tengah yang menjadi kelanjutan dari Kerajaan Demak. Selepas simpulan hidup Sultan Trenggana, kerajaan Demak kemudian runtuh. Daerah-daerah kekuasannya melepaskan diri dan membangun kerajaannya sendiri, termasuk kesultanan Pajang ini. Sekarang, kita masih sanggup menemukan bukti keberadaan kesultanan Pajang di masa silam. Reruntuhan dan pondasi keratonnya masih tersisa dan sanggup kita lihat di kelurahan Pajang, Kota Surakarta.

 ternyata bukan hanya merubah doktrin dan pandangan masyarakat Jawa terhadap konsep ke 7 Kerajaan Islam di Jawa dan Sejarah Perkembangannya

5. Kesultanan Mataram (1586 - 1755)

Kesultanan Mataram yakni kerajaan Islam di Jawa yang berdiri pada simpulan kala ke-15. Raja pertamanya yakni Sutawijaya, putra Ki Ageng Pemanahan. Pada masa keemasannya, Kerajaan Mataram pernah menyatukan tanah Jawa. Kerajaan yang berbasis pada pertanian ini juga pernah memerangi VOC di Batavia. Beberapa peninggalan yang masih sanggup kita jumpai sampai kini antara lain adanya kampung Matraman di Jakarta, penggunaan hanacaraka dalam bahasa Sunda, sistem persawahan di Pantai Utara Jawa, politik feodal, dan beberapa batas wilayah manajemen yang sampai kini masih berlaku.

6. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kasunanan Surakarta Hadiningrat (1755-sekarang)

Selain 5 kerajaan di atas, ternyata masih ada 2 kerajaan Islam di Jawa yang sampai kini masih eksis. Kedua kerajaan tersebut yakni Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan  Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Kedua kerajaan ini merupakan kepingan dari kerajaan Mataram Islam yang bubar akhir perebutan kekuasaan. Melalui perjanjian Giyanti pada tanggal 13 Februari 1755, Mataram resmi dipecah menjadi 2 sampai kini.

Nah, demikianlah pemaparan kami mengenai kerajaan Islam di Jawa beserta sejarah singkatnya. Semoga sanggup bermanfaat dan kalau ada pertanyaan silakan olok-olokan melalui kolom komentar. Terima kasih.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

Saturday, January 21, 2017

10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, Dan Keterangannya

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku-suku lain yang hidup di Nusantara. Selain dikenal dengan filosofi kehidupan, mitos, aturan sopan santun istiadat, upacara sopan santun Jawa, lagu khas, dan makanan-makanan uniknya, terkait dengan problem seni musik, masyarakat Jawa juga dikenal mempunyai sesuatu yang istimewa. Salah satu bukti yang sanggup menerangkan keistimewaan tersebut contohnya ialah adanya beberapa alat musik tradisional Jawa Tengah yang sampai sekarang kita masih sanggup kita temukan.

Alat Musik Tradisional Jawa Tengah

Hal utama yang menciptakan masih eksisnya keberadaan pertunjukan seni tradisional Jawa di tengah arus globalisasi yang tanpa saringan ini ialah kecintaan masyarakat suku Jawa itu sendiri dalam melestarikan kebudayaan lokalnya. Kita patut mengapresiasi hal tersebut dan bisa mencontohnya, kemudian melestarikannya semoga anak cucu kita kelak bisa mengenal kebudayaan nenek moyangnya di masa silam. Nah, berikut ini ialah daftar alat musik tradisional Jawa Tengah beserta gambar dan keterangan singkatnya untuk pembelajaran bagi kita semua.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

1. Kendang

Kendang ialah alat musik tradisional Jawa Tengah yang terbuat dari kulit binatang (lembu, kambing, dan sapi) dan kayu (nangka, cempedak, dan kelapa). Dimainkan dengan cara ditepak dengan telapak tangan, alat musik ini menghasilkan suara yang sanggup menjadi penanda bagi pemain alat musik gamelan lainnya untuk mengatur tempo atau irama lagu.

2. Bonang

Bonang ialah alat musik tradisional yang juga dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini umumnya terbuat dari logam-logam ibarat kuningan, perunggu, atau besi. Untuk memainkan alat musik ini, bonang dipukul memakai pemukul khusus yang terbuat dari kayu yang dilapisi dengan kain atau karet. Ada 2 jenis bonang, pertama ialah bonang barung yang berukuran lebih besar dan berfungsi sebagai pembuka atau penuntun dari sebuah iringan musik gamelan, dan bonang penerus yang berukuran lebih kecil dan dipakai pada saat-saat tertentu saja.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

3. Saron

Saron atau ricik merupakan bab dari alat musik gamelan yang termasuk keluarga balungan. Instrumen yang terbuat dari lembaran-lembaran logam ini dimainkan dengan cara dipukul memakai alat pemukul khusus yang terbuat dari kayu. Saat sesudah dipukul, wilahan harus dipencet atau dipathet untuk menghentikan dengungan yang dihasilkan sebelum wilahan lainnya dipukul.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

4. Demung

Demung ialah saron yang berukuran besar. Dalam sebuah pertunjukan, alat musik tradisional Jawa Tengah yang satu ini juga dimainkan dengan cara dipukul memakai pemukul khusus. Ada 2 jenis demung yang biasanya dimainkan, yaitu demung Slendro dan demung Pelog. Perbedaan keduanya terletak pada ukuran dan suara yang dihasilkan.

5. Kenong

Kenong ialah instrumen yang berfungsi sebagai penegas sebuah iringan musik dalam permainan gamelan. Alat musik tradisional Jawa Tengah yang satu ini juga dibunyikan dengan cara dipukul. Kenong mempunyai bentuk yang sama persis dengan bonang.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

6. Slenthem

Slenthem ialah alat musik tradisional Jawa Tengah yang dimainkan untuk menghasilkan dengungan rendah atau gema. Dengungan dari slenthem ini akan mengikuti nada saron dan balungan. Ia juga dimainkan dengan cara dipukul.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

7. Gong dan Kempul

Gong dan kempul terbuat dari timah atau tembaga. Alat musik tradisional Jawa Tengah ini juga dimainkan dengan cara dipukul.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

8. Gambang

Gambang ialah alat musik tradisional Jawa Tengah yang terbuat dari materi kayu dan difungsikan sebagai pangrengga lagu. Instrumen yang berbentuk rangkaian 20 bilah nada ini dimainkan dengan cara dipukul memakai tabung khusus.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

9. Siter

Siter ialah salah satu alat musik tradisional Jawa Tengah yang dimainkan dengan cara dipetik. Sumber suara yang berasal dari string (kawat) pada instrumen ini menghasilkan nada-nada serasi yang kian memperindah untaian musik gamelan. Ada 2 jenis siter, yaitu siter penerus (kecil) dan clempung (besar).

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

10. Suling

Suling juga merupakan instrumen penting dalam permainan gamelan. Terbuat dari pring wuluh atau paralon, alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup ini menghasilkan nada-nada yang laras dan bisa melengkapi harmonisasi dari suara alat musik lainnya.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya
Nah, demikian pemaparan kami mengenai 10 alat musik tradisional Jawa Tengah beserta gambar dan sekilas keterangannya. Semoga sanggup bermanfaat dan menambah wawasan kita. Jika ada yang kurang dimengerti, silakan olok-olokan pertanyaan melalui kolom komentar di bawah ini.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, Dan Keterangannya

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak, telah banyak merubah kehidupan masa belum dewasa kita. Jika pada masa kita kecil mereka kini disibukan dengan bermacam-macam jenis game digital dan gadget, masa kecil kita dulu justru lebih menyenangkan. Kita tentu masih ingat wacana bermacam-macam jenis permainan tradisional yang dulu sering kita mainkan. Nah berikut ini, untuk mengulas kembali kenangan tersebut, saya akan membahas mengenai 9 permainan tradisional Jawa yang mungkin sempat Anda lupakan. Silakan disimak.

Permainan Tradisional Jawa

Sebetulnya ada aneka macam ragam permainan tradisional yang sering dimainkan pada masa kecil kita dulu. Namun, di kesempatan kali ini, saya akan membahas 9 diantaranya yang Alhamdulillah masih saya ingat lengkap beserta gambar dan peraturan permainannya.

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak 9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, dan Keterangannya

1. Petak Umpet atau Ucing Sumput

Petak umpet yakni permainan tradisional Jawa yang dimainkan oleh sekelompok belum dewasa yang jumlahnya lebih dari tiga. Dalam permainan ini, salah satu anak akan berperan menjadi kucing. Ia akan mencari teman-temannya yang bersembunyi, sehabis ia memejamkan dan menawarkan kesempatan temannya untuk bersembunyi. Kesempatan diberikan melalui hitungan yang biasanya berjumlah 10. Anak yang pertama kali ditemukan akan menggantikan kiprahnya sebagai kucing kalau temannya yang masih bersembunyi sanggup memegang benteng pusat permainan daerah di mana orang yang berperan sebagai kucing memejamkan matanya.

2. Benthik atau Gatrik

Gatrik atau benthik adalah permainan tradisional Jawa yang dimainkan oleh 2 kelompok anak. Media yang dipakai dalam permainan yakni 2 potong bambu. Satu bambu berfungsi sebagai tongkat dengan panjang 30 cm, sedang satu bambu lainnya berukuran lebih kecil. Cara memainkan permainan ini dimulai dengan meletakan tongkat pendek di antara 2 buah kerikil bata, pemain akan memukul tongkat kecil tersebut dengan tongkat yang lebih panjang sejauh-jauhnya. Kelompok pemain lawan harus menangkap tongkat pendek tersebut dan sebisa mungkin melemparkannya ke arah tumpukan kerikil bata. Untuk lebih jelasnya seputar peraturan dalam permainan gatrik ini, Anda sanggup berkunjung ke artikel ini.

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak 9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, dan Keterangannya

3. Gobag Sodor

Gobag sodor yakni permainan tradisional Jawa yang dimainkan oleh 2 kelompok anak yang masing-masing berisi 5 orang. Inti permainan ini yakni kelompok penjaga menghalangi kelompok lawan supaya mereka tidak sanggup melewati garis benteng bolak-balik. Setiap garis dijaga oleh seorang pemain yang akan menerkam pemain lawan yang mencoba melewati bentengnya. Permainan ini sangat bermanfaat dalam melatih ketangkasan anak.

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak 9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, dan Keterangannya

4. Gundu

Permainan gundu atau kelereng merupakan permainan tradisional Jawa yang hingga kini masih cukup sering dimainkan. Permainan ini mempunyai aneka macam variasi, namun yang paling sering dimainkan yakni permainan gundu lingkar. Sejumlah gundu hasil sum-suman para pemain diletakan dalam sebuah garis lingkaran, kemudian para pemain tadi akan berupaya untuk mengeluarkan gundu-gundu tersebut. Gundu yang keluar dari bundar akan menjadi miliknya sedangkan kalau kelereng yang dipakai untuk mencentang berdiam di dalam bundar tersebut, maka pemain tersebut akan dikeluarkan. Permainan tradisional Jawa yang satu ini sangat bermanfaat untuk melatih konsentrasi anak. [Baca Juga : Asal Usul Suku Jawa]

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak 9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, dan Keterangannya

5. Oray-orayan

Oray-orayan yakni permainan tradisional yang dimainkan oleh sekelompok anak yang saling memegang bahu dan berjalan diantara dua pemain lain yang menyatukan tangannya hingga membentuk gerbang. Sekelompok anak yang berjalan membentuk ular akan menyanyikan satu lagu khusus yang liriknya sanggup Anda lihat di sini. Saat lagu terhenti, pemain yang membentuk gerbang akan menurunkan tangannya dan menangkap anak yang ada di hadapannya.

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak 9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, dan Keterangannya

6. Gangsingan

Gasingan yakni permainan yang cukup sering dimainkan oleh belum dewasa Jawa pada zaman dulu. Para pemain dalam permainan ini akan memutarkan gasingnya yang terbuat dari batang kayu memakai seutas tali yang dililitkan. Gasing yang memutar paling usang akan menjadi pemenangnya, sedangkan gasing yang lebih dulu berhenti berputar akan mendapatkan hukuman.

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak 9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, dan Keterangannya

7. Congklak atau Dhakon

Permainan ini biasanya dimainkan oleh 2 gadis kecil yang duduk saling berhadapan. Mereka memakai sebuah papan congklak yang mempunyai 7 buah lubang. Lubang-lubang dalam papan congklak itu akan diisi memakai cangkang kerang atau biji-bijian sesuai urutannya. Di tamat permainan, isi dari lubang bandar akan dihitung dan pemain yang mendapatkan kerang paling banyak akan menjadi pemenangnya. [Baca Juga : Upacara Adat di Indonesia]

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak 9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, dan Keterangannya

8. Egrang

Egrang yakni sebuah mainan yang terbuat dari tongkat bambu. Bentuk mainan ini sanggup dilihat menyerupai pada gambar. Para anak lelaki akan berjalan dengan bertumpu pada bambu yang menyiku. Mereka berjalan balapan dengan sahabat lainnya yang memakai egrang dan siapa yang hingga di garis finish lebih dulu, dialah yang jadi pemenangnya.

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak 9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, dan Keterangannya

9. Pecle

Pecle yakni permainan yang biasanya dimainkan anak perempuan. Permainan ini dilakukan di atas media tanah yang digarisi kotak-kotak. Para pemain memakai genteng yang dibuat segi empat sebagai gundu. Mereka akan berjalan memakai 1 kakinya dengan cara melompat-lompat dan berkesempatan untuk menguasai satu kotak ketika sudah selesai menjalani satu sesi permainan lengkap. Permainan akan terus diulang hingga semua kotak sudah dimiliki oleh para pemain. Perlu diketahui, permainan ini sering kali menyebabkan belum dewasa menjadi susah kencing ketika malam hari sehabis di siang harinya mereka memainkannya.

Kemajuan zaman secara sadar maupun tidak 9 Permainan Tradisional Jawa, Gambar, dan Keterangannya
Nah, demikianlah 9 permainan tradisional Jawa beserta gambar dan keterangan singkat cara memainkannya. Sebetulnya masih banyak lagi jenis permainan tradisional belum dewasa Jawa yang belum disebutkan dalam artikel ini. Kedepan, kalau ada waktu luang, Insya Alloh saya akan menambah klarifikasi permainan-permainan lainnya biar lebih lengkap. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

Friday, January 20, 2017

6 Peninggalan Kerajaan Aceh, Keterangan, Dan Gambarnya Lengkap

Kerajaan Aceh ialah sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada sekitar simpulan kala ke 14 Masehi di wilayah yang secara administratif sekarang masuk dalam  Provinsi Aceh. Kerajaan yang sultan pertamanya berjulukan Sultan Ali Muhayat Syah ini memegang peranan penting dalam penyebaran Islam di Indonesia dan Malaysia pada masa silam. Bukti pentingnya peranan kerajaan Aceh tersebut membekas pada beberapa peninggalan Kerajaan Aceh ibarat yang akan kita bahas pada artikel berikut ini.

Peninggalan Kerajaan Aceh

Berikut ini ialah beberapa peninggalan Kerajaan Aceh yang menjadi bukti bahwa kerajaan tersebut pernah ada dan mempunyai peranan penting dalam jalur perdagangan dan penyebaran agama Islam di Indonesia.

Kerajaan Aceh ialah sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada sekitar simpulan kala ke  6 Peninggalan Kerajaan Aceh, Keterangan, dan Gambarnya Lengkap

1. Masjid Raya Baiturrahman

Peninggalan Kerajaan Aceh yang pertama dan yang paling dikenal ialah Masjid Raya Baiturrahman. Masjid yang dibangun Sultan Iskandar Muda pada sekitar tahun 1612 Masehi ini berada di sentra Kota Banda Aceh. Saat aksi militer Belanda II, masjid ini sempat dibakar. Namun pada selang 4 tahun setelahnya, Belanda membangunnya kembali untuk meredam amarah rakyat Aceh yang hendak berperang merebut syahid.

Saat peristiwa Tsunami melanda Aceh pada 2004 lalu, masjid peninggalan sejarah Islam di Indonesia satu ini menjadi pelindung bagi sebagian masyarakat Aceh. Kekokohan bangunannya tak bisa digentarkan oleh sapuan ombak maritim yang kala itu meluluhlantahkan kota Banda Aceh.


2. Benteng Indrapatra

Peninggalan Kerajaan Aceh yang selanjutnya ialah Benteng Indrapatra. Benteng ini merupakan benteng pertahanan yang bahu-membahu sudah mulai dibangun semenjak masa kekuasaan Kerajaan Lamuri, kerajaan Hindu tertua di Aceh, tepatnya semenjak kala ke 7 Masehi. Benteng yang sekarang terletak di Desa Ladong, Kec. Masjid Raya, Kab. Aceh Besar ini pada masanya dulu mempunyai peranan penting dalam melindungi rakyat Aceh dari serangan meriam yang diluncurkan kapal perang Portugis.

Kerajaan Aceh ialah sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada sekitar simpulan kala ke  6 Peninggalan Kerajaan Aceh, Keterangan, dan Gambarnya Lengkap
Sekarang, kita hanya sanggup menemukan 2 benteng yang masih kokoh berdiri. Benteng tersebut berukuran 70 meter x 70 meter dengan tinggi 4 meter dan tebal sekitar 2 meter. Selain menjadi peninggalan bersejarah, benteng Indrapatra sekarang juga dikenal sebagai objek wisata unggulan Kab. Aceh Besar. Gaya arsitekrur serta keunikan konstruksinya yang hanya terbuat dari susunan kerikil gunung ini menciptakan banyak orang ingin tau dan tertarik untuk mengunjunginya.

3. Gunongan

Gunongan ialah peninggalan Kerajaan Aceh yang berupa sebuah taman lengkap dengan bangunan keratonnya. Taman ini menurut sejarahnya merupakan bukti cinta Sultan Aceh pada permaisurinya yang sangat cantik. Permaisuri yang tak diketahui namanya ini merupakan putri raja Kerajaan Pahang yang ditawan alasannya ialah kerajaannya kalah perang. Sang Sultan jatuh cinta dan mempersuntingnya, hingga kemudian si permaisuri tersebut meminta dibuatkan sebuah taman yang sama persis dengan istana kerajaannya yang terdahulu untuk mengobati rasa rindunya.

Kerajaan Aceh ialah sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada sekitar simpulan kala ke  6 Peninggalan Kerajaan Aceh, Keterangan, dan Gambarnya Lengkap
Gunongan dikala ini terletak tak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman. Tepatnya berada di Desa Sukaramai, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Jika berkunjung ke Banda Aceh, jangan lupa sempatkan diri Anda singgah di taman asmara ini.

4. Makam Sultan Iskandar Muda

Peninggalan Kerajaan Aceh yang selanjutnya ialah Makam dari Raja Kerajaan Aceh yang paling ternama, Sultan Iskandar Muda. Makam yang terletak di Kelurahan Peuniti, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh ini sangat kental dengan nuansa Islami. Ukiran dan pahatan kaligrafi pada kerikil nisannya sangat indah dan menjadi salah satu bukti sejarah masuknya Islam di Indonesia.

Kerajaan Aceh ialah sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada sekitar simpulan kala ke  6 Peninggalan Kerajaan Aceh, Keterangan, dan Gambarnya Lengkap

5. Meriam Kerajaan Aceh

Kesultanan Aceh telah bisa menciptakan sarana persenjataannya sendiri. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan meriam-meriam bau tanah yang sekarang berjajar di benteng Indraparta dan musium Aceh. Awalnya meriam-meriam tersebut dianggap berasal dari pembelian ke Kerajaan Turki, namun sehabis diteliti ulang, ternyata bukan. Teknisi-teknisi kerajaan Aceh-lah yang membuatnya berbekal ilmu yang mereka pelajari dari kerajaan Turki Ustmani. Peranan meriam-meriam ini sangat penting dalam perlawan dan perang terhadap para penjajah dan kapal-kapal perang musuh yang hendak menyandar ke dermaga tanah rencong.

Kerajaan Aceh ialah sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada sekitar simpulan kala ke  6 Peninggalan Kerajaan Aceh, Keterangan, dan Gambarnya Lengkap

6. Uang Emas Kerajaan Aceh

Aceh berada di jalur perdagangan dan pelayaran yang sangat strategis. Berbagai komoditas yang berasal dari penjuru Asia berkumpul di sana pada masa itu. Hal ini menciptakan kerajaan Aceh tertarik untuk menciptakan mata uangnya sendiri. Uang logam yang terbuat dari 70% emas murni kemudian dicetak lengkap dengan nama-nama raja yang memerintah Aceh. Koin ini masih sering ditemukan dan menjadi harta karun yang sangat diburu oleh sebagian orang. Koin ini juga bisa dianggap sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Aceh yang sempat berjaya pada masanya.

Kerajaan Aceh ialah sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada sekitar simpulan kala ke  6 Peninggalan Kerajaan Aceh, Keterangan, dan Gambarnya Lengkap
Nah, para pembaca, demikianlah sekilas pembahasan kami mengenai 6 peninggalan Kerajaan Aceh lengkap dengan klarifikasi dan gambar-gambarnya. Jika ada yang perlu disampaikan silakan berkomentar melalui kolom di bawah ini. Terimakasih.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com